Oleh: Noviar Hidayat
Hari ini tanggal 18 juni 2013, Paul McCartney genap berusia tujuh puluh satu tahun. Paul adalah satu dari sedikit musisi yang masih eksis di usianya yang sudah lanjut. Tahun ini pun Paul McCartney masih konser di beberapa negara, seperti di Brazil. Kapan ya ke Indonesia? Hehehe….
Sudah sekian lama saya menjadi penggemar The Beatles, awalnya saya kurang tertarik dengan proyek solo masing-masing personelnya. Tak banyak lagu yang saya kenal dari solo karier John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, maupun Ringo Star.
Setelah mengoleksi seratusan lebih kaset The Beatles, saya mulai mengumpulkan juga kaset-kaset album solo personel The Beatles. Dari beberapa kaset Paul McCartney yang saya punya, kaset The Best Of Paul McCartney produk AQUARISU-lah yang membuat saya suka dengan solo albumnya Paul. Menurut penglihatan telinga saya Paul lebih progressive dari pada John ataupun George.
Kaset ini saya dapat akhir tahun kemarin waktu saya ngantar ‘mantan pacar’ saya ke Bandung. Saat istri saya sedang ada acara diklat saya jalan-jalan keliling Bandung naik angkutan umum. Saat sampai di Dago saya lihat ada persewaan sepeda yang murah-meriah, Cuma 3000 perak per jam. Tanpa pikir panjang saya langsung sewa dengan jaminan KTP. Dari dago saya gowes keliling Bandung menuju Cihapit. Saya belum pernah kesana sebelumnya. Dengan bekal mulut, saya tanya sana-sini akhirnya ketemu juga pasar loak di daerah Cihapit. Ada beberapa lapak kaset disana, tapi gak terlalu banyak. Ada beberapa yang jual CD dan PH juga. Setelah tengok sana tengok sini saya cuma ambil beberapa kaset The Beatles dan satu kaset Paul McCartney ini.
Kaset ini saya beli hanya 5000 rupiah, tapi isinya top-markotop.
Track List:
A
Goodnight Tonight
Waterfall
London Town
Band On The Run
Another Day
Uncle Albert/Admiral Halsey
Venus and Mars
B
Coming Up
Silly Love Songs
Live And Let Die
My Love
Mull Of Kyntire
Listen To What The Man Said
Mrs. Vanderbilt
Dibuka dengan Goodnight Tonight, lagu ini agak nge-pop isinya kurang lebih seperti party-party atau semacamnya, dengar lagu ini saya malah jadi ingat lagu Teak Boys-nya ABWH…. Lagu berikutnya Waterfall, suara Paul manis banget diiringi petikan gitar akustik bercerita tentang orang yang hampir putus asa dan bunuh diri di air terjun gerojogan sewu…hehehe… London Town lagu cerita tentang suasana Kota London jadi ingat lagu Penny Lane dari album Magical Mistery Tour ciptaan Paul juga…
Band On The Run, wah lagu ini paling nge-prog menurut saya, dibuka dengan petikan gitar maut beberapa bar, disusul dengan vokal Paul yang lembut berlanjut dengan irama-irama yang berubah-ubah. Menurut saya gak beda jauh dengan Bohemian Raphsody nya Queen.
Selanjutnya lagu yang nge-prog (menurut saya lagi) yaitu Uncle Albert/Admiral Halsey.
Lagu ini mengingatkan saya dengan lagunya Genesis, “Back In N.Y.C.” di reff terakhir suara vokal Paul berubah karakter seperti Peter Gabriel saat menyanyikan, “If I couldn’t porcupine….“ di lagu ini juga ada suara efek hujan…. cocok banget disetel pas musim hujan begini.
Live And Let Die, ini lagu juga bikin mbrebes mili kalo lihat video-nya di Youtube saat Paul konser membawakan lagu ini. Dengan efek suara ledakan-ledakan yang menggelegar, bikin adrenalin muncrat kemana-mana. Ya jelas, ini kan lagu OST James Bond tahin 1973. Coba bandingkan dengan yang dibawakan GNR, mana yang lebih nge-rock?
Lagu terakhir yang saya suka yaitu Mrs. Vanderbilt. Reff lagu ini “ Ho, hey ho” adalah kebalikan dari “Oh yeh, oh” yang bertebaran di lagu-lagu The Beatles.
Kaset ini juga melengkapi koleksi saya. Sebelumnya saya sudah punya The Best George Harrison versi AQUARIUS seperti ini juga.
Tinggal mencari The Best-nya John Lennon dan The Best-nya Ringo Starr yang seperti ini biar komplet empat kaset solo personel The Beatles. Ada gak ya?
At Last,
Happy Birthday Sir James Paul McCartney!!!
Singaraja Bali, 18 Juni 2013.
NB:
Kaset-kaset TheBeatles koleksi saya akan saya ulas, insyaAllah mulai setelah lebaran sepulang saya dari Singaraja ke Tegal.















