Edaaaan …..koleksinya dahzyat! Mini progring ini sedang berjalan saat ini …
Salam,
G
JrènG!
Akhirnya mini progring digelar di Yogya antara ustad GT dan ustad Koh Win …. Selamat ya!
Liputan Koh Win:
Hari ini ada momen yang luar biasa karena pakde Gatot Triono ada acara di Jogja selama 3 hari. Namun beliau begitu padat acaranya sehingga memutuskan untuk mengadakan progring dengan saya hanya memanfaatkan waktu menunggu keberangkatan pesawat, yaitu 1 jam sebelum pesawat berangkat kita berjumpa di Rumah Makan Pujasera bandara Adi Sucipto Jogja. Luar biasa singkat namun sungguh berkesan. Tadi pagi jam 10 beliau sms kalau sudah di tempat, sementara saya dengan motor meluncur ke lokasi hanya butuh waktu 30 menitan, tidak kesulitan saya menemukan beliau yang sudah saya kenal lewat foto di blog ini, begitu saya sapa beliau reflek langsung menyambut saya dengan pelukan yang hangat seperti bapak dan anak yang lama gak bertemu, saya memang lebih tepat menjadi anak beliau karena usia kami yang terpaut 20 tahunan…setelah pesan makanan dan minuman kita langsung ngobrol banyak hal seputar kaset, koleksi masing masing, juga beliau ulas panjang lebar KPMI, perkenalan beliau dengan blog gemblunk ini, dan tentunya tak ketinggalan kita ‘ngrasani’ pemilik blog ini yang luar biasa menjadi panutan umat yaitu ustadz Gatot Widayanto yang kata pakde Gatot sangat humble,smart dan membumi….wah tuobz tenan….tak terasa waktu harus memisahkan kami karena pakde Gatot harus segera masuk ke pesawat….maka kami berpelukan sekali lagi sebelum berpisah dan tentunya berfoto dulu seperti pesanan Om G…oh ya saya dapat oleh oleh dari pakde Gatot Triono kaset Leo Kristi album Nyanyian Tambur Jalan…..tuobz banget…maturnuwun pakde…
By: Eddy Irawan
Usai progring #10 di cafe Corelli sabtu sore kemarin, saya mendapat tugas dari bos M4L utk meliput acara Records Fair di Kemang. Karena ini titah sang baginda, maka laporan singkat berikut adalah bukti kepatuhan dari titahnya. Tanpa menunggu lagi, berangkatlah saya dengan mas Yuddi, dan mas Danang yg kebetulan mau ke Kemang dengan tujuan berbeda.
Syahdan, di kampung Kemang, tepatnya di warung yg dinamai Ecobar selama 3 hari (5-7 April 2013), diadakan perhelatan yg bernama resmi “Demajors Records Fair”. Pada acara ini, para peserta yang rata2 adalah kaum petani dari jabodetabek, ramai2 memajang hasil bercocoktanamnya. Ada petani piringan hitam, cd, dvd, buku musik, kaset bahkan t-shirt.
Beberapa petani yg biasanya menjajakan hasil tanamnya di taman puring, blok m square atau melalui online, semua berkumpul di kampung ini. Saya bahkan ketemu dengan eks petani jatinegara disini. Jadi harap maklum kl lapak2 mereka di tempat asal ditutup selama 3 hari ini.
Untuk pembeli yg terbiasa dengan harga pertemanan, akan terkaget2 dgn harga disini yg bisa dua-tiga kali dr harga lapak petani biasanya. Namun semuanya tergantung cara kita menawar harga dan kualitas barang yg kita inginkan. Misalnya di lapak Gunawan, sy bs dapatkan beberapa kaset dgn harga di bawah yg biasanya dijual via online.
Ada juga lapak yg menawarkan harga 50ribu utk 3 kaset (jadi ingat masa2 ketika harga kaset ada yg dijual seribu tiga); atau lapak eksklusif petani ph. Cd-cd yg dipajang juga lumayan variatif. Saya dpt cd Traffic ‘on road’ dgn harga 90ribu perak; Rory Galagher 70ribu perak. Semuanya dalam kondisi sangat terawat.
Lumayan, saya kebagian sekian belas kaset plus 2 cd, mengobati kekecewaan setelah ‘pengijon’ asal surabaya melahap habis panenan kelas satu di sawah sekitar Menteng.
Bagi para punggawa dan jelata yg blm sempat ke hajatan ini, saran saya untuk dapat mengunjunginya, terutama peminat ph. Ada banyak sekali ph-ph rock klasik yg ditawarkan oleh petani disana. (Mas Danang, ph Queen dan Rush lumayan banyak lho)
Demikian paduka Baginda GT, laporan hasil kunjungan hamba ke kampung Kemang. (e)
**laporan ini dibuat selama perjalanan cgk-btj on board, 08.56-11.15 wib sambil nyetel 2 kaset (memory heavy hits 1 Yess dan marillion ‘misplaced … Privcol) hasil jarahan di hajatan Kemang via walkman Teac seri PP 34.
Alhamdulillah …hajatan ProgRing #10 akhirnya terselenggara dengan baik dan lancar. Saya berangkat agak telat dan sempat SMS mas Herman yang biasa datang jam 11:00 tepat, dan juga mas Yuddi. Ternyata beliau berdua akan hadir jam 13:00 sesuai dengan kehadiran mas Eddy. Saya sampai di parkiran sepeda Blok M Square jam 11:30. Setelah mengeringkan keringat, saya turun ke basement menemui lapak Udinese. Ternyata hanya Udin lah satu2nya lapak yang buka karena lapak lainnya pada ikut Kemang Record Fair.
Tak lama kemudian bung Noor Qodri sampe dan disusul hampir bersamaan dengan pak Gatot Triono. Karena sudah menjelang saat adzan Dzuhur maka kami bertiga ke mushalla di basement shalat berjamaah.
Setelah itu kami duduk di Corelli dan ternyata Bro Apec hadir juga dengan maksud untuk mengambil PH Harry Noerdie yang ia pesan dari Udin dan ternyata Udin belum hadir. Akhirnya mas Yuddi dan mas DananG hadir ….dan singkat cerita sekitar jam 13:30 sudah lengkaplah 8 orang. Saya gak menduga yang bisa hadir sebanyak ini karena tadinya saya kira pada gak bisa semua. Terima kasih banyak atas kehadiran temen2 semua, termasuk mas Hendrik yang baru saja vertigo sudah berani hadir. Salut!
Seperti biasa, diskusi mengalir free-flow tak ada format yang mengatur. Sepanjang yang saya tahu dan ingat, inilah yang dibicarakan:
GALLERY:
Siapa lagi hadir?

ProgRing #10 – Mark II (Bro Apec left the band for future prog career with another band called the Garuda Montor Mabur) …Ki-ka: Gatot Tri, Eddy Irawan, DananG, Yuddi, Hendrik, Herman, Noor Qodri, GW

Mas Herman sibuk berbagi kebahagiaan dengan anggota blog lainnya melalu album2 Indonesia dahzyat ….sekalian bagi2 undangan buat ultah TMII tgl 20 Apr 2013

Suasana gayeng dan akrab diskuri ProgRing #10 … Mas Eddy membawa bakpia khas Aceh karena nopia out of stock di Aceh …

Peter Gabriel “So” versi lokal … Cover Peter Gabriel disinyalir nyontek cover ini mengingat ini album terbitan tahun 60an …. Dijarah oleh Bro Apec …

Kaset kompilasi MUSTANG. Hayo mas Hendrik yang mana? Yang bisa nebak dapet PH Styx dari mas Hendrik …. Yang boleh nebak yang kemarin gak hadir ProgRing #10 …..
Meski ini sebenernya sekedar pertemuan saya dengan bro Apec namun tetep aja nuansamatik memorable sepanjang hayat nasih dikandung badan …
Dan … lihatlah barang jarahannya …. Sungguh t.e.r.l.a.l.u ….!
Wis …pokoke bro Apec adalah Kolektor kelas kakap! Saluuuut ….!
Salam,
G
JrènG ….!!!
Hari ini jadwal gowe ke Depok dan seperti biasa, bila menggunakan sepeda nuansamatik Mongoose The Crossway 425, saya selalu menggunakan mini loudspeake di setang. Pagi tadi menunya Muse album 2nd Law tapi sdh bagian track akhir. Setelah itu ternyata nyambung ke Rewiring Genesis “The Lamb Lies Down on Broadway”. Whoooaaaa!!! Semakin semangatlah gowes saya … Kadang setiap kayuhan sambil ikut Nick d’Virgilio nyanyi “echoes of the broadway ever glades …. With a mythical madonnas …” Wis ora apal lirik pokok melu nyanyi! Kadang juga dikombinasi dzikir biar gowes terasa enteng ….
Siang ini balik dari Depok dengan diawali Carpet Crawler ….nikmaaadzzzz …. Udara panas menyengat tiba2 jadi mendung … Pas di Lenteng Agung mulai gerimis. Alhamdulillah juga pas adzan Ashar …. Yaudah langsung mampir shalat BMW di masjid Al Kubro di Lenteng Agung. Kasihan juga masjid ini, yang adzan dan jadi imam orangnya sama. Jamaahnya sebagian besar pelintas seperti saya. Masya Allah …kemana aja masyarakat muslim sekitar masjid megah ini? Bukannya shalat wustha (Ashar) itu dianjurkan banget oleh Kanjeng Nabi agar berjamaah?
Setelah shalat ternyata hujan tambah kenceng … Yawda…dinikmati aja santai di masjid Al Kubro ini. Padahal perjalanan masih 18 KM lagi. Ya beginilah nikmatnya bersepeda….kudu latihan bersabar, gak seperti naik mobil yg anti hujan. Namun kalau naik mobil suka sulit shalat BMW di Jakarta ini karena macet dan terbatasnya lahan parkir …. So, sepedahan is the best!
Yo wis lah …saya nikmati aja hujan di sore hari ini di sebuah mesjid yang baru pertama kali saya kunjungi … Subhanallah ….
Something is no longer solid in the air ….
And the rain waters keep falling down ….
Oh what a life!
Setelah hujan reda, lanjut gowes !!!!
JrènG!
Salam,
G
JrènG!!!
Barusan terima sms dari bro Apec von Suroboyo yang mengabarkan tgl 5-6 April beliau berada di ibu kota NKRI. Hal ini juga bertepatan dengan mas Eddy Irawan von Aceh yang akan berhubungan-industrial-ria di Jakarta pada tanggal 6 April 2013.
So? Tak ada alasan untuk tidak ketemu ….makanya kita perlu kumpul lagi. Setuju???
Untuk tempat, saya harus menghormati the two kaset-hungry gentlemen diselenggarakan di Corelli lagi karena terletak di sentra kaset ….
Mohon konfirmasinya, siapa aja bisa hadir …..
Salam,
G
Halo teman2ku yang baik dan lucu …
Sekurangnya dalam waktu dekat yang lalu kita sudah bertemu di proring nomer 7,8 dan 9 dimana ada dua tempat yang digunakan: Corelli Cafe di Blok M Square dan Taman Mini Indonesia Indah. Saya pengen mendapatkan masukan dari teman-teman terkait hal ini, sesuai dengan judul tret ini. Menurut saya pribadi, evaluasi terhadap dua jenis progring, yaitu yang bersifat bebas mengalir tanpa agenda (versi Corelli) dan bebas namun bertema (versi TMII) secara ringkas adalah sebagai berikut: (saya gunakan tanda ‘+’ dan “-” masing-2 untuk plus dan minus point).
Silakan dikomentari ya …
JRENG!
Salam,
G
JrèNG!
ProgRing #9 telah lewat secara fisik namun tak lekang dari waktu bila itu dikaitkan dengan ingatan karena suasananya begitu menancap alias nunjek ke ulu ati paling dalam …. Betul gak?
Ternyata ada hal fisik lainnya yang tertinggal …. Apakah itu? Ini adalah karena kesalahan saya karena baru menyadari hal ini kemarin (Senin, 11 Mar 2013) siang: yaitu seonggok harta karun yang seharusnya menjadi welcome gift ProgRing #9 yang merupakan kiriman dari Klaten….siapa lagi kalau bukan dari ustadz kita Koh Win!
Ceritanya, barang ini sudah saya liat dirumah dan saya biarkan karena saya pikir ini adalah seperangkat alat telpon, mengingat telpon di rumah saya rusak (pesawatnya). Saya biarkan saja karena posisinya seperti Foto 1. Nah …setelah hari Minggu siang Koh Win sms, saya bilang ya saya belum terima. Kemarin (Senin) Koh Win ngurus ke JNE tapi dijawab bahwa barang telah diterima oleh Cucun di rumah saya. Kontan saya urus dan jebulnya ya telepon ini isiya welcome gift. Setelah saya balik (Foto 2) baru dah adah JNE nya dan ada tulisn “YES!” ….ya ampuuuuun…. Maaf banget ya Koh Win.
Isinya apa? Ini dia ada di Foto 3 …. Yang jelas kasetnya buat mas Hippie. Lainnya? Hayo ..siapa minat???? (Khusus bagi yg kemarin hadir tentunya)