Suka Duka Kaset Loak 2: Kaset Rusak

By: Hippienov

Chapter 3: Pita Rusak

 

    Rasanya luar biasa senang jika mendapat kaset lawas dengan kualitas yang masih bisa dibilang apik, baik sampulnya dan pastinya kualitas suaranya. Tapi sepertinya keunikan beli kaset loak salah satunya ada pada kegiatan “kotak-katik” kaset setelah dibawa pulang ke rumah dimana kita harus membersihkan sampul kaset karena kotor/bernoda, membersihkan hardcase dengan alkohol atau cairan glazing agar kembali kinclong, membuka rumah pita kaset dan mengganti busa pengganjal pita dan pernak-penik lain yang ada di dalamnya, belum lagi proses d-tox, kulkasing, cleaning, dan lainnya yang sepertinya kudu wajib dilalui terlebih dulu sebelum kaset siap diputar. Bayangkan jika kita pada satu waktu memborong banyak kaset dan masing-masing harus melewati proses ini, berapa lama waktu yang dibutuhkan ya? Belum lagi kita harus berbagi waktu untuk melakukan hal lain, ngantor, mengurus anak (yang masih kecil), beresin rumah, dan lain sebagainya. Wah bisa llluuaaamaa buanget rasanya, dan setelah semua proses cleaning selesai ternyata suara kasetnya masih mendem…walah…ngeselin mau nangis deh …

Tapi biarpun ribet dan mungkin istilah remaja sekarang rempong bin lebay, sebagian besar dari kita (khususnya komunitas blog ini) gak pernah surut semangatnya untuk terus memburu kaset jadul karena mungkin hal-hal tadi adalah bagian dari uniknya serta asiknya berburu-beli-koleksi kaset jadul.

    Belum lama berselang saya mengalami hal yang disebutkan diatas, dan tadinya gak terpikir untuk menjadikan pengalaman ini jadi bahan tulisan tapi keinginan untuk sekedar berbagi cerita dan siapa tahu bisa sedikit menghibur rekan-rekan sekalian, akhirnya tertumpah juga cerita ini dalam tulisan dan dikirim ke Mas G sang mahaguru sumber inspirasi kita semua via email.

    Suatu siang yang cukup terik awalnya (kemudian mendung dan akhirnya turun hujan) di kios kaset loak seribuan mata ini tertarik melihat kaset Andy Williams rekaman ABC yang masih sangat mulus sampulnya, tetapi pitanya ternyata pedhot. Setelah pikir-pikir lama akhirnya akal sehat terkalahkan dengan nafsu kaset (mungkin akibat pengaruh sindrom kasetipus complex) dan terbungkuslah kaset seribuan ini. Sampai di rumah gak terlalu lama waktu diperlukan untuk membersihkan sampul dan kotak kaset yang masih terbilang mulus… tapi tunggu dulu… when I thought everything was settled, the game was just about to begin….

Awalnya setelah jelas terlihat bahwa pita ternyata putus di tengah bukan diujung seperti yang saya kira. “Ok no problem lah” masih bisa diakalin pake double sided tape, tinggal buka kotak pita dan sambung, beres… Segitu mudahkah? Nop, beberapa sekrup kotak kaset ternyata sudah “dol” yang mengakibatkan gak bisa buka kotak selain dengan cara paksa alias merusak habis kotak aslinya. Sayang sebenarnya karena sepintas masih mulus sekali dan unik tapi mau gimana lagi, the show must go on… I’ve invested my money on this, why should I bought it if I can’t fix it?

Dan setelah proses “tambal sulam” pita dengan double tape yang ternyata tricky banget dan kurang sempurna kaset inipun siap dengan menggunakan “baju baru” alias pakai kotak kaset hasil kanibal-an kaset lain yang sudah rusak.

    Next masuk ke proses d-tox, kulkasing, dan cleaning (pake tissue dan cuka). Setelah beberapa hari kemudian kasetpun siap diputar, woa…deg-degan oebuh harap, exciting banget tapi begitu awal lagu pertama di side A mulai terdengar alangkah kecewa plus kesel karena suaranya masih mendem padahal sudah berulang-ulang pita dibersihkan loh… Suara rekamannyapun “bergetar” seperti kalo pita pernah kusut jadi gak smooth lagi, padahal kalo dilihat kasat mata pita masih mulus tanpa cacat (seperti Aura Kasih kata Mas Kris..tapi saya lebih milih seperti mulusnya personil-personil Cherrybelle (moga-moga istriku ndak baca tulisan ini, wakakakak…)

Walaupun begitu saya masih berharap ini cuma diawal pita saja dan selebihnya akan okay… Satu per satu lagu terputar, walah…gak ada perubahan, podo kabeh… “from genesis to revelation” kata Genesis, ancur minah suaranya “from the beginning (E.L.P)” sampai “the end (Beatles)”. Masih ditambah lagi sambungan pita yang saya buat ternyata kasar dan menyebabkan pita “seret/berat” pas dibagian tersebut dan kasetpun mati.. harus press play lagi atau forward pita sedikit baru kaset “bunyi” lagi.

Lumayan kecewa karena bayangan punya kaset jadul Andy Williams rekaman ABC sambil mendengarkan lagu-lagu manis nostalgia beliau yang melankolis lenyap sudah, “taken by force” seperti judul album Scorpions. Masih untung harganya cuma seribu perak, coba kalo 20 ribu… nyesel sampai ke tulang-tulang deh…

Sampai sekarang saya masih mencoba untuk terus membersihkan pita kaset ini dengan harapan siapa tahu pitanya memang masih kotor dan kalo dibersihkan terus suatu saat suaranya bisa jadi lebih baik gak ngeselin kayak sekarang… So far belum ada perubahan yang banyak… Maunya sih “so far, so good, so what?” seperti album Megadeth…hehehehe…

    Untuk pembanding saya foto juga satu kaset “The Sound of Music-the soundtrack” yang sama-sama seribuan tapi dengan kasus yang bertolak belakang. Setelah membungkus kaset ini, ternyata saya hanya cukup membersihkan kotak luar kaset, sampul dan mencetak foto “sound of music” hasil googling kemudian tempel jadi album cover karena foto aslinya sudah hilang entah kemana dipedhot oknum nakal saat pertama saya ketemu kaset ini. Suara rekamannya masih lumyan okay, gak bikin head kotor.

DSC01791

DSC01792

Semoga tulisan sederhana ini berkenan serta bisa menghibur rekan-rekan sebagai pengantar libur esok hari… Matursuwun Mas G untuk waktu dan kesempatan yang diberikan, maaf fotonya aku kirim nyusul ya mas…

progrock brings peace in mind…

hippienov

(to be continued…)

11 Responses to “Suka Duka Kaset Loak 2: Kaset Rusak”

  1. yuddi Says:

    merk abc adalah kaset 1000 tiga an jadi harap maklum kwalitas nya bro🙂

  2. hippienov Says:

    Hahaha..ndak iyo mas?walah ak ndak ngerti.. design sampulnya keren mas,makanya tak pikir rekaman tuobz😀
    Tp ndak mengapa lah,u/ pengalaman,next time kalo ketemu kaset “abc” dicuekin aja,ha3

    • Gatot Widayanto Says:

      Kan sebelumnya pernah dibahas mas bahwa ABC itu rekaman abal2 kayak ISR, Queen, Rover dll ….

      Tapi gak pa pa lah … sing penting jadoel….he he.

    • Domme Says:

      Betul… Memang kalau udah ketemu rekaman abal-abal, jangankan sekarang ini. Waktu masih baru aja pun suaranya udah suara kaleng. Dan sepertinya tiap kota punya label abal-abal tersendiri, yang kerjanya menjiplak isi dan cover kaset rekaman bajakan resmi. Di Medan ada Columbia, Mini, Robinson, dll…

  3. hippienov Says:

    Matursuwun mas G, sudah diposting ulasan asal-asalan ini.

  4. apec Says:

    jadi ingat kegiatan zaman dulu, he..he.. sekarang sudah jarang, soalnya kaset2 yg aku dapat dari surabaya rata2 sdh dalam kondisi on the road. Soale penjual yg di surabaya sungkan sendiri jika menjual barang sing tidak siap pakai ke saya,he..he… ( sambil ngece mas hippienov,ha..ha…) ojo nesu lho mas…yen sampeyan nesu, aku dadi nafsu,ha..ha…

  5. hippienov Says:

    Hahaha..iya mas G,pada saat di lapak kaset lupa semua informasi yg ak dpt dr teman2 blog..nafsu kaset mengalahkan logika mas😀

  6. hippienov Says:

    Hahaha..ora nesu kok bro..ak termasuk yg hampir gak pernah marah..abisnya kalo ak marah,orang lain jadi lebih marah n galak,walah repot..ya ud ndak usah marah2 d,ha3..
    Kayaknya ak harus ti2p bro Apec kalo beli kaset lawas nich biar dapet kaset yg cakep,ready to roll😀

  7. eyang Says:

    Baca posting mas Hippie ini dr atas sdh senyum2, lha mbok dimaindiiin air kembang 7 rupa ya tetap spt itu.. wong kaset three in one thousand, solusinya biar gk tll kcw cari kaset andy williams yg rekaman perina kmd pitanya dipindah ke kaset abc 🙂

  8. hippienov Says:

    Hahaha..knp ndak terpikir ya u/ ganti isi pita kasetku ini dgn pita rekaman lain.yg asli abc dibuang aja deh..😀
    Tp ndak mengapa Pak,buat kenang-kenangan.selama ini belum pernah dapet kaset jadul rekaman “sewu telu”,baru kali ini.. Masih untung cuma seribu harganya,lah kalo 15-20rb bener amsiong lahir batin namanya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: