Serbuan Menjelang Ramadhan 1434H

By: Danang Suryono

 

Menjelang bulan suci ramadhan kemarin, beberapa hari terakhir saya intens main ke Blok M Square. 2 hal kesukaan saya bisa saya dapatkan disana. Yang pertama makan di warung Padang Pak Malin sambil menyruput teh telor di warung mie aceh dan yang kedua adalah mencari kaset/CD/PH dan buku.
Untuk kaset/CD/PH dari 7 toko yang ada, target utama saya ada di 4 toko dekat venue progring Corelli, yaitu toko bang Udin, toko Bang Oman, toko Agus serta toko Ferry. 
Hari minggu saat saya mampir di toko Bang Oman, kebetulan sedang ada salah satu tokoh musik Indonesia Keenan Nasution. Jadilah sore itu dapat kesempatan ngobrol dengan beliau. Banyak obrolan mengalir seputar perjalanan karir sejak di pegangsaan hingga sekarang serta pernak-pernik industri musik Indonesia. Beliau juga bercerita bahwa sedang rencana rilis album baru serta merilis ulang album lama, sungguh khabar yang mengembirakan.
Gambar sisip 1
 Keenan Nasution @toko Bang Oman
 
Pada kesempatan itu beliau juga bercerita tentang rekaman Guruh Gypsy yang di rilis tanpa izin oleh label Jerman Shadoks pada tahun 2006. Tak menyia-nyiakan kesempatan sayapun mendapatkan tanda tangan pada kemasan paket CD dan Buku “Dengarkan…..Apa Yang Telah Kau Buat?”
 Gambar sisip 2
Dengarkan…..Apa Yang Telah Kau Buat?
 
Hari Selasa tanggal 09 Juli 2013, kebetulan kantor menerapkan jam kerja ½ hari. Tak menyia-nyiakan kesempatan itu bergegas saya ke blok M Square. Saat sampai ke toko Legend (Ferry) saya melihat sosok tinggi besar sedang mencoba tumpukan kaset YESS di player Kenwood. Wah melihat banyaknya tumpukan kaset yang dicoba, saya membatin ini pasti predator kelas berat. 
Toko Ferry ini memang semakin memanjakan, setelah diserbu kian-kemari, nampaknya susunan raknya bukannya berkurang, namun makin bertambah. Bahkan saat ini Ferry membuka dua toko di Blok M Square, satu khusus musik Claro/prog dan di toko satunya lagi musik 90 an yang didominasi musik alternative dan Metal. Sungguh indah jejeran rak itu. Penataan berdasarkan label serta genre cukup memudahkan mata dalam menelusuri kaset demi kaset. Ferry juga menyebutkan nama-nama predator yang sudah beberapa kali belanja di tokonya, dan edannya nama yang disebutkan sangat familiar di telinga, hahahahahaha. 
 Gambar sisip 3
2 toko yang memanjakan itu
 
 
Saat sedang melihat-lihat kaset, tiba-tiba dikagetkan oleh suara “Disini nggak ada kaset Queen dan Rush”, pas menoleh eh ternyata mas Hendrix ada dibelakang, hahahaha sungguh dunia memang sempit .
Setelah ngobrol kesana kemari termasuk tentang runtuhnya pertahanan terakhir lapak kaset mberingharjo, sambil memperhatikan sosok yang asyik mencoba tumpukan puluhan kaset tercetus ucapan mas Hendrix, “jangan-jangan itu mas Ardian yang baru posting di blog Gemblung”.
Dugaan itu ternyata benar, sosok predator itu ternyata memang mas Ardian, maka jadilah toko Ferry menjadi unofficial progring sore itu.
 Gambar sisip 4
2 predator mengapit Ferry Legend
 
Setelah ngobrol panjang lebar, akhirnya mas Hendrix pamit duluan, tentunya dengan menenteng tas plastik yang isinya tentu merupakan hasil berburu sore itu. Didekat player kenwood tempat mencoba kaset, teronggok tas plastik besar yang berisi kaset, yang tentunya itu kepunyaan mas Ardian, yang nampaknya belum puas dengan hanya berkunjung ke toko Ferry, saya melihat pergerakan mas Ardian ke Toko Bang Oman dan Agus. Mari kita tunggu apa saja yang didapat oleh beliau berdua.
Saya sendiri selain mencari Queen dan Rush, juga mencari kaset Indonesia. Untuk Queen nihil sore itu, dan Rush dapat 2 kaset dua-duanya album Power Windows, yaitu No. 593 keluaran YESS dan BB9959 keluaran Billboard. Dan ndilalah kok ada 2 kaset Genesis from the begining until now keluaran Saturn, ya langsung sikat saja.
Ditempat bang Oman, saya mendapatkan paket yang berisi 2 CD + Booklet + 12 Kartu Pos Foto Bung Karno.
 Gambar sisip 5
Hasil buruan
 

12 Responses to “Serbuan Menjelang Ramadhan 1434H”

  1. Gatot Widayanto Says:

    Waduh maaf mas DananG, saking sibuknya sampe pating pecothot gitu … Besok saya perbaiki ya mas .. Ini juga baru mau pulang, masih di kantor …hik hik …

  2. Edi Apple Santoso Says:

    prog harus jalan terus menerus dan tidak akan pernah merasa bosan, spt sungai yang tidak pernah kering mata airnya … prog iku koyo bengawan solo meski kadang surut tapi gak pernah kering, malah kadang bikin banjir ………
    Majulah Prog!! ……

  3. hippienov Says:

    Mungkin cuma ak yg belum pernah jagong ke kios bang Ferry ya?padahal sama2 tinggal di jabodetabek n hampir tiap hari jg lewat daerah blok m dimana kios fenomenal ini ada..what an irony..

  4. Bentar Lukman Says:

    Saya juga belum pernah kok mas Hippienov, lha kemarin2 tinggal lima tahun di jakarta ya saya taunya cuma jatinegara tok :p Yah mudah2an setelah thr turun nanti bisa mampir2 ke sana buat nambahin koleksi kaset yg emang masih jauh dari banyak hehe

  5. adrian Says:

    Sangat surprise bertemu bapak-bapak sesepuh di “hunting area”..Sejak melihat pak danang dan pak hendrix masuk ke kios ferry, saya langsung menanyakan ferry siapakah gerangan bapak-bapak yang dari wajahnya sudah terlihat Progger Rock n’Roll…Hehehe…Ternyata benar para progger+Rocker+kasetter…Really nice to meet you pak danang, pak hendrix…Hope di lain waktu kita dapat ketemu dan ngobrol-ngobrol lebih lama…Hehe..saya mengambil cukup banyak karena memang saya belum sebanyak bapak-bapak koleksinya..jadi masih banyak yang belum punya….kebetulan di ferry cukup banyak Yess dan sebelumnya monalisa yang saya belum punya…eeeh, waktu saya ke sana lagi seluruh monalisa sudah habis habiss…termasuk yang gambarnya nempel-nempel juga habis..luar biasa rekaman monalisa sedang booming…untungnya fleetwood mac yang rumours sempat saya selamatkan..hehe…sekali lagi sangat senang dapat bertemu pak danang pak hendrix🙂

  6. apec Says:

    salut mas ardian…ayo semangatttt berburu….lama2 kaset yess dan monalisa numpuk di mas Ardian. Saya memiliki Fleetwood mac Rumour versi Contessa…

  7. adrian Says:

    hahahaha..iya pak apec,pelan2 berburunya…monalisa baru ada 5…soalnya kalau yang gak ada gambar/nempel gak saya ambil…hehehe…fleetwood mac album ini memang keren, apalagi bass nya..mantap….saya punya PH nya, tapi butuh kaset juga untuk diputar di mobil…mohon bimbingan pak apec dalam dunia perkasetan…suwun

    • Hendrik Worotikan Says:

      Mas Adrian…pantesan sy liat di rak nya Ferry dah nggak ada lagi Monalisa nya. Kalo nggak salah ada Tommy Bolin, Mark Holden, dll.
      Cerita cerita dong kaset Contessanya. Hihihi…

  8. adrianatmaja Says:

    Pak hendrik..di ferry monalisa saya dapat cuma 2 yaitu tommy bolin dan fleetwood mac…soalnya yang lain kondisinya kurang mulus dan yang mulus setau saya tinggal neil young pada saat itu…tapi krn kurang suka style musiknya ya saya gak ambil..hehehe…contessa yang saya fokuskan hanya contessa jazz,karena menurut saya bagus2 seperti montreux festival duke ellington,dll…rekamannya yahud bagi yang suka jazz untuk contessa…nanti saya akan foto2in dan masukan ke blog..hehe (banyak pr nih post di blog ) hehe

  9. hippienov Says:

    Ternyata ak ada teman yg blm sempat menginvasi kios Ferry,mas Bentar🙂
    Gmn kl kita janjian jalan kesana mas?😀

  10. Herwinto Says:

    Saya juga belum mas Hippie…..cuma beberapa kaset Feri memang dah pindah ke rumah saya….he he he

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: