Proyek Solo Para Punggawa (Hard) Rock

By: Hardani Kristanto

Kaset2 ini saya peroleh beberapa waktu lalu, dan sebetulnya agak surprise juga sewaktu menemukannya, lha selain masih lumayan mulus (untuk ukuran produk berusia 30 tahunan), juga “rasanya” Yess record jarang sekali ngerilis album2 dari band/musisi yang ber-genre hard rock. Surprais berikutnya, karena bayangan saya bahwa Van Halen itu baru hidup sekitar 1990-an ternyata salah besar, buktinya solo albumnya David Lee Roth ini jelas2 rilisan era kaset bajakan, kemungkinan akhir tahun 80-an.

Kaset pertama, album solo ke-2 mantan vocalist band tersohor di dunia, Led Zeppelin, Robert Plant dengan “The principle of moments”. Di album ini Plant juga dibantu antara lain oleh Phil Collins dan ex-drummer Jethro Tull, Barriemore Barlow, yang bergantian menggebug bedug. Walaupun nomor yang paling dijagokan di album yang rilis tahun 80-an awal ini adalah “Big Log”, tapi saya justru paling suka nomor pembukanya, “Thru with the two step”. Oya, foto di cover album ini terpaksa “di-remaster” karena foto aslinya sudah kabur terkena jamur, dan kalau ngga salah sejatinya justru dari back cover album originalnya. Di sebagian side B-nya, ditaruh musisi yang kebetulan ngga saya kenal, Gary Brooker.

image

image

image

Kaset ke-2, Ian Gillan “Future Shock” merupakan album solo ke-6 (?) dari vocalist kampiun hard rock Deep Purple. Agak membingungkan juga, karena sebelumnya si Gillan ini juga memakai nama Ian Gillan Band. Konon album ini diilhami oleh salah satu karya penulis terkenal Alfin Toffler dari buku best seller dengan judul yang sama. Yang lumayan unik dari kaset ini adalah di side B-nya justru ditaruh albumnya pionir heavy metal Jupri (Judas Priest) “Point of Entry” yang saya kenal dari kaset pinjaman temen di FTS Undip, Dicky, anak Pati, utara Kudus. Terbukti juga kalau Yess kurang perhatian sama band yang digawangi Rob Halford dan duo KK Downing – Glen Tipton ini. Mosok album terkenal Jupri sebelumnya, “Stained Class” dipajang bareng2 Scorpions “Taken by Force”. Kalaupun Yess merilis album live “Unleashed in the east” sebagai headliner saya pikir karena foto covernya yang super keren (salah satu kaset Yess yang paling syedap dipandang mata dari arah depan), hehehe … Justru belakangan, kalau ngga keliru, Yess menaikkan derajatnya menjadi penampil utama di album “Ram it Down” (yang kaset Yess-nya masih jadi impian saya, hehehe …)

Berikutnya adalah kasetnya lead vocalistnya band pop rock STYX, Dennis DeYoung. Selain rilisan Yess : Styx Best 1 dan Best 2, termasuk “Killroy was here”, kaset inilah yang masih ada hubungannya dengan per-styx-an. Bayang2 Styx sangat kental di album ini, sederhana, melodik, topik cinta2an dan sweety. Nomor jagoannya tentu saja “Desert Moon” yang menembus Top 10 Billboard. Sementara di side B, ditaruh album solonya (mantan ?) gitaris Styx, si Tommy Shaw (yang sempet ngetop juga lewat Damn Yankees, barengan sama Ted Nugent, yang lagunya “High Enough” paling asik diputer dengan high volume).

Terakhir, kaset solo albumnya vokalis Van Halen yang berjudul “Crazy from the heat” ini, jujur saja saya lebih tertarik dengan penampakannya yang sangat artistik oleh Priv Col, dengan foto cover masih tempelan dan berkontur miring, keren pol ! Kalau mengandaikan Robert Plant mengalun indah dengan “Moonlight in Samosa”, maka David Lee Roth juga berdansa rancak dengan “California Girls”nya …

Again, how we will grow to be old if our way life is rock n roll …… (pinjam motonya Klaus Mein dkk.)

18 Responses to “Proyek Solo Para Punggawa (Hard) Rock”

  1. Kristanto Says:

    Suwun mas, bener2 servis ekselen, super duper ekspres. …. Perasaan saya baru saja email, eh udah nongol di blog. …

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Kris,

      Posting at the speed of Stone Cold Crazy …..he he …

      Suwun mas kiriman artikelnya. Keren pol

  2. lukmanq8 Says:

    kaset seperti ini masih nyimpen mas? masih oke, bisa di puter? koleksi oke tuh mas.

  3. Domme Says:

    Sekedar info Bos…., Ram It Down dirilis Mei 1998. Sedangkan kaset bajakan resmi “tutup usia” Maret 1998. Jadi album ini memang nggak ada rilisan Yess maupun rekaman bajakan resmi lainnya….

    • Kristanto Says:

      Begitu ya bang Domme, rasanya di tret bbrp bulan lalu ttg “nomor urut kaset yess” disebutkan kalau album Jupri ini pernah dirilis dgn no urut 728 ?

    • Kristanto Says:

      Maksudnya mungkin tahun 1988 ya?

      • Domme Says:

        Iya Bos… Salah ketik… Ram It Down dirilis Mei 1988. Sedangkan kaset bajakan resmi “tutup usia” Maret 1988…. Jadi hanya dua bulan setelah penutupan itu…, keluar Ram It Down… Tapi apa memang ada rilisan Yess…?

    • eddy irawan Says:

      JP ram it down ada di Yess #728 bang

  4. yuddi Says:

    mas Kris, Ian Gillan Band (IGB) sound nya lebih nge jazz album “Child in Time” (Perina), “Clear Air Turbulence” (Perina Aquarius) dan “Scarabus” ( ????). Gillan lebih hard rock. Ada lagi yg Ian Gillan solo album.

    • Kristanto Says:

      Thanks mas infonya, sejujurnya saya ngga update solo karirnya si Gillan. Dan emang saya pikir dia jauh lebih keren ya pas barengan sama DP.

  5. Gatot Widayanto Says:

    Tahu gak kerjaan saya kalau lagi thenguk2? Liat bolog ini, terutama postingan kaset … wah seneng banget .. Apalagi sejak Maret kemarin saya pake HP Android Lenovo S880 yang murah meriah, layarnya lebar dan lebih WordPress friendly …. Makanya jangan heran kalau postingan saya makin cepat, bahkan sebelum terkirim ke email saya, postingan dari temen2 sudah posted … ha ha ha ha … Genderuwo gemblunk kuwi sing posting ….

    Oh ya … sekedar tips kalau gak memberatkan temen2 bila ingin postingan cepet terupload di blog gemblung:

    1. Ulasan langsung diketik saja di BODY email

    2. Foto dilampirkan dengan ukuran file maks. 200 KB (lebih sampe 500KB gak papa sih … Android gitu loh!)

    Ditanggung cuwepet postingnya …. KECUALI kalau saya terimanya sedang rapat ….

    Salam progclaro ..

  6. Herwinto Says:

    Ato pas taklim yo mas…..

  7. apec Says:

    mas Kris mosok ora kenal gary Brooker,sang punggawa pemegang piano dan vokal Procol harum

    • Kristanto Says:

      Walah, kalau Procol Harum sih “hapal” tapi blom katam mas. ….
      Maklum taunya cuma si Fisher sama Trower, jan gak prog blas!
      Suwun sudah ngingetin mas. ….

  8. DananG Says:

    Dari kaset diatas, saya cuman pernah punya Robert Plant Principles…tapirilisan AR bukan rilisan YESS. Kemarin lihat di tempat Ferry tapi belum tertarik untuk ambil kembali.

  9. apec Says:

    Mas Danang: ndang dijupuk mas….cepetan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: