Hammersonic Jakarta International Metal Festival – a review

By: DananG Suryono

 

Ini adalah perhelatan ke dua Festival Metal terbesar di Indonesia (mungkin di Asia Tenggara), Hammersonic Metal Fest, setelah sebelumnya digelar tahun lalu di Lapangan D Senayan. Ada perbedaan dengan tahun lalu, dimana dulu dihelat 1 hari, kali ini selama 2 hari yaitu tanggal 27 dan 28 April 2013.

Dengan headliner Epica dan Obituary di hari pertama serta Cannibal Corpse dan Cradle of Filth, pada Metal Fest di Jakarta kali ini sederet nama besar kelompok musik luar negeri hadir, seperti Cradle of Filth (Inggris), Lock Up (Inggris), Obituary (Amerika Serikat/AS), Cannibal Corpse (AS), As I Lay Dying (AS), Dying Fetus (AS),Destruction (Jerman), Hour of Penance (Italia), dan Epica (Belanda).

Sementara, kelompok musik Tanah Air seperti  Power Metal, Sucker Head, Edane, Burgerkill, Seringai, Dead Vertical, Kapital, Unremains, Rezume, Outright, Hellcrust, Revenge, Down For Life, Kraken, dan Rising The Fall dirasakan cukup punya magnet untuk menyedot metalhead dari Jakarta serta kota-kota lain di Indonesia, bahkan metalhead dari Singapura dan Malaysia untuk bisa hadir.

Metal!!!!!! \m/

Metal!!!!!! \m/

Bertempat di Ecopark ancol, lapangan terbuka ini cukup representatif untuk menggelar hajatan besar semacam ini. Tempat lapangan rumput yang luas sangat cocok untuk acara ini. Terdapat 2 stage yang dinamai sesuai nama festival, yaituHammer Stage dan Sonic Stage yang ditata berjejer berdampingan dipisahkan sedikit space, konser diselenggarakan bergantian di dua stage tersebut, Band pertama main di Hammer Stage, maka di Sonic Stage dilakukan soundcheck. Dan begitu band di Hammer stage mengakhiri pertunjukan, langsung band berikutnya jreng di Sonic stage dan seterusnya, sehingga nyaris tidak ada jeda.

02 Stage

Konser dimulai pukul 12.00 dan berakhir di 01.00 dinihari berjalan lancar dan mengalir sehingga penonton tidak punya kesempatan untuk mengendur. Rehat sejenak hanya dilakukan saat azan sholat magrib berkumandang, sehingga para metalhead tidak perlu meninggalkan ibadah untuk menikmati kesenangan ini.

Hari pertama saya datang sekitar pukul 16.00 saat Burgerkill bermain di Sonic Stage, seperti biasa mereka tampil dalam tegangan tinggi dan tidak membiarkan suasana moshpit menjadi tenang.

03 Arul

Saya sangat menikmati band yang tampil pada hari pertama ini, sound rata-rata bagus (Power Metal legenda metal Indonesia sangat bagus soundnya saat tampil) dan circle pit besar terbentuk di moshpit dari setiap band yang tampil dan dipuncaki oleh Epica dan Obituary. Lucunya saat Epica dan Obituary main, banyak yang sudah terkapar tidur nyenyak  di hamparan rumput pinggir Ecopark. Mungkin energi mereka sudah habis terkuras saat perjalanan dari daerah, serta sudah moshing habis-habisan sebelum Epica dan Obituary tampil.

04 Bang Your Head

 

05 Epica

Hari kedua saya datang setelah sholat Magrib dan saat itu The Amenta sedang tampil di Sonic Stage. Hari kedua ini penonton rasanya lebih banyak dibandingkan hari pertama, dan moshpit rasanya sudah meliar sejak Seringai bermain. Puncak keliaran di moshpit terjadi pada saat As I Lay Dying dan Cannibal Corpse bermain. Namun sayangnya justru saatCradle of Filth bermain sebagai pemuncak, entah massa yang sudah kehabisan energi, entah Dani Filth cs kurang bisa masuk, konser pamungkas ini terasa datar saja.

07 Cannibal Corpse 

Dua hari yang sungguh melelahkan namun menyegarkan dari sisi yang lain, terima kasih Revision yang mau membesut acara ini dengan sukses.

Mengingat senin harus masuk kantor, bergegas masuk kamar hotel mercure berbaring untuk memulihkan tenaga…dan tiba-tiba saya sedang nonton progfest di tempat yang sama….setelah nonton Imannisimo, Ballerina, Dark Tranquillity, The Flower Kings, Opeth, Marillion, di pemuncak saat Geedy Lee berteriak “apa kabar Jakarta!!!!!!!!!”  dan intro YYZ menggema…tiba-tiba terdengar bunyi alarm dari HP saya….ah ternyata hanya mimpi…., segera mengambil air wudhu dan sholat subuh.

Dalam perjalanan kekantor masih berharap dan berdoa, semoga ada orang yang mau mengadakan progfest semacam Hammersonic di Jakarta….semoga……

11 Responses to “Hammersonic Jakarta International Metal Festival – a review”

  1. Yoshi Says:

    ajib banget.
    sayang banget gak bisa nonton kemarin.

  2. Rizki Says:

    Keren Mas Danang. Saya juga turut doa nih biar ada prog fest disini, masa kalah sama negara2 lain ya ….

  3. Gatot Widayanto Says:

    Mas DananG,

    Liputannya muantabz jaya! Nyesel juga gak nonton EPICA yang saya gadang-gadang … Begitu denger mainnya jam 23:00 …udah deh saya nyerah saja … menunggu laporan dari mas DananG aja … Ternyata keren … Siip lah mas!

    Mengenai ProgFest …Jadi inget dulu IPS pernah menggelar dua kali. Kuwereeen banget … ada aksi teatrikal Smesta, ada Imannissimo …wah top!

    Iya nih …kapan ada ProgFest menampilkan The Flower Kings, The Tangent, Rush….whoaaaa…….!!! Steven Wilson …..whoooaaaa…!!!

    • danangsuryono2112 Says:

      betul mas, Epica asli keren…., Lockup yang tampil sebelumnya hanya mengambil jatah 45 menit dari waktu yang disediakan. Dan 15 waktu tersisa menjadi bonus bagi penggemar progmet, karena Epica menambah durasi menjdi 1,25 menit.
      Di selepas magrig, sebenernya ada satu lagi band yang berbau prog tampil, Voyager dari Australia.
      Sayang mas Gatot gak jadi hadir…..
      Hayuk mas diprovokasi tokoh-tokohnya biar bisa ada lagi progfest

      • Gatot Widayanto Says:

        Dengerin CD Epica aja udah keren mas … Apalagi nonton konsernya .. Pasti bagus!

        Semoga Hammersonic tahun depan ada Kamelot. Wajib hadir!!! Tapi rugi nonton Kamelot cuman 1 jam.

        Iya mas ..musti provokasi progfest mas ….he he he …

        On Thu, May 2, 2013 at 9:32 PM, Music for Life

  4. hippienov Says:

    Jadi inget jamanku sma mas kalo denger nama Obituary, Cannibal Corpse dan Destruction. Musiknya yg brutal death dan liriknya yg ngeri bikin merinding. Dulu musik seperti ini yg jadi favoritku, “kalo gak double bass drum, growl, headbang gak asik” dan “no keyboard sound please” semboyannya..
    Itu dulu, sekarang malah kedemenan sama sound kibor,synth, hammond,organ,piano,flute,violin yg banyak di musik progclaro, semua gara2 kaset Genesis “selling england by the pound” (Yess).
    Tuobz liputannya mas, I wish I was there..

  5. herman Says:

    Mas Danang, foto2nya keren

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: