Indahnya Musik Yes (3 of 10)

By: Herwinto

FRAGILE YANG SPEKTAKULER

Selamat sore Om G, Sebelumnya saya ucapkan selamat atas suksesnya progring #8..semoga persaudaraan yang dibangun di progring kemarin dan seterusnya bisa semakin kokoh…

kali ini saya akan menulis sedikit tentang album Yes yang satu ini..Fragile….baru lihat covernya aja udah bikin ngguweblag gulung koming tenan, ini album yang menurut saya sangat spektakuler tidak hanya pada musiknya tapi juga covernya yang sangat indah penuh dengan imaginasi yang multi tafsir…di album ini untuk pertama kalinya Yes berkolaborasi dengan seniman seniman yang memiliki kemampuan luar biasa…sebut saja Roger Dean yang kemudian akan menorehkan tintanya untuk album album Yes masa depan, bergabungnya sang empu papan kunci Rick Wakeman menggantikan Tony Kaye jelas semakin memberi sentuhan warna klasik pada musik Yes…

saking sukanya saya pada album ini sampai sampai saya harus rela merogoh kocek saya buat membeli CD nya yang edisi Expanded Remastered karena pengin punya foto fotonya yang kuereeen..karena bagi pecinta fanatik seperti saya tidak sekedar mendengarkan musiknya tetapi segala hal yang bersifat memorable harus saya miliki. Pada edisi expanded ini memang foto fotonya cukup banyak, semua masih muda muda sekali ada Squire dan Howe beserta anaknya, Wakeman dan anjingnya, Anderson dan Bruford juga ada dengan drumnya. Berbicara musiknya Yes di album ini jelas kueereeeen puol apalagi kalau bukan Roundabout yang bikin saya bersimpuh terdiam tak bisa bergerak ketika mendengarkan lagu ini di depan player,    saya seperti terhipnotis oleh intronya yang nunjek ulu hati…petikan nan jernih Howe dengan gitar akustik disusul oleh grand piano yang menjepitnya dengan suara garang…lalu masuk dengan hentakan musik yang mengalir indah…enaaaak banget mengikuti gerakan lincah jari jari Howe menari nari diatas stang gitar dengan santai namun mantab abis…ditengahnya setelah lirik…. ‘In and around the lake, Montains come out of the sky and they stand there, Twenty four before my love and I’ll be there’…. selesai masuk permainan rumit keyboard Wakeman yang menurut saya sangat bersenyawa dengan lagu ini dan tidak bisa ditiru oleh siapapun termasuk anaknya sendiri Oliver Wakeman apalagi Geoff Downes wah jauuuuh dari kata dapat….lagu ini memang menjadi lagu Yes yang sangat terkenal dan menjadi penutup konser biasanya, saya sangat menyukai lagu ini…..bahkan sahabat saya di blog gemblunk ini ada yang waktu smp kalau pagi sebelum berangkat sekolah ngepel lantai sambil puter lagu ini, beliau sekolah di smp n 1 Madiun, berangkat sekolah pun sambil mendendangkan lagu ini….he he he he.iya kan Om G….lagu lagu di album ini terbagi menjadi 2 kelompok, 4 lagu utama yang semuanya kuereeeen dan selalu dibawakan ketika konser yaitu Roundabout, South Side Of The Sky yang cukup indah karena ditengah keheningan ada solo piano Wakeman yang membetot sukma, Long Distance yang cukup uenak, dan Heart Of The Sunrise yang menurut saya inilah cerminan musik Yes yang sesungguhnya…jadi kalau ingin mendengarkan semua personil Yes beraksi dengarkanlah Heart Of The Sunrise ini mulai dari vokal Anderson yang mengawang jernih, permainan bas Squire yang kayak main melody, permainan drum Bruford yang njlimet serta duel gitar dan keyboard Howe dan Wakeman semua ada disini, lengkap sudah kenikmatan paripurna ini…. serta 5 karya solo para personilnya yaitu Cams And Brahms(keyboard Wakeman yang klasik), We Have Heaven(Anderson), Five Percent For Nothing(perkusi Bruford ), The Fish(permainan bass yang keren) dan Mood For A Day(mengikuti Clap ini adalah solo gitar Howe yang indah).

Saya berani mengatakan bahwa album ini berani di sandingkan dengan album lain macam Relayer ato Topographic sekalipun sebab memang benar benar karya dahsyat meskipun memang album ini jauh lebih muda usianya tetapi tetap berbobot….Maturnuwun Om G…

Foto0276

Foto0280

Foto0283

Foto0285

Foto0277

25 Responses to “Indahnya Musik Yes (3 of 10)”

  1. Herwinto Says:

    Matursuwun Om G…Layanan super express….sekedar berbagi kebahagiaan ketika mutar album ini saya benar benar merasa sedang mendengarkan orang orang jenius main musik….tuobz tenan…

    • Gatot Widayanto Says:

      Sama2 Koh Win … Setuju sekali … Ini album dahzyat yg membuat saya kepincut sama musik sejenis ini ….

      Maaf foto2 lainnya menyusul kalau ada laptop nanti ya …

  2. Kristanto Says:

    Jangan2 si Derek Dick (Fish, ex-Marillion) pake nama masyhurnya, FISH, gara2 nge-fans sama album ini ya ? “The Fish”/ Schlinderia Praematurus … (salah tulis gak ya ?)

  3. Herwinto Says:

    Ha ha ha bisa jadi mas Kris…tapi yang jelas nama FISH adalah olok olok Bruford kepada Squire karena kalau mandi kelamaan kayak ikan…

  4. Rizki Says:

    1000 percent setuju album ini bagus sekali! Meskipun dengarnya sudah beberapa tahun setelah terbit, inilah album yang pertama kali membuat saya kenal dan suka YES (melalui lagu Roundabout). Album YES kedua yang membuat saya tambah suka, mungkin berbeda dengan teman teman lain adalah Drama. Saya salut dengan band ini karena sangat kreatif dan berani mencoba hal2 baru dalam berkarya.

    • Herwinto Says:

      Memang perasaan orang terhadap seni terlebih musik sangat berbeda beda dan unik, saya pernah bertemu dengan pecinta Yes juga, ketika saya tanya apa album Yes yang paling disenangi dan terbaik, jawabnya sungguh membuat saya terkejut yaitu Drama..tapi itulah perasaan yang dia rasakan dan itu sah sah saja bagi saya…he he he

  5. khalil logomotif Says:

    Koh Win, Saya sering ktuker antara roundabout dengan Long distance runaround. Album ini yang bikin saya kecanduan suara moog. Cover art nya sangat psikadelik penuh khayalan. Mungkin ini titik awal RD bikin huruf balon untuk logo yes (logo yes di fragile “e” nya masih huruf kapital) dan simbol moor glider. Yang saya ngga ngerti, kenapa judul albumnya “fragile”…

    • Herwinto Says:

      Mas Khalil walah saya malah ga perhatiin masalah logo Yes….iya benar sekali huruf E nya masih kapital di Fragile ini…..wah anda memang benar benar LogoMotif ha ha ha…..

  6. hippienov Says:

    Di album ini tiap member Yes nyumbang komposisi dari ide solo masing2, malah bikin album ini keren amit2. Ini album Yes pertama (bersama dgn the yes album) yg aku punya kasetnya.
    Setelah fragile Bruford resign dan kemudian gabung Crimson.

    • Herwinto Says:

      Mas Hippie, Bill Bruford masih bergabung dengan Yes untuk album super gila Close To The Edge…..setelah CTTE baru dia keluar…Bruford keluar karena merasa ditipu he he he…awalnya dia yakin banget bahwa arah musik Yes akan menuju jazz ga tau nya malah musik nya njlimet….ya dah dia kabur ke King Crimson yang mungkin lebih berbau jazz…

  7. hippienov Says:

    Walah iya aku lali mas!mohon dipersori.. Ralat: bruford masih gabung u/ album berikutnya nan super edan (kata mas Herwinto): close to the edge..manteb album itu mas, mhn segera diulas😀

  8. Herwinto Says:

    Trimakasih Om G fotonya dah dimuat….ha ha ha wah liat Howe masih muda, Wakeman masih muda pasti sedang di puncak kreativitasnya….tuobz….

  9. herman Says:

    Mas Herwinto,….
    baca tret ini bikin saya pengen nyetel kaset album ini…kebetulan saya punya 2 kaset Yess yang satu tinggal kotaknya doang,…hahaha…. yang satu lagi saya dapet belum lama di lapak Bang Opik, Jatinegara…. saya stel urut dari depan….saya sependapat denagn Mas Herwinto, memang album ini cantik…lagunya belum terlalu panjang tapi Yes banget…. waktu nyetel pakai headphone, sambil denger musiknya maka muncullah kenangan, inget sama temen2 dulu…ada temen yang suka sama suara snar drum-nya yang lain dari band2 lainnya…ada temen yang suka main gitar dan suka Mood for A Day…dia selalu cerita bahwa ada temennya yang mainin lagu ini bagus sekali, dan kebetulan temen tersebut ikut main di orkes telerama TVRI…lha jadi inget telerama…..ada juga kenangan dulu dengerinnya di kamar kos2an sambil ngerumpi sama temen2 satu kos-an…waaah…nuansamatik Mas….

    • Herwinto Says:

      Iya mas Herman keunggulan musik tahun 70an yang tidak dimiliki oleh band band sekarang adalah nuansa yang diciptakannya, kita jadi inget segala hal yang pernah kita lalui dengan lagu lagu tersebut dahulu kala….

  10. ricky Says:

    om GW ikut nimbrung ya….itu foto chris squire sama anaknya melihat pemandangan melalui jendela……itu foto yang paling saya suka…..saya pengen foto seperti itu tapi anak enggak pernah mau diem

    • Gatot Widayanto Says:

      Bro Ricky apa kabar? Wah si kembar selalu bergerak ya? Dinamis tuh ….gak kayak ayahnya yang pendiam … ha ha ha ha …(tapi ngeprog …) …he he he ….

      Ayo, kapan koleksi kaset2 Yess nya difoto terus diupload di blog gemblunk?

  11. ricky Says:

    lagi di medan dulu om untuk 1-2 tahunan…..

  12. Gatot Widayanto Says:

    Tret ini saya sundhul buat Mas Kukuh yang ingin menikmati ulasan dari hati , gaya Koh Win. Saya pilih Fragile karena saya mengenal Yes pertama kali juga dari album ini dan langsung ngguweblag menikmati ROUNDABOUT …

    Monggo diwaos mas Kukuh ….

    • kukuh tawanggono Says:

      Astaghfirullah………maleh ngrepoti (jadi merepotkan)mas Gatot,sepuntene ingkang kathah(mohon maaf)njih mas.

  13. kukuh tawanggono Says:

    Mas Herwinto sedulurku tercinta

    Membaca tulisan njenengan ini,saya……………….saya seperti menyaksikan Matsnawinya Rumi diringkes hanya dalam seratus kata.Sebuah hal yg tidak akan bisa dilakukan apabila bukan hasil olah kerja hati.

  14. santo Says:

    salam kenal bapak2, saya pribadi kenal yes fragile ini agak telat jadi setelah ngetopnya yes 90125 baru tau album2 nya yg awal, langsung jatuh cinta denger dentingan awal roundabout,trus south side of the sky sm heart of sunrise … dulu punya yang team record kecampur sm album time and word

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Santo …

      Terima kasih sudah mulai komen. Silakan lho …gak usah malu2 ….di sini isinya orang pemalu semua kok … he he he …

      Temen2 … Mas santo ini yang menegur saya beberapa hari lalu di Bintaro Plaza. Beliau sering baca tapi belum pernah komentar. saya minta supaya ikut nimbrung karena kita konsepnya guyub …gak ada malu2an …. he he he …

      Inilah contoh positif dari dahzyatnya album 90125 – membuat generasi muda semakin tahu musik prog dan kepincut …

  15. Rizki Says:

    Intro gitar lagu Roundabout, meskipun sederhana merupakan intro yg “classic” dan spt mempunyai effek “hipnotis” buat pendengarnya. Persis spt intro lagu Smoke On The Water-nya Deep Purple.

    • Gatot Widayanto Says:

      Saya dulu kepincutnya justru dari bunyi gitar antik di awal lagu yang merupakan gabungan dari suara “nguing” dan suara “thing” sehingga di sepersekian detik pertama lagu ini bener2 memberikan suasana magis yang tak tertandingi ….subhanallah …!!!

      Baru beberapa tahun kemudian dari sebuah buku Yesstories yang saya beli, ternyata memang itu suara dawai piano Rick Wakeman dipadukan dengan sentilan gitar Howe. Mereka mengaku gak bisa lagi mengulang suara tersebut. Makanya kalau mau menikmati, coba versi studio album Fragile ini ….baru bunyi THING aja adrenalin sudah muncrat …

  16. santo Says:

    kalo dari wikipedia, awalnya album ini mau dijadiin double album (wah kalo jadi ini tandingannya ummagumma nya pinkfloyd ) dan transisi dari tony kaye ke wakeman ..kl dari yesstories begitu ga mas Gatot , trims

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: