Sahabat Dekat Saya

By: Khalil Logomotif

Salam untuk semua sahabat. Jujur bicara, saya pinternya ngambar (itu juga ngga pinter pinter amat) bukan nulis. Tulisan ngawur ini adalah untuk menghormati dan terhindar dari siksa panasnya api kompor Mas Gatot.

Saya tumbuh besar sebagai penyendiri, ngga pinter bersahabat. Sukur sekarang sudah ngga. Sahabat baik saya cuma dua, komik dan musik. Sudah terbiasa denger musik macem macem dari sejak kecil, dari Lois Amstrong, Nat King Cole, musik blues, hard rock, heavy metal, jazz, pop, disco sampe musik klasik. Saya menikmatinya layaknya karnivora. Sampe akhirnya saya jenuh karena ngga ada satu yang sangat saya gemari. Dari keberagaman itu semua, masih belum mengena dengan karakter saya. Belum ada yang klik untuk dinyatakan..”ini dia yang saya mau”. Sampe akhirnya pada sekitar ’87, dibulan Ramadhan seperti sekarang ini, saya pertama kali mendengar lagu aneh, pake walkman, yaitu hotel hobbies dari clutching at straw Marillion dan sambungan lagu lagu berikutnya sampe abis…sungguh kaset itu menggetarkan jiwa saya. Seperti ada ruang kosong yang terisi sedikit…butuh pengisian berikutnya yang lebih banyak untuk memuaskan jiwa saya. Terpenuhi sudah apa yang saya inginkan..yang seperti ini yg saya mau. Cukup lama saya hanya mendengarkan satu album itu saja. Baru beberapa tahun kemudian saya mentrace back seluruh album Marillion, dimulai dari misplaced childhood dan la gazza ladra, kemudian the script for…dan fugazi dan yang remasternya. Saya mengumpulkan yang lama lama dan tetap ngikutin album Marillion yg baru (sambil kecewa) dan album solo Fish. Anehnya, semua itu terjadi dibulan Ramadhan.

Keimanan musik saya ternyata ngga kuat. Setelah album afraid of sunlight, saya kembali menjadi karnivora, dengerin lagi berbagai macam jenis musik. Apa lagi setelah tsunami, dimana harta karun musik saya abis semua…otomatis saya dengerin apa saja asalkan enak dan bisa disiulin. Tapi lama kelamaan saya jadi jenuh untuk kedua kalinya. Sampe akhirnya tahun kemarin, saya pertama sekali mendengarkan what if God is alone dari The Flower Kings. Seperti dejavu, merasakan kembali getaran di jiwa yang bikin gemetar dan mengeluarkan air mata dengan sendirinya. Selebihnya, apa yg dulu terjadi saat pertama bersentuhan dengan Marillion, kembali terjadi.

Sungguh Marillion dan The Flower Kings, telah menjadi dua sahabat terdekat bagi saya.
Salam. Saya harus sahur dulu. Selamat berpuasa.

Khalil Logomotif

cover_Clutching

 

cover_banks of eden

19 Responses to “Sahabat Dekat Saya”

  1. khalil logomotif Says:

    Mas Gatot, wuaduh…cepetnya! Maap banget kalau tulisannya ngawur! Maksud saya Omnivora bukan karnivora…ngga becus banget sayanya ya! Makasih mas Gatot….ll…..

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Khalil

      Karena terinspirasi moto “business at speed of thought” nya Bill Gates atau suasana “terdesak”nya GW…ha ha ha …

      Wah kok saya juga waktu baca bagian itu yg ada di kepala saya kok omnivora jugak! Ha ha ha …. yang saya tangkap memang maknanya dulu, karena itulah the essence of communications, irrespective what kind of language or words we use ….iya gak?

      Ha ha ha ….

      Kisahnya top mas!

      “Ciptakan Keterdesakan Sebelum Keterdesakan Yang Sebenarnya Datang”

      Gatot Widayanto

  2. hippienov Says:

    Buat seorang yang mengaku gak jago nulis tulisan mas Khalil bagus, indah ceritanya..ak yakin sama bagusnya dgn gambar2 hasil karya mas Khalil😀
    Afraid of sunlight bnyk yg bilang the best marillion era Hogarth mas..setelah itu Marillion seakan makin menjauhkan diri dari root progrock-nya.
    Ak jg sama omnivora mas,bnyk genre musik yg ak cerna juga,tp memang yg paling enak “dimakan” ya progclaro😀

    • khalil Logomotif Says:

      Yang brave juga enak mas, walaupun kedengeran banget kesalah kaprahannya. Kalau marillion diibaratkan sebagai Brand, essennya udah berubah walau namanya tetap sama, rugi kalau masih mengharapkan dan apalagi memperdebatkan, essen yg lama di brand yg baru. Mending pindah ke the flower kings….
      Menurut saya, kalaupun fish terus di marillion, ujung ujungnya juga akan seperti yg sekarang. Cerita galau, frustrasi, kesendirian dan anti mapannya fish yg mana lagi yg mau diceritakan? Terbukti, kalau album solonya juga akhirnya ngga fokus dan akhirnya jadi omnivora juga….

  3. herman Says:

    Mas Khalil….salut …tulisannya oke ….tapi sepertinya terputus….jadi perlu dilanjut terus seri berikutnya…..hehehe….

    • khalil Logomotif Says:

      Bisa aja mas Herman ini. Sebenarnya, saya lebih menikmati membaca ulasan ulasan menarik yang selama ini terus menemani hari hari saya dan memandangi kaset kaset yang dulu pernah saya miliki (dan sekarang sudah tidak…paling ngga, masih bisa ngliatin lagi). Saya hanya mencoba untuk terhindar dari siksaan panasnya api kompor sumbu 16 mas Gatot. Terima kasih mas Herman

  4. Herwinto Says:

    Sama mas Khalil…..setiap diri kita memang pernah dan bahkan masih menjadi omnivora, apapun didengarkan….namun sejatinya jika kita benar benar hayati pasti ada yang benar benar nancap di hati yang terdalam…..saya pun demikian semua saya nikmati, namun sahabat saya yang terdekat ya YES dan Genesis…..YES terutama jelas benar benar mengharu biru perasaan saya….bahkan anak anak saya yang masih usia 4 tahun pun udah suka Yes…..ulasan yang sangat menyentuh mas….

    • khalil Logomotif Says:

      Saya bersukur sudah menjadi progivora, koh Win. Buat saya, marillion berhasil meramu dan menyajikan hampir seluruh band progrock sebelumnya, terkhusus genesis dan gabrielnya. Bgitu juga the flower kings, telah dengan sukses meramu pola yg sama. Kedua duanya tetap tidak menjadi band peniru atau band potokopian…itu yg saya sukai.

      • Gatot Widayanto Says:

        Dari segi musikalitas saya rela bila dibilang Marillion masih di bawah Genesis maupun Yes karena komposisiny lebih sederhana. Namun kalau dilihat lagu demi lagu, kok rasanya album2 era fish benar2 bisa menghunjam ulu ati paling dalam. Kenapa?

        Pertama, aspek simfoniknya begitu kental membahana misalnya di lagu He Knows You Know melalui permainan kibor Mark Kelly yang sebenarnya gak canggih amat tapi notasinya bisa menyelusup jitu di relung2 hati sehingga menciptakan kesan magis misalnya di bagian sebelum Fish menereakkan penggalan lirik pertama “Light switch yellow fever crawling the bathroom wall” ….oh indahnya perpaduan olah vokal fish dengan bebunyian kibor dan hentakan drums.

        Kedua, di setiap lagu2 marillion selalu saja ada segmen memorable misalnya di album clutching ada penggalan asik dan membuat merinding bulu nasi uduk: “She nervously undressed on the dancing beam of the Fydra Lighthouse …..giving it all the way ….showing no same ….” ……whooooaaaaa …..ngguweblak nggulung koming saya kesamber indahnya notasi di bagian ini didukung oleh olah vokal muantab dari Fish …. atau…. Penggalan lirik ini : “On the outskirt of nowhere on the ringroad to somewhere …..” matek tenan aku rek! Guwendeng tenan Fish iki!

        Ketiga, musik marillion khas banget dengan perpindahan style yang mendadak namun mulus banget sampai kita lupa bahwa style telah berubah. Contohnya? Misalnya ya di Incubus atau the Web dan banyak lagu lainnya.

        Keempat, musiknya sering menggelegar misalnya paling mencolok di Fugazi : “Drowning in the liquid sea of picadily line rate race!” …..wuih! Gagah pol rek! Atau coba juga di lagu Emerald Lies kesukaan saya. Ediyaaaaaannnnnn

        Ah ….gara2 mas Khalil dan juga mas Hippie yang dua hari lalu nyetel empat album pertama marillion saya jadi pengen muter Marillion nih……. kangen tenan.

        Edan pancen band satu ini: musiknya gak kompleks namun sungguh menghunjam hati hingga klepek2 tak berdaya ngantek semaput …..

        Marillion era fish memang tak ada duanya!

        “Ciptakan Keterdesakan Sebelum Keterdesakan Yang Sebenarnya Datang”

        Gatot Widayanto

  5. hippienov Says:

    Itu kali pertama aku setel n dengerin Marillion full album bareng Fish plus seasons end mas..what a journey..

    • Gatot Widayanto Says:

      Luar biasa mas Hippie!

      Pada saat radio M97 masih hidup, suatu hari ada acara di hari Sabtu yang khusus memutar lagu2 Marillion saja dan salah satu permintaan saya untuk memutar empat album pertama Marillion secara nonstop dipenuhi ole bang Andy Julias sebagai host saat itu. Saya sebutnya sebagai “concept release” dimana dari satu album ke album berikutnya saling sambung menyambung kisahnya. Dahzyat tuh acara! Kalau gak salah pada bulan Mei 2001 kali itu …

      Saya punya rekaman nya …

      • khalil Logomotif Says:

        Sehari setelah m97 tamat riwayatnya, saya balik ke banda aceh…what a night.

        Thengkyu fotonya mas Gatot.

      • Gatot Widayanto Says:

        Oh gitu mas? Tanggal berapa ya mas? Bersejarah tuh ….

  6. Gatot Widayanto Says:

    Sedikit kenangan dengan Clutching …

    https://gwmusic.wordpress.com/2012/06/23/25-years-clutching-at-prog/

  7. hippienov Says:

    Saat itu mas aku urut dari script-fugazi-misplaced-clutching-seasons, dan saat ak mulai script ak bisa ngerasain “jiwa” nya Marillion saat Fish berkata “so here I am once more…”
    Walah..langsung nempel rasanya bokong ini males u/ hanya sekedar bergeser..he3..
    Dari 4 album bareng Fish plus seasons,fugazi yg kurasa bernuansa paling “dark”,misplaced yg kerasa glorious dan seasons yg paling ringan.

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Hippie, Betapa indahnya kalau dibuat dalam satu tulisan dan di posting di sini…. Penggalan2 nya sdh ada … Tinggal menruskan dan saling sambung …

  8. hippienov Says:

    Boleh juga mas..nanti ak coba rangkai kata2nya dan kirim ke blog🙂

    • Gatot Widayanto Says:

      Ditunggu dengan harapan beszzzaaar sekaleee ….. Marillion gitu loh!

      “Ciptakan Keterdesakan Sebelum Keterdesakan Yang Sebenarnya Datang”

      Gatot Widayanto

  9. obat untuk kanker Says:

    hajar bleh…
    kalau ga mau kurmanya lempar sini bang xixixixi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: