Archive for the ‘Event’ Category

It’s only Rock’N Roll, but I Like It

March 19, 2014

DananG Suryono

Rolling Stones merupakan cinta pertama dengan musik rock, sebagai remaja Solo yang baru masuk SMP di tahun 1977, setiap berangkat dan pulang sekolah saya selalu melewati kawasan Baluwarti. Setiap melewati benteng yang mengelilingi baluwarti selalu mata saya menatap graffiti di tembok kokohnya , bertuliskan It’s Only Rock’n Roll dengan gambar logo lidah terjulur. Sebuah graffiti yang melekat di benak saya tanpa mengerti apa makna tulisan itu.

Berbekal majalah aktuil koleksi Om saya, saya mulai tahu tentang logo ilat melet itu, dan saat saya pindah ke kota Padang, saya berkenalan dengan video betamax Gimme Shelter yang bertutur tentang konser penuh huru hara di Altamont Speedway tahun 1969, serta kaset The Rolling Stones Still Life American Concert  rilisan AR, saat itulah kesukaan saya terhadap Rolling Stones mulai terbentuk, dan semakin menjadi saat saya punya serial kaset Rolling Stones the Platinum Album vol 1-17 rilisan Billboard. Ditambah provokasi tentang konser Rolling Stones di majalah Vista, saya pun semakin menikmati Stones, sehingga saya pun mempunyai suatu impian saat remaja “suatu saat saya bisa nonton Rolling Stones”

Kaset Still Life rilisan AR

Kaset Still Life rilisan AR

 

Tahun berlalu, ragam musik yang saya cerna semakin beragam, dan bergabungnya dengan milis m-claro semakin membuat candu mengkoleksi CD dan menonton konser semakin kronis, namun Stones tetap tidak terlupakan. Ratusan konser sudah saya nikmati secara langsung, namun justru Rolling Stones, Queen dan Rush malah belum bisa saya tonton secara langsung. Khusus Rolling Stones hingga tahun lalu rasanya kesempatan menonton pun semakin meredup saat justru menjelang di usia setengah abad mereka berkarir di dunia music rock,  terjadi pertikaian antara duet maut Mick Jagger dan Keith Richards. Saya membathin rasanya stones yang sering dianggap band paling banyak mengumpulkan uang itu tidak akan pernah manggung lagi.

Harapan pun muncul saat Richards dan Jagger kembali akur dan melakukan konser merayakan 50 tahun kehadiran Rolling Stones, tapi mau nonton dimana?, Eropa & Amerika rasanya mustahil untuk saya jangkau. Namun tiba-tiba di twitter Stones berkicau akan konser dengan tajuk 14 On Fire tour, dan salah satunya memunculkan Singapore tgl 15 Maret 2014 sebagai salah satu persinggahan mereka, wah…sayapun segera berdiskusi dengan pasangan setia saya setiap nonton konser merangkap menteri keuangan dirumah tentang rencana ini. Namun belum selesai kami mengkalkulasi, tiba-tiba Singapore hilang dari web resmi Rollingstones.com dan rasanya ada celah bahwa Jakarta akan merebut tempat itu. Namun saya sungguh galau dan terombang-ambing dengan pertanyaan di benak “ya kalau iya, kalo nggak gimana?”. Dalam galau itu pada group whatsapp mas Nelwin menawarkan saya untuk bareng nonton di Macau saja dan tidak berspekulasi dengan Singapore, mengingat penjualan tiket yang seperti kacang goreng sepulang kerja saya segera berdiskusi dengan istri. Rupanya kegalauan saya terbaca oleh istri saya, dan dengan lembut menyuruh saya untuk ke Macau dan biar cukup istri saya tidak ikut. Sungguh berkaca-kaca mata saya dengan ucapan pasangan hidup saya yang berujar “kapan lagi bisa menonton legenda kamu?”

Besoknya segera saya kontak mas Nelwin , dan saya dapatkan konfirmasi bahwa sudah ada 4 tiket dan atas kebaikan mas Nelwin dan mas Surjo, didapat rencana perjalanan, booking tiket pesawat, hotel dan tetek bengek lainnya.

3 bulan lebih menjelang hari-H, saya putuskan untuk mengurangi pengeluaran sekunder, sehingga selama 3 bulan itu praktis jarang membeli CD/DVD/Kaset hingga buku dan rekreasi lainnya agar bisa memenuhi impian nonton legenda hidup ini. Untunglah sedikit konser yang ada pada awal 2014, hanya band oldschool thrash metal Havox dan Java Jazz yang saya tonton dengan strategi membeli tiket presale dan early bird biar lebih murah.

Audio Video

Audio Video

 

Di sela kesibukan kantor setiap hari lagu-lagu Rolling Stones dari album 12 x 5 hingga Shine A Light terus berkumandang dari computer saya, sehingga aroma lagu-lagu beraroma Blues dan Rock N Roll setia menemani kesibukan sehari-hari.

Disamping itu sesampainya di rumah sambil tiduran saya memutar DVD/Bluray Stones mulai dari Gimme Shelter, Stones at the Park, Lets Spend The Night Together, Voodo Lounge, Stones at the Max, Four flicks, Biggest Bang, Shine a Light hingga konser terbaru mereka tahun lalu Sweet Summer Sun.

Saat Singapore akhirnya kembali masuk kedalam agenda tour 1 bulan yang lalu, saya sudah tidak memikirkannya lagi, saya hanya berfikir Macau aku khan datang

Akhirnya saat yang dinanti pun tiba, kami berlima berangkat dari Jakarta sabtu dini hari menuju Manila. Dalam penerbangan selama 5 jam rasa gelisah saya muncul, rasa gelisah seperti saat mau ketemu pacar yang saya rasakan. Setelah sampai Manila kami sempat keluar dijemput mas Amrullah teman SD mas Surjo yang bekerja disana, Setelah mampir sarapan di Saturday Market Makati dan Rizal memorial Park jam 11.00 kami kembali ke Bandara Ninoy Aquino untuk melanjutkan perjalanan ke Macau.

Rizal Memorial Park

Rizal Memorial Park

Sesampainya sore hari kami disergap hujan dan cuaca dingin di Macau dan setelah check ini ke Hotel, malam itu kami menuju Cotai Arena tempat Stones konser besoknya. Beruntung kami langsung bisa menukarkan ticket dan bisa membeli  official merch yang sudah dijual di lapak hotel Venetian tempat Cotai Arena berada.

Ticket & Merch

Ticket & Merch

Hari H, setelah check out dari hotel, sedikit wisata dan kulineran sampai sore, kami segera menuju venue yang ternyata sudah ramai. Sempat kebingungan mau nitipin koper/backpack kemana?, ternyata konser ini menyediakan fasilitas penitipan yang bagus. Setelah penitipan selesai kami ngopi dan bertemu dengan beberapa teman dari Indonesia (ada pasangan yang dating khusus dari Tasikmalaya khusus untuk Stones). Jam 19 waktu setempat, pintu dibuka dan kami masuk ke venue. Suasana masih lengang dan tidak perlu rebutan masuk, karena kursi penonton telah diatur sesuai ticket. Kami duduk di balkon belakang, cukup jauh dari pentas, namun keberadaan layar raksasa sangat membantu kami.

 

Layout venue

Layout venue

 

Pukul 20.40 molor 40 menit dari skedul, lampu menyala merah darah dan setelah intro perkusi MC mengumandangkan “Ladies and gentlemen  please welcome The Rolling Stones”, Mick Jagger, Keith Richards, Ron Wood, Charlie Watts dengan additional player Darryl Jones (bass), Bobby Keys dan Tim Ries (saxophone), Chuck Leavell (Keyboard/Piano), serta Bernard Fowler dan Lisa Fischer muncul dan langsung membuka pertunjukan dengan Jumpin’ Jack Flash yang segera membuat air mata bahagia saya tanpa sadar menetes), disusul It’s Only Rock N Roll.

Rolling Stones + Mick Taylor

Rolling Stones + Mick Taylor

Konser ini juga mempunyai bintang tamu istimewa, mantan gitaris Rolling Stones Mick Taylor juga turut meramaikan konser ini. Pertunjukan selama sekitar 2 jam ini pun di akhiri dengan lagu ke 19, Satisfaction. Sungguh kagum saya dengan Mick Jagger cs, di usia lebih dari 71 tahun, mereka sungguh masih sangat tangguh, melebihi banyak musisi yang patut menjadi cucunya. Komitmen dan Konsistensi mereka sungguh luar biasa. Lebih 5 dekade berada pada music rock. Selalu hadir dalam berbagai perubahan warna musik, Rolling Stones tidak memainkan musik yang rumit dan njlimet, mereka main dengan arwah blues dan rock’n roll namun sungguh melekat ke banyak orang di dunia.

 

Mick Jagger, Ron Wood, Keith Richards, Mick Taylor dan Charlie Watts

Mick Jagger, Ron Wood, Keith Richards, Mick Taylor dan Charlie Watts

Sungguh saya mensyukuri nikmat Allah telah diberikan kesempatan meraih impian ini. Dengan shuttle bus gratis, kami menuju Terminal Ferry untuk melanjutkan perjalanan panjang  Macau-Hongkong-Manila-Singapore-Jakarta.  1 kali penyeberangan ferry, 3 kali ganti pesawat tanpa tidur sejak konser. Perjalanan kembali ke Jakarta sangat melelahkan, namun sungguh memuaskan. Dan begitu sampai Jakarta, saya sempatkan mampir ke nasi Kapau Kramat. Memang kota yang kami singgahi sungguh teratur, dan asri, namun untuk  menjalani hidup dan urusan kuliner, sungguh saya cinta Jakarta.

Terima kasih mas Nelwin, mas Surjo dan Nyonya serta mas Oggy atas pengalaman  menggapai impian ini. It’s only Rock’NRoll, but I like it.

Turut Berduka Cita

March 16, 2014

Mas Kukuh Tawanggono,

Kami,  saya dan sekaligus mewakili warga guyub di blog ini,  turut berduka cita atas meninggalnya ibunda tercinta kemarin jam 2:30. Semoga beliau khusnul khatimmah dan bila ada dosanya diampuni oleh Allah subhanahu wa ta’ala serta keluarga yang ditinggalkan diberi sabar dan tawakkal. Aamiin Ya Rabbal alamiin.

Seperti kita semua pahami bahwa semua yang hidup pasti mati,  suatu hari kita pun akan menyusul seperti ibu mas Kukuh. Kejadian kematian ibu mas Kukuh ini sabagai pembelajaran bagi kita untuk mempersiapkan diri bila panggilan kematian tiba.

Salam hormat,

Gatot Widayanto

KPMI Bersama Albar dan Ian

March 13, 2014

Foto ini kiriman mas Gatot Triono sang dedengkot KPMI. Di foto ini ada pak Alfie (sedang memberikan pengarahan) dan pak Gatot Triono (berdiri bertopi). Ini tentunya buat menyemangati mas Kukuh menulis ulasan GodBless …

Albar & Ian

-

 

 

KPMI di Ultah Rolling Stone Indonesia

March 12, 2014

Gatot Triono

Foto 1

Foto 1

-

Display 1

-

Display 2

-

Foto 4

Foto 4

-

CIMG1117

-

AKTUIL

-

 

I Don’t Know What To Say

March 9, 2014

Khalil Logomotif

Tadi siang saya sampe dari bandung, turun di pangpol, masuk hotel, cari kapucino disepel, dan jalan ke besmen blok m sekuer. Keliling beberapa lapak, dan nyangkut di lapak buyung….pilih sana pilih sini…..setelah terkumpul beberapa kaset…..saya terkejut dengan satu kaset…..

….saya ngga tau harus bilang apa…..saat saya dapetin kaset ini, setelah sekian puluh tahun, saya dipercaya untuk dititipin kaset ini. Dari sini saya pertama denger the hymn. Dulu saya dapetin dari hasil merekam kaset temen saya, yg juga adalah hasil rekaman dari kaset aslinya. Tentu tanpa kaver, titlenya hanya ditulis dgn pulpen boxy disampul kaset kosong sony c-90. Konyolnya, dulu saya sama sekali ngga tau kavernya gimana.

Saya nongkrong lama di cetarbak untuk memandang mandangin kaset ini, kaset yg lain malah jadi ngga begitu saya perhatikan.

Thanks God, saya telah dipercaya untuk dititipi kaset ini…memang kemaren kemaren saya masih belum pantes untuk dititipi yg ini. Thanks God……i dont know what to say…selain terima kasih.

image

Khalil Logomotif

Berbagai Gaya dalam ProgRing #14

March 9, 2014

Progring terakhir kemarin masih menyisakan beberapa foto tang perlu saya upload terkait beberapa gaya peserta progring mengikuti khusyu’nya diskusi siang hingga sore pada tanggal 22 Feb 2014 yabg lalu. Pada awalnya saya bertemu dengan kenalan baru yang sama2 mengunjungi Corelli pagi itu bernama mas Danu Aji yang ternyata adalah seorang audiophile sejati. Kemudian ada mas Hardi dan pak Alfie yang sudah sebelum jam 11 hadir meski hujan deras.

image

Mas Danu Aji, pakar per”tabung”an …. Musiknya apa aja pokoknya asal TABUNG aja …pasti oye!!!

-

image

Pak Alfie yang bijak menyimak menggunakan kaos UK nya yang membuatnya makin macho aja …. Pokoke sing penting musiknya kudu YES atawa TRIUMVIRAT atawa HOOKERMAN!

-

image

-

image

-

image

-

image

-

Puokoke kudu tabung!

Puokoke kudu tabung!

-

Terkesima ...

Terkesima …

-

Mau tabung kek mau mangkok kek ...mau bejana kek ...sing penting musike kudu Claro! Toe Fat, Heep, Status Quo, Lucifer's Friend ....

Mau tabung kek mau mangkok kek …mau bejana kek …sing penting musike kudu Claro! Toe Fat, Heep, Status Quo, Lucifer’s Friend ….

-

Kalau menurut mas Hendrik: "Sing penting ngrungokno nganggo PH!" .. Mau tabung kek mau apapun ...pokoke PH!

Kalau menurut mas Hendrik: “Sing penting ngrungokno nganggo PH!” .. Mau tabung kek mau apapun …pokoke PH!

-

PH yang diakuisisi mas Hendrik saat progring itu, akan diulas segera di blog gemblung ...

PH yang diakuisisi mas Hendrik saat progring itu, akan diulas segera di blog gemblung …

-

Setelah puas makan bakpia Aceh, mas dananG kirim SMS "HOLD" ke salah satu lapak ... ha ha ha ha...

Setelah puas makan bakpia Aceh, mas dananG kirim SMS “HOLD” ke salah satu lapak … ha ha ha ha…

-

Kaset nuansamatik yang diakuisisi mas Khalil ... Aku liat beliau mbrebes mili saat mendapatkan kaset memorable ini ...

Kaset nuansamatik yang diakuisisi mas Khalil … Aku liat beliau mbrebes mili saat mendapatkan kaset memorable ini …

-

Gimana gak memorable! Dari kaset inilah mas Khalil "terpaksa" kenal sama kita2 di blog gemblung ini ... Gara2 "unknown" song by "unknown" artist ... Michael Gerutu ....wakakakakakakak ...

Gimana gak memorable! Dari kaset inilah mas Khalil “terpaksa” kenal sama kita2 di blog gemblung ini … Gara2 “unknown” song by “unknown” artist … Michael Gerutu ….wakakakakakakak …

-

Asupan Bergizi

February 27, 2014

Gatot Triono

 

Mas GW,seminggu ini sy mendapatkan asupan yg  bergizi,yang pertama kiriman dari Koh Win ,Emping Melinjo asli Klaten,sepertinya empingnya agak lain,dari segi rasa dan ketebalannya dibandingkan emping yg sering sy beli dipasar dekat rumah…kata Koh Win jangan takut,makan emping dari Klaten biarpun Setoples tidak akan terkena asam urat,kecuali makannya hanya satu atau dua emping saja,itu baru kena asam urat…hehehe..mantap.
Asupan yang kedua,kiriman dari Mas Danang Suryono, CD Gentle Giant,album Live (Playing The Fool Civilian ),terdiri dari dua Disc.kabarnya CD ini memang sudah niatkan sekitar tiga bulan yg lalu,untuk diberikan ke saya..Tengkyu..Tengkyu Mas Danang.
Semoga tambahan asupan yg bergizi ini menjadikan saya semakin sehat jasmani dan rohani..hehehe.Sekali lagi tks banyak buat  Koh Win dan Mas Danang atas kebaikan ini,semoga Allah SWT senantiasa memberikan limpahan rezeki dan juga kesehatan…salam
Ma’af Emping Melinjo nggak ada fotonya,keburu habis…hehehe..
IMG00167-20140227-1320

-
IMG00169-20140227-1322-

It’s a Kind of Magic

February 23, 2014

Khalil Logomotif

 

Ya begitulah, percaya ngga pecaya, banyak banget kind of magic yg terjadi di blok m skuer. Dulu, seperti yg sdh beberapa kali saya ceritakan, saya nyangkut ke blog ini, gara gara saya sedang nyari lagu yg saya ngga tau judulnya sekalian penyanyinya. Lagu itu adalah song for unknown heroes oleh michael cretu (kemudian jadi enigma). Nah kemarin, bgitu sampai blog m, dgn sepatu dan celana basah, saya langsung kebeberapa lapak, nah saya duduk deh di satu lapak, sewaktu saya lihat lihat (kearah depan sesuai posisi duduk saya) saya tiba tiba justru menoleh kearah samping kanan (dari arah duduk saya)…..dan..at first sight…saya melihat kaset vince neil exposes…waduuuh…itu kaset punya urusan dalem banget pada diri saya dulu (waktu masih jahiliah, surfing, nganggur dan ngga mau berubah). Beberapa lagu yg melekat, the edge, can’t change me, set me free dan forever. Masalahnya…susah banget nyari mp3 vince neil.

photo

Wah senengnya bukan maen, langsung diputer, dan bulu tangan saya pada berdiri merinding. Kemudian, entah kenapa…saya sekali lagi menoleh ke kanan…daannn….waduuuhh…saya teriak teriak…o my God..o my God…saya ngliat kaset heavy slow rock atlantic record. Haduuuuh…itu dia kaset dimana saya dengerin song for unknown heroes. Gara gara song for unknown heroes itulah saya kejerat di blog gemblung ini, mendapat banyak pengetahuan, berkenalan dengan banyak great gemblung people, bersahabat dan berbagi dgn sahabat yg penuh humble dan lucu lucu.

Langsung ambil, langsung bungkus, langsung bayar, sambil ngga berhenti bilang, you so Great, you so Great, so Nice to me (saya bilang pada Big Boss saya). Saya datang, langsung kelapak kaset yg tepat, duduk, ngliat kearah kaset yg tepat…tanpa harus ngudek ngudek nyari sana nyari sini…bener bener saya dapet hadiah. It’s a kind of magic.

Khalil Logomotif

Lapsing ProgRing #14

February 22, 2014

Meski hujan deras dan banjir melanda Jakarta,  ProgRing #14 digelar dengan suasana guyub …

image

Yang hadir:

1. Mas Khalil
2. Pak Alfie
3. Mas Hardi
4. Mas Yuddi
5. Mas Hendrik
6. Mas DananG
7. Saya

ProgRing #14: Sabtu, 22 Februari 2014, jam 11:00

February 20, 2014

JRENG!

Sebagai kelanjutan dari tret tentang kedatangan tamu agung dari Aceh, maka kita akan ber-nilai-muka lagi pada hari Sabtu ini , tanggal 22 Februari 2014 jam 11:00 di Corelli Cafe, Blok M Square, Basement.

Mari pada hadir semua agar bisa silaturahim dengan the author of Song For Unknown Heroes ….the creator of creative logo ….he he he ….

Yang sudah konfirmasi hadir:

  1. Mas Khalil
  2. Mas DananG
  3. Mas Gatot Triyono
  4. Saya
  5. (sayang mas Cosmic konfirmasi tidak hadir)
  6. Mas Budi – CONFIRMED hadir
  7. Mas Hippie (?)
  8. Mas Herman – CONFIRMED akan hadir
  9. Mas Rizki (?)
  10. Mas Kristanto (?)
  11. Mas Hendrik – sudah CONFIRMED akan hadir
  12. Mas Yuddi (?)
  13. Pak Alfie (?) …udah lama tak basuo nih pak ….ada tanu dari Aceh lho pak … hadir dunk …
  14. Mas Indro (?)
  15. Ruly Resa (?)
  16. ….siapa lagi? Mita?
  17. ….

Pokoke monggo pinarak Corelli ….

I’ll see you on the bright side of the moon …right there at Corelli …the Jakarta only prog cafe ….he he he he…

JRENG!


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 130 other followers