Kisah Secangkir Kopi

Daripada nganggur nunggu artikel Koh Win tentang Pink Floyd atau upload tracklist Memory Heavy Hits nya Yess, atau ulasan mas Herman, mas Yuddi, mas Kris, atau mas Eddy yang lama ndak kirim foto kaset jadulnya ….juga nunggu dari yang lainnya, ya udah …saya cerita aja yang santai santai sambil menikmati hujan di sore hari dan menikmati Transatlantic “Whirlwind” live melalui komputer …

Alkisah,

Di depan setasiun Madiun atau didekat Hotel Mataram, Madiun, ada warung penjual kopi yang ciri khasnya dua, yaitu:

  1. Disajikan dalam cangkir kecil
  2. Cangkirnya selalu “prothol” di godegnya (kupingnya)

Namun rasanya …..biyuuuuhhhhh …luwar biasa dahzyat! Saya sendiri belum menikmatinya karena saat itu kenyang kulineran di Madiun sebelumnya. Yang bilang semua ini kakak saya, mas Henky, yang hari Sabtu lalu di sore hari memesan 20 (dua puluh!) cangkir kopi tersebut sambil cangkruk santai sama temen2 Mediunan di halaman belakang Hotel Matram, Madiun. Ingin tahu harganya berapa? Sewu! (seribu rupiah saja!). Untuk special delivery ke Hotel Matram yang berjarak sekitar 20 meter, harganya menjadi sewu limangatus (Rp. 1.500,-). Meski super duper murah, rasanya bener2 tuooobbbz … Salah satu temen Mediunan menyebutnya dengan nama: Espresso d’Mataramo …ha ha ha ha ha …

Mau tahu tampilannya? Ini foto yang diambil oleh mas Henky:

Espresso d'Mataramo ...ciri khas: cangkir prothol! Kalau gak prothol pasti itu barang tiruan! Ha ha ha ha ha ....

Espresso d’Mataramo …ciri khas: cangkir prothol! Kalau gak prothol pasti itu barang tiruan! Ha ha ha ha ha ….

Ah …kalau saja kita gelar ProgRing di warung sini sambil nyetel kaset rekaman Nirwana atau Starlite pake Tape Recorder Panasonic (Mono) Auto Stop …pasti nuansamatik kemlitik jadulsonic tenan ……

Kalau saja …

#sambilmelamunmembayangkannikmatnyasuasanaprogring#

Salam,

G

 

 

4 Responses to “Kisah Secangkir Kopi”

  1. hippienov Says:

    Let’s prepare another progring mas G?
    Kumpul rame-rame dgn rekan2 senior yg selangit ilmunya namun tetap down to earth n humble (pie)..plus menikmati kopi (dan genre2nya) atau teh di Corelli. Sekaligus membayar ketidakhadiranku pada progring terakhir..
    (Tp jgn tgl 18 ini ya..mertua ultah dan mau ndak mau harus sowan ke beliau.kalo ndak boleh jadi diskors jadi mantu,hahahaha..)
    Suwun..

    • Gatot Widayanto Says:

      Ha ha ha ha …diskors jadi mantu … ha ha ha … ada2 aja mas Hippie ini …

      Iya nih udah kangen ngobrol lor-dul (ngalor-ngibul) sama temen2 di blog ini …. Ternyata it’s not just music ya …ngobrol santai merupakan kenikmatan tersendiri ya … Apalagi sambil sesekali nengok bengkelnya om Udinese yang semakin hari semakin rame dengan tumpukan barang elektronik jadul. Obrolan santai itu yang sedap …sambil ngupi tentunya … Hobi saya Iced Coffee ….he he he he …

      Hayo kapan diatur gitu … Apa mau Juni aja ya, biar sekalian matang persiapannya … Sing arep disiapno kuwi lho opo??? Wong ra modal opo2 … ha ha ha ha … Apa kita tunggu suhu Suroboyo bro Apec kapan tindak Jakarta?

  2. hippienov Says:

    Ngobrol sama teman2 apalagi yang punya hobi sama memang asik mas.. Aku punya teman karib dari smp, kalo ketemu dan ngobrol bisa kelupaan waktu tau2 sudah larut dan itupun sebenarnya enggan u/ bubaran.
    Usul: ini ide gemblunk aja mas, gimana kalo progring diadakan 2 hari sambil pesertanya nginep jadi punya waktu ngobrol/jagongan panjang,ha3..

  3. duihook Says:

    cocok iki mas skalian nasi pecel pincuknya sama tempe goreng wes nikmat polll,didpn stasiun Madiun situ,inget masa muda 15th lalu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: