Sahur Dibangunkan John Barleycorn

Tadi malam tidur agak telat, menjelang jam 2 tapi bisa bangun sahur. Kali ini rasanya bangun sahur bahagia banget dan tentunya bersemangat karena sebelum bangun mimpi John Barleycorn (Must Die). Gak tahu ceritanya bagaimana, yang jelas dalam mimpi tersebut saya sedang hadir dalam sebuah acara. Terus di dalam acara tersebut ada seorang bule yang agak berumur menyanyikan lagu Traffic paling nuansamatik sepanjang masa dan tak lekang dimakan waktu: John Barleycorn (Must Die). Asik banget tuh si bule nyanyiinnya. Rasanya kagak pake musik, hanya acapella aja sambil tepuk tangan. Tapi nuansa yang dia ciptakan sungguh sangat bersemangat. Sehingga saat bangun, saya masih terasa seolah sedang ikut bernyanyi sama dia sambil tepuk tangan mengikuti tempo lagu. Begitu sadar bahwa ini sekedar mimpi, tangan saya langsung nyamber HP di sebelah tempat tidur dan langsung memasang lagu ini melalui HP. Duh ….indah sekaliiiiiiii …. Bener2 tak terlukiskan dengan kata2 indahnya ….

Ada yang belum tahu lagu ini? Yah …kalau belum tahu, kemana saja engkau habiskan waktu dalam hidupmu? Kalau buat sepenuhnya beribadah kepada Yang Maha Kuasa ya bolehlah terampuni … Tapi kalau ngaku penggemar musik namun tak tahu lagu ini, mending ke laut aja lah … Melihat burung camar terbang dan nelayan berbondong-bondong kelaut sambil menikmati lagu Leo Kristi yang liriknya seperti itu ….he he he he …. Tapi sejujurnya, engkau ini termasuk kelompok orang yang merugi bila belum pernah mendengarkan lagu ini. Sumprit! Huwenak tuwenaaaaaaaan lagune rek! Tak hanya itu ….ini full nuansamatik kemlitik nostalgik memorablik tenan…..

Pertama kali saya kenal lagu ini tak sengaja dari kaset kompilasi FOLK SONGS Vol. 2 rekaman Perina Aquarius hitam-putih dengan cover cewek bule main gitar (kayaknya Melanie, artis jadul). Tadinya saya gak suka kaset ini karena jelas bukan rock. Namun kadang kala kalau capek ngerock saya setel juga kaset punya mas Henky ini. Lagu pembukanya yang saya ingat adalah Please Mister Please (Olivia Newton John). Di dalamnya ada juga lagu Five Hundred Miles. Kalau gak salah, John Barleycorn Must Die ini ada di side B lagu kedua dari akhir. Jadi termasuk lagu yang tak diandalkan. Namun …hati saya TERSAYAT-SAYAT bak sembilu dibelah sepuluh …opo kuwi? Embuh! Yang jelas itu lagu nunjek ulu ati banget! Mulai dari petikan gitar di awal lagu hingga vokal nan bersih dari Steve Winwood …”There were three men …” wadouw biyoung ……huwenak tenan …!!!! Ngguweblak!. Trus alunan flute dari Chris Wood sungguh menambah sayatan sembilu menjadi lebih tajem lagi. Lagu ini mesti tergolog PROG soalnya pake flute lho … ha ha ha ha ha ….. Setiap lekukan segmen di lagu ini semuanya indah bahkan sulit menemukan segmen yang tak enak, semuanya nunjek ulu ati melodinya. Apalagi pas Winwood nyanyi lirik ini: “And little Sir John …..” WHOOOOAAAAAAAAAAAAAAAA….!! Ngguweblag!

Wis pokoke rungokno dewe! Iki lho versi live :

Piye? enak to? Yen ora enak, yo wis …ora usah melu2 dadi penghuni blog gemblung iki … wong lagu enak kok dipungkiri! Maka nikmat Tuhanmu yang mana yang kau dustakan.

Versi studia dari lagu ini ya dari album John Barleycorn Must Die tahun 1970 dengan line up:

– Jim Capaldi / drums, percussion, vocals
– Steve Winwood / guitar, organ, piano, percussion, vocals
– Chris Wood / saxophone, flute, organ, electric saxophone, percussion

Sayangnya …saya hanya memiliki CD nya dari album ini sehingga saya yakin hal ini tidak nuansamatik blas. Akan sangat nunjek ulu ati bila saya mendapatkan kaset Aquarius FOLK SONGS 2 karena dari situlah awalnya saya kenal lagu ini dan awal kenal Traffic juga meski sebelumnya kenal dari kaset mas Boedi, kakak sulung saya, saat saya dulu main ke Jakarta.  Tapi rasanya masih belum ada lagu John Barleycorn nya. Waktu liat kaset Traffic nya Bro Domme, saya berharap lagu ini ada di kaset tersebut karena memang masterpiecenya Traffic. Tolong ya Koh Win atau mas Danang atau Predator lainnya bila nemu kaset ini, tolong sikat aja, ntar saya ganti. Peliiiiisssss …..
Ini lho liriknya ….. Sungguh nunjek ulu ati tenan ….

There were three men came out of the west, their fortunes for to try
And these three men made a solemn vow
John Barleycorn must die
They’ve ploughed, they’ve sown, they’ve harrowed him in
Threw clods upon his head
And these three men made a solemn vow
John Barleycorn was dead
They’ve let him lie for a very long time, ’til the rains from heaven did fall
And little Sir John sprung up his head and so amazed them all
They’ve let him stand ’til Midsummer’s Day ’til he looked both pale and wan
And little Sir John’s grown a long long beard and so become a man
They’ve hired men with their scythes so sharp to cut him off at the knee
They’ve rolled him and tied him by the waist serving him most barbarously
They’ve hired men with their sharp pitchforks who’ve pricked him to the heart
And the loader he has served him worse than that
For he’s bound him to the cart
They’ve wheeled him around and around a field ’til they came unto a barn

And there they made a solemn oath on poor John Barleycorn
They’ve hired men with their crabtree sticks to cut him skin from bone
And the miller he has served him worse than that
For he’s ground him between two stones

And little Sir John and the nut brown bowl and his brandy in the glass
And little Sir John and the nut brown bowl proved the strongest man at last
The huntsman he can’t hunt the fox nor so loudly to blow his horn
And the tinker he can’t mend kettle or pots without a little barleycorn

Salam
G

14 Responses to “Sahur Dibangunkan John Barleycorn”

  1. Bentar Lukman Says:

    Lebih baik terlambat daripada merugi samasekali om hehe.. Meski terlambat, saya bersyukur bisa mendapat hidayah untuk menikmati indahnya lagu2 Traffic ini, Yah sampai sekarang belum nemu kasetnya, cuma file2 digital, Alhamdulillah ada beberapa album versi FLAC yg hi quality kalo ditransfer ke cd audio. Tapi ya itu, susah nyari kasetnya..

    • Gatot Widayanto Says:

      Betul bro Bentar

      Yg penting sdh bisa menikmati musiknya. Saya punya beberapa CD nya dulu sering beli dari situs Swedia yg harganya lumatan miring karena dapet potongan pajak. Tapi sebagian sekarang sdh saya jokul ….he he …kecuali john barleycorn nan indah ini ….

      “Ciptakan Keterdesakan Sebelum Keterdesakan Yang Sebenarnya Datang”

      Gatot Widayanto

  2. eddy irawan Says:

    Mas G, saya pernah liat kaset folk song Aquarius itu di lapak bang Udinese, letaknya di kumpulan kaset2 di lorong dekat praktek bang Udin. Saya punya beberapa kaset kompilasi folk song terbitan Perina, Saturn, AR makanya gk sy ambil yg Aquarius krn biasanya lagu2 folk antara satu rekaman dgn yg lain gk jauh beda.

    • Gatot Widayanto Says:

      Matur nuwun mas Eddy … Segera saya cari mas …

      *”Ciptakan Keterdesakan Sebelum Keterdesakan Yang Sebenarnya Datang”*

      *Gatot Widayanto*

  3. Herwinto Says:

    Siap Om G…..!!!!

  4. danangsuryono2112 Says:

    Siyapppp mas, Nanti kalo lihat tak ambilin mas Gatot

  5. hippienov Says:

    Mimpi yg indah sekali mas..lagu ini adalah hits nya Traffic begitupun albumnya..sayang ak hanya punya album mr.fantasy saja yg ada lagu “i’m looking for a girl who has no face, she has no name or number..and so I search within this lonely road, knowing that I wouldn’t find her..” (kira2 gitu liriknya kl gak ngawur ya :-D)
    Salah 1 lagu Traffic yg ak suka..😀

  6. pur Says:

    ini aslinya lagu rakyat (folk song) di inggris. ada yang menyebutkan lagu tua ini bisa dilacak keberadaannya hingga abad ke-16. ada banyak versi, apalagi setelah masuk ke wilayah pop/rock. yang dinyanyikan traffic salah satunya.

  7. Domme Says:

    Di sinilah kadang rusaknya selera perekam era bajakan resmi ini. Kok lagu ini nggak ada di The Best Traffic TEAm yang dilabeli master Of Rock itu… Waduh… Sepertinya di rekaman YESS juga nggak ada ya…

    • Gatot Widayanto Says:

      Itulah boss … Makanya saya gak beli yg rekaman Yess. Perekam nusantara dulu gak jeli membidik album mantab. Makanya bisa lepas kagak ada yg ngrekam kecuali Folk Song itu … Perina Aquarius ….

    • Eddy Irawan Says:

      Bang Domme, sayangnya lagu John Barleycorn tsb ada di Traffic rekaman yess yg sdh terlanjur dilego ke saya. Qiiqiqiqi

      • Domme Says:

        Hiks Hiks…. Tapi nggak apalah Bos Eddy… Yang penting kasetnya masih di seputaran blog ini. Masih di tangan saudara sendiri, ya nggak apa-apalah…

      • Gatot Widayanto Says:

        Makanya jangan asal lego ….he he he ….

        “Ciptakan Keterdesakan Sebelum Keterdesakan Yang Sebenarnya Datang”

        Gatot Widayanto

  8. Gatot Widayanto Says:

    Pagi ini sepulang dari subuhan di masjid sebelah nonton video ini sambil nyanyi membaca liriknya … Biyuh! Mbrebes milis tenaaan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: