In Memoriam: BB King “King of Blues”

May 17, 2015

Arief Apec Bakhtiar

image

Bertepatan dgn hari yang sama dengan meninggalnya Aktor senior Didi Petet,ikut meninggal juga BB King karena komplikasi Diabetes, penyakit degeneratif yg banyak mengenai kaum saat ini…
Bersama ini pula hamba kirimkan kaset BB King yg hamba miliki…dulu kisaran awal  th 2000 an,album BB King banyak dicari orang,dan kaset BB King live at Apollo merupakan kasetnya yg pertama saya miliki..mengenai lagunya sendiri saya gak hafal,tapi saya suka lagu Sweet Sixteen dan And The Thrill is Gone..

Salam,
Apec
No Music , No Life.

Pasar Johar Terbakar

May 10, 2015

Andria Sonhedi

     Mengapa sampai ada pasar terbakar masuk ke Music for Life-nya pak gatot kita yg budiman ini? Hampir tipa bulan ada saja pasar di seluruh penjuru nusantara ini yang terbakar & tak pernah ada yg posting di blog ini. Masalahnya ada langganan kaset saya yang juga berjualan di barat Pasar Johar. Ya, mas Akhmad tadi pagi mengabarkan kalau dagangannya selamat karena di di sebelah barat pasar sedang lokasi kebakaran ada di sebelah timur. Sampai dengan saat ini saya juga blm dikabari nantinya dia pindah ke mana. Maklum biasanya walau tak semua bangunan terbakar namun untuk penyelidikan polisi sementara pasar tak bisa dipakai jualan.
     Untunglah hari Kamis, 30 April kemarin saya sempat mampir ke sana dan beli 29 kaset berbagai perekam, lama dan lisensi baru. Sayang saya blm sempat posting ke sini karena kesibukan. Paginya saya sempat ketemu pak Apec yg sedang tugas di Semarang. Sayangnya beliau jadwal padat sehingga tak bisa ikut berbelanja kaset di tempat mas Ahmad.
     Di tempat mas Ahmad kadang2 ada kaset-kaset YESS tapi sayangnya sdh kondisi tak prima, minimal sampulnya. Bahkan ada kaset Gentle Giant yang isinya malah Pink Floyd.

image

Mini ProgRing di Semarang

May 7, 2015

Arief Apec Bakhtiar

image

Kisah pertemuan dengan bos semarang.
Persis seminggu lalu,akhir april,saya mendapatkan tugas bahagia ke semarang ( setiap ditugaskan keluar kota,selalu saya anggap bahagia soale mesti selalu ada yg bisa dikabarkan dan ditemukan)..Saya lupa kalo mas andria itu walau sering membicarakan pasar Yaik semarang ternyata tugas di Blora..mangkane ora memberi kabar..hanya menginfokan waktu memberi komentar di postingan mas andria…Lha kok mak njegagik beliau kirim sms untuk memberitahukan nomer HP mas ahmad sang penjual kaset..sayangnya acara saya padet berisi sampe jam 17..padahal yg jualan kaset hanya sampe jam 4 sore..sayang binayang..
Dan yg mengagetkan ternyata mas yuddy juga berada pada kota yg sama,hanya lokasi berbeda dan sayang yg kedua kali,beliau juga cuma tinggal sehari lg d semarang..untungnya mas andria berniat penuh untuk bersillaturahmi dengan menghampiri saya di lobby hotel meruput alias pagi buanget jam sebelum sarapan…alhamdulillah,setelah hanya tahu via dunia maya,akhirnya bertemu beliau juga yg ternyata jauh lebih humble ..maturtengkyu mas andria,walaupun saya gak dapat kaset tapi bisa bertatapan muka dengan njenengan…

Mini ProgRing: Trio Libels

May 7, 2015

image


Diam-diam ternyata tadi malam, Rabu 6 Mei 2015, digelar mini progring yang dihadiri dedengkot kolektor yang menamakan diri mereka dengan Trio Libels alias Beli Bekas Berkelas. Mekso yo bèn! Sing penting bedo. Apa yang mereka bicarakan dan yang lebih penting lagi: “apa yang mereka lahap” marilah kita tunggu kisah ini langsung dari mas DananG, bro Apec dan mas Eddy Irawan. Monggo ….

Salam,
G

—– 8 Mei 2015 —

Untuk menjawab rasa penasaran mas DananG tentang apa sebenarnya isi ransel padat bro Apec, berikut ini saya tampilkan pengakuan dari bro Apec mengenai “sebagian” isi ransel. Mohon dicatata juga bahwa masih ada beberapa kardus yang dititipkan di lapak (tidak muat di dalam ransel):

IMG-20150507-WA0013

Yang Sedang Berbahagia

May 7, 2015

image


Ini adalah posting colongan tanpa ijin pemilik berita. Untuk itu sebelumnya saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada mas Hendrik Worotikan yang beritanya saya colong dan pada saat bersamaan juga berbahagia. Kok bisa? Ceritanya, beliau ini posting di facebook mengabarkan bahwa baru saja silaturahim ke maa Sony dan dapat hibahan piringan hitam yang banyak. Saya sendiri tak kenal siapa yang dimaksud dengan mas Sony tapi yang jelas wajah mas Hendrik sumringah bahagia. Makanya saya colong berita bahagia ini untuk dimuat di sini.

Selamat ya mas Hendrik!

Salam,
G

Gilby Clark “Pawnshop Guitars”

April 28, 2015

Andria Sonhedi

Sekitar tahun 1994 di depan toko kaset Popeye Jl Mataram Yogya dipasanglah poster album solo awal Gilby Clarke. Saat itu Gilby dikenal sebagai gitaris baru Guns n Roses sebagai pengganti Izzy Stradlin sebagai ritem gitar. Sebelum di G n R Gilby ada di grup Kill for Thrill yg kasetnya juga pernah dirilis di Indonesia.
Rekan G n R-nya kala itu, Slash, ikut menyumbang solo gitarnya di lagu. Di album debut ini Gilby menyajikan lagu-lagu yang Rock n Roll, jauh dari kesan G n’ R. Salah satunya ada cover lagu Dead Flower dari Rolling Stones. Jujur saya baru nyimak lagu ini di kaset ini wl kakak saya ternyata punya versi aslinya di kaset the best Mick Jagger keluaran Pan Audio. Axl Rose, koleganya di G n’R juga, ikut menjadi penyanyi latar di lagu ini yg jelas langsung dikenali dari lengkingan suaranya.
Saat itu sepertinya kaset ini tak meledak, walau komposisi lagu2nya sebenarnya bagus, mungkin karena banyak orang berekspektasi terlalu tinggi dgn mengira akan mendengar lagu2 G n R yang baru.

gw - gilby_3

Hits of Queen rekaman Metro

April 26, 2015

Andria Sonhedi

     Akhirnya setelah Maret kemarin saya gagal ke Pasar Yaik Semarang untuk bertemu mas Achmad, pada Kamis  23 April kemarin terlaksana juga niatannya.
     Sebenarnya Minggu tanggal 15 Maret lalu saya sdh hampir sampai Semarang setelah pulang dari acara di Purwodadi. Mumpung cuma 1,5 jam ke Semarang saya memutuskan untuk mampir ke pasar Yaik, tak lupa mengontak mas Achmad. Sayangnya walau kita sdh berusaha hati-hati namun Tuhan jugalah yg menentukan. Entah mengapa baru sampai Demak rasanya kok mata saya berat, memang malamnya saya ikut acara persiapan Car Free day paginya hingga jam 24.00 lalu jam 5 pagi sudah harus mulai persiapan acara. Saya sdh sempat berhenti dan istirahat di luar mobil, saya mmg sendirian, lalu setelah merasa segar nyopir lagi karena cuma 1./2 jam lagi saya sampai Semarang. Sayangnya setelah itu saya kok tidak ingat lagi tahu2 mata saya terbuka dan saya ada di jalan sebelah kanan mendekati devider dan ada bis mini yang berhenti. Saya berusaha ngerem tapi tetap juga nabrak bemper bis tadi. Belakangan saya baru tahu kl saya sdh sampai di pertigaan terminal Semarang. Akhir cerita saya harus mengganti kerusakanbis bemper tadi, masih untung tak ada yg luka dan tak ada  aparat kepolisian yg memeriksa. Akhirnya dengan kondisi kap terlipat dan bemper hancur saya balik Blora. mas Achmad saya telpon utk membatalkan kunjungan.
     Sebulan kemudian, tepatnya 23 April kemarin, saya ada acara kantor ke Purwodadi lagi. Rencananya habis selesai acara jam 13.00 saya dan kawan2 akan balik ke Blora lagi. Sekitar jam 10 saya dapat kabar kl ayah mbak ratna,salah satu tim saya, paginya meninggal di Semarang. Akhirnya rencana pulang dulu batal lalu saya ijin utk melayat. Dari sanalah  tiba2 muncul niatan mampir pasar yaik. Untung juga mas Achmad jualan dan mau nunggu saya. Alhamdulillah kali ini nyopir sendiri lancar sampai rumah duka wl gara2 saya terlalu lama rombongan wakil kantor sdh pamit duluan.
     Pasar Yaik masih ramai walau sdh jam 4 sore, 2 lapak kaset lain di dalam juga blm tutup namun karena waktunya pendek, rombongan kantor saya nunggu di kantor wilayah yg dekat situ, akhirnya saya lakukan pemilihan secara kilat saja. Kebanyakan kaset2 lisensi baru yang saya dapat dan masih kondisi mulus.
     Tak dinyana saya dapat kaset Queen produksi Metro. Selama ini saya jarang nemu kaset Queen lama di lapak seken. Untungnya saya sdh punya semua album Queen wl dari beragam perusahaan rekaman. Semenjak saya ikut grup Queenindo-nya mas DananG saya mulai ikut nyari kaset2 Queen lagi. Kaset berjudul Hit’s of Queen ini sampulnya masih bagus tapi fotonya sdh kabur di bagian bawah. Lagu-lagunya juga standar kl kaset kompilasi, tapi toh nuansamatiknya yg saya cari :)

image

     Total ada 30 kaset berbagai macam genre: Genesis, Dream Theater, Def Leppard, White Lion, Steelheart bahkan CCR dan Air Supply :D Sayangnya saat nulis ini kaset2 saya tadi ada di kosan Blora shg tak bisa saya tampilkan. Sebenarnya mas Achmad menawari kaset2nya yg masih di rumah. Lha ini yang masih harus nyari hari baik dulu.

Kaset Hard Rock versi BillBoard

April 26, 2015

Andria Sonhedi

Ini sambungan tulisan saya ttg berburu kaset di pasar Yaik Semarang bulan Februari lalu.
Kebanyakan rekan2 di sini mengomentari kaset shg menemukan kaset keluaran Billboard kualitas suaranya jelek sehingga banyak yg menghindari untuk membelinya. Saya juga sepakat karena hampir semua kaset Billboard saya baik yg beli di toko atau lapak seken kondisinya mmg demikian. Saat kaset2 seken masih banyak pun saya jarang beli terbitan Billboard karena semata-mata tak tertarik grup yang ditawarkan atau sdh punya produksi perekam lain.
Seiring berjalannya waktu yg membuat saya sulit menemukan kaset seken lama akhirnya saya beli juga kaset2 yang jaman dulu tak pernah saya beli. Apapun perekamnya saya beli, utamanya kaset album bukan kompiolasi, termasuk juga keluaran Billboard. Makanya saat di lapak mas Achmad Semarang menawarkan 4 buah kaset Billboard dari grup hard rock tetap saya ambil. Khusus kaset Vandenberg-Alibi saya hanya suka kover albumnya yang benar2 ingin saya miliki sejak lama. Pernah juga muncul di lapak mas Herman Bringharjo jaman dahulu kala, cuma saat itu tak saya beli karena isinya tidak menarik. Lucunya di kaset Scorpions-Love at the First Sting side B-nya ada sedikit lagu Vandenberg dari album lain sebagai tambahan. Kaset Y&T -Live pernah saya punya, saat itu terbitan a Private Colklection, tapi lalu saya tukar tambahkan karena cuma ada 2 lagu yang nyantol. Untuk Dokken saya sudah mempunyai the bestnya produksi Rockshot makanya jaman dulu saya tak mencoba membeli albumnya, kalau sekarang jelas saya ambil tanpa mikir :)
Ada lagi ciri lain Billboard yaitu stiker transparan “New 85″ atau tahun kaset itu muncul sbg New Release.

CIMG9489

Kaset Kompilasi dari Pasar Yaik Semarang

April 26, 2015

Andria Sonhedi

Alhamdulillah pak gatot sdh bisa mengupload tulisan2 rekan2 lagi :)
saya mau mengangkat cerita lama dulu.
Tanggal 10-11 Pebruari lalu saya dapat tugas ke Semarang lagi. Walau menginap satu malam namun kali ini saya tidak menyempatkan diri mencari kaset di RM Padang Jaya. Selain karena lelah juga karena sedang tak tertarik membongkari kaset2 yang kebanyakan lagu pop. Saya lebih memilih ke pasar Yaik saja tanggal sebelasnya sehabis acara rampung.
Saat saya ke sana ke-3 penjual kaset ada semua tapi ternyata yang ada tambahan cuma lapak mas Achmad. Kali ini mas Achmad menyodori banyak kaset kompilasi lama maupun lama sekali ke saya. Kebanyakan keluaran Atlantic Record, seri heavy slow rock, yang memakai cover album sebuah grup hard rock sebagai ilustrasi.
Sebenarnya saya tak terlalu tertarik dengan kaset kompilasi, Saya lebih suka kaset album sebuah grup, wl mungkin hanya satu atau dua lagu yang saya suka. Selain itu pilihan lagu di kaset2 kompilasi jarang yang saya kenal & tak tahu enak didengar atau tidak. Namun demikian karena saat itu tak banyak yg bisa saya beli (he he he) saya ambil juga kaset kompilasi. Dari 3 kaset ini ternyata ada 1 kaset terbitan Cashbox (tengah) yg isinya malah lagu Sweet Pop. Itu gara2 saya tak mencoba karena masalah waktu. Kaset kompilasi terbitan AR isinya benar semua. Saya cocok dengan yang C-90 bergambar grup Europe. Satunya lagi (Heavy Slow Rock Part 7) saya beli karena semata-mata memakai cover album Scorpions yang dibuat oleh alm. Storm Thorgersen/Hipgnosis. Kover album ini sampai dibuat versi “aman” dan itulah yang muncul di Indonesia era lisensi.

CIMG9618
Tentu saja selain kaset kompilasi tadi ada beberapa kaset seken baik baru atau lama yang saya beli. Gara2 sudah nemu lapak mas Achmad ini saya sekarang tak terlalu sedih kl harus pergi ke Semarang, walau ada juga kisah sedihnya yg akan saya tulis di lain waktu.

Silaturahim ke Ketua KPMI

April 22, 2015

Eddy Irawan

Kemarin malam (7 april), saya berkesempatan main ke rumah pimpinan komunitas pencinta musik indonesia (kpmi). Sekian tahun hanya mengenal via progring dan blogging, akhirnya bisa juga mengenal beliau lebih dekat.

Pembicaraan kita apalagi kalo bukan seputaran dunia musik dan kaset. Bahkan saya diberi keleluasaan untuk menyidak koleksian kaset di kamar pribadi sang maestro.

Terimakasih atas jamuan dan penerimaan yg sangat akrab. Saya sangat menghargai silaturahim kita, Pak Gatot Triyono!

IMG-20150407-00284

8 April 2015


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 187 other followers