Archive for the ‘Counting Out Time’ Category

Heavy Slow by Rover

May 17, 2013

By: Hendrik Worotikan

Rupanya, kaset dengan titel ‘Heavy Slow’, bukan saja pernah dirilis oleh Yess dan Atlantic Records (AR), tapi ada juga yang lainnya – rilisan Rover.

Kaset dengan ciri cover berwarna coklat dan biru ini, sangat menjadi perhatian saya ketika pertama kali nya saya liat di lapak kaset milik pak Zamzani di pasar Beringharjo, Yogya, minggu lalu.
Ditambah lagi ini adalah kaset kompilasi Heavy Slow. Sebab itulah kaset ini menjadi prioritas untuk saya miliki.
Lagi pula, selama ini saya belum pernah memiliki kaset yang diproduksi Rover. Namun sejak minggu lalu, saya sudah mengoleksi paling tidak 2 kaset Rover, yakni Bee Gees In Sesame Street Fever dan HS ini.

Terdapat 14 lagu yang terekam dalam kompilasi ini. Sebagian lagunya sudah saya miliki atau saya dengar sebelumnya melalui kaset lain.

Lagu pertama di side A, diawali oleh band Highway (Stranger). Terdengar tidak terlalu istimewa, tapi lumayan lah sebagai awal dari sebuah album kompilasi. Toh…masih banyak grup-grup berikutnya. 

Band Natural Gas, berikutnya. Kalo kita simak, lagu-lagu nya kerap menghiasi beberapa kaset kompilasi. Salah satunya adalah ‘Once Again A Love Song’, tapi di kaset Rover ini mereka tampil lewat lagu ‘I Believe It’s Love’.
Kemudian, TollHouse (Goodbye). 
Hadeeeh…ini termasuk lagu yang saya suka sejak lama. Pertama kali dengar lagu ini melalui pita kaset Prambors Billboard III yang cover nya berwarna putih dan biru donker. Lagunya nge-hitz berbarengan dengan Ypsilon (Corner of My Life), Rainbow (Rainbow Eyes) juga Commodores (Three Time a Lady ), dll. Berlanjut dengan John Miles (No Hard Feelings). Nah…diingatkan bagi siapa pun yang ngga kuat hati nya…harap berhati-hati, karena hatinya bakal bisa menjadi butiran butiran debu, sangking terhanyut dalam melodi lagu nya. Hihihi.
Lagu ini pun ada juga di kaset Sweet Rock 4 produksi Perina, yang pertama kali saya dengar.

Setelah The Baby’s ( A Piece of The Action), side A di akhiri oleh The Marshall Tucker Band, yang terus terang saja baru kali ini saya dengar.

Side B – Heavy Slow rilisan Rover ini dibuka dengan sebuah lagu yang bisa membuat kita jatuh cinta.
Tampilnya Scorpion (Born To Tough Your Feelings) dengan aransemen musiknya yang menawan, diimbangi vokal yang sempurna ditambah lagi dengan adanya narasi suara perempuan berbahasa Jepang semakin menambah nilai lebih buat grup ini. 

Diawali dengan raungan gitar, Robin Trower muncul dengan ‘Long Misty Days’. Instrument gitar elektrik mendominasi sepanjang lagu.
Masih dengan instrumen gitar, yang juga mengawali intro di lagu Popol Ace ( Music Box). Ngga perlu banyak komentar karena lagu ini memang asyik.

Kayak (Where Do We Go From Here), merupakan lagu pamungkas pada side B, setelah sebelumnya ada Partner (City Light), Eddie Money (Save a Little Room Your Heart For Me) dan Journey (Winds of March).

Sesuai dengan namanya Heavy Slow, secara keseluruhan lagu-lagunya tidaklah terdengar lembut. Namun dengan suara dan aransemen musik dari grup-grup rock yang berjaya di tahun 70-an ini mampu menyihir dan menyentuh sanubari bagi siapapun yang mendengarnya.

Mas G yang baik, terima kasih.

Salam

Hendrik Worotikan 

Galeri Foto Tape Deck

May 13, 2013

Seneng juga liat bermacam tipe tape deck jadul seperti ini:

image

TEAC di Udinesse Shop

image

AKAI di Udinesse Shop

image

Yth pak Gatot
Nak 600 setelah dikombinasikan dg Soundcraftsmen dan Sansui AU 7900 lumayan “Crazy ” juga suaranya waktu nyetel tape Julio Iglesias. – Salam dari Daniel

 

 

image

TANDBERG dan kaset jadul

“Yesterday Hits 4″ by Fortune

May 11, 2013

By: Hippienov

I keep coming back..lagi banyak stock nich mas,hehehe.. Semoga berkenan buat rekan-rekan semua.

Singkat kata kaset ini salah satu “harta karun” seribuan perak yang masih boleh dibilang lumayan gak memble mendem suaranya. Tracklist nya masih dari era flowers alias 60-70an dan mixed from pure pop numbers (swan song, no milk today, eternally,etc) and pop rock (time of the season, daniel, black & white, house of the rising sun,etc.)
Yang unik adalah label rekamannya yang baru kali ini aku liat dan dapat kasetnya. Mungkin mas G atau rekan-rekan lain ada yang punya informasi lengkap tentang Fortune/Star Cemerlang ini?

O ya, foto di front covernya bukan aslinya karena saat aku dapat kaset ini tanpa front cover picture yang sudah dilepas atau lebih pas dirobek. Foto pengganti aku ambil dari album “angel station-Manfred Mann’s Earth Band”.

Let’s keep on living in the past,
hippienov

DSC01803

DSC01801

 

“Best Hard Rock 2″ by Billboard

May 11, 2013

By: Hippienov

Ola Mas G dan rekan-rekan semua, it’s me again. I hope you guys won’t get bored with me cos I’m just a lawnmower, you can tell me by the way I walk… (hahaha..dasar gemblung, ndak jelas asal muasalnya tau-tau nyambung ke Genesis. Padahal tret ini juga ndak ada hubungan dengan band prog favoriteku ini).

Mudah-mudahan kaset ini belum pernah muncul sebelumnya tapi sepertinya dulu pernah dibahas oleh mas Kris.. Aku agak lupa tapi mboten nopo-nopo lah, worth to try.
Boleh dibilang kompilasi ini sejalan atau setema dengan tret “pop discotic” yang diulas mas G beberapa waktu lalu, hanya kali ini judulnya “best hard rock 2″. Track list nya pun totally 70s dan beberapa dintaranya sudah sangat kita kenal. Meski demikian bukan berarti murahan loch.. Tracklist seperti hair of the dog, the dance, black dog, got this thing on the move, love is like oxygen, etc. membuat kompilasi ini menurutku keren. Yang gak keren dan bikin kesel adalah kualitas suaranya yg memble, mendem kabeh side A-side B. Sudah lewat proses cleaning, detox, kulkasing termasuk dijemur (kayak krupuk) tapi belum berpengaruh banyak. Kaset ini aku dapat di kios bang Dodi Detos.

Semoga nanti penyakit mendemnya bisa hilang dan treblenya muncul lagi.

Music is like oxygen,
hippienov

DSC01820

DSC01821

 

Tape Deck Nakamichi

May 9, 2013

By: Daniel

Yrh pak Gatot
Saya punya beberapa cassete deck antik tapi yg masih sip Nakamichi LX 5 dan ZX 9.yg nakamichi 600 blm sip suaranya,ini Nak 600nya lumayan mulus.

image

Biar tambah nuansamatik, saya tambahin foto Nakamichi nya mas Herman yang beliau beli gara2 ikut gemblung baca blog ini terus keracunan, terus pergi ke Glodok …akhirnya dapet Nakamici ini:

Nakamichinya mas Herman, bersama kaset nuansamatik jadulsonic ...

Nakamichinya mas Herman, bersama kaset nuansamatik jadulsonic …

 

 

“Heavy Slow 2″ by Yess

May 9, 2013

Rasanya seri Heavy Slow 2 ini belum pernah kita bahas di blig gemblung, makanya saya tampilkan saat ini biar terkuak tracklist nya sekaligus ngecek apakah urutannya termasuk yang mematikan atau tidak. Kita lihat aja bahwa kompilasi ini dibuka dengan lagu legendaris Styx “Sweet Madame Blue” yang dibuka dengan petikan gitar akustik menawan dilanjut dengan desahan vokal nuansamatik ‘Time …..after time …’ whoooaaaa…..inget jaman SMA pergi ke Pasar Turi Surabaya beli kaset Styx “Equinox” rekaman Nirwana. Sayang sekali lagu ini tak menyertakan Prelude 12 yang seolah seperti Horizon nya Genesis aja. But it’s OK.Dilanjut dengan Montrose “Connection” yang terasa banget nuansa slow nya. Memang Yess hebat ya…setelah dibuka track yang ada hingar bingarnya kemudian lagu kedua agak tenang sedikit kemudian agak naik lagi di track selanjutnya meski bluesy…

Di kompilasi ini juga ada Scorpions “Fly People Fly” yang merupakan kesukaan saya dari dulu, meski kaset saya dulu bukan yang ini. Gitaran Uli Jon Roth memang mantab dan berciri-khas karena suara gitarnya rada bindeng. Tentu setiap mendengar lagu ini suasana hati saya langsung inget masa lalu namun sekaligus semangat buat menyusun agenda pertemuan buat meeting sangat penting besok pagi jam 10. Juga ada Kansas “Lamplight Symhony” yang sendu namun indah. Subhanallah … Saya sudah sering menikmati lagu ini namun kalau mendengarnya dari kaset Yess atau rekaman jadul rasanya “otentik” banget secara dulu saya juga tahunya lagu ini ya dari media kaset yang berlubang dua itu. Setelah Kansas, nyambung ke penggalan The Lover nya Hackett meski akan di lanjut di side B versi utuhnya.

Siapa sih yang gak demen The Lover ini? Kalau gak demen gak usah ngaku anak pitungpuluhan aja! Seperti telah Anda duga sebelumnya, saya begitu gandrung lutung kasarung sama band yang hanya punya album tunggal: Refugee, sehingga bisa Anda bayangkan bahwa di side B ini gacoan saya adalah “I Believe” nya Refugee. wah … Saya nangis nggulung koming dengerin lagu ini …apalagi via media jadul kaset bajakan …rekaman Yess pulak! Kalau Anda ndak nangis mendengarkan lagu ini, sudah saatnya Anda menemui psikolog Anda … something has gone wrong with your heart …. WHOOOAAAA … lha ini pas lagi saya nulis paragraf ini pas kebetulan ya ini I Believe sedang mengumandang ….! Percaya gak, meski grup ini gak beken di tanah air, namun musiknya mempengaruhi musik prop kreatif di negeri ini? Coba aja setelah denger lagu ini, setel kaset Badai Pasti Berlalu yang versi original (bukan versi baru yang mbelgedhes itu!) ….

Wis ..pokoke manteb nuansamatik jadulsonic …. inilah Yess nomer seri 74:

image

image

Sedang memutar HS 2 nan nuansamatik ....cukup pake walkman yang connected ke active speaker ...

Sedang memutar HS 2 nan nuansamatik ….cukup pake walkman yang connected ke active speaker …

 

 

 

Super Slow Selection by Pop Discotic

May 8, 2013
Tret ini saya buat merespons permintaan mas Cosmic yg penasaran dengan tracklistnya. Jujur saja saya beli kaset ini dulu di mas Ahmad, Pasar Yaik Permai, Semarang, karena Pop Discotic. Lagu-lagunya tergolong standar dan saya yakin temen2 semua pasti sudah amat familiar. Yang bener2 unik ya Pop Discotic nya itu lho! Mana tahaaaan …. Namanya pop discotic tapi musiknya kagak ada disconya blasss ….!!! Ha ha … Makanya kaset ini saya sayang…. Cuman sekali diputer bolak-balik, selebihnya dielus-elus dan di sawangi thok wae … Ha ha ha …
IMG-20130508-05973
IMG-20130508-05974

Cassette Deck DENON Nuansamatik

April 22, 2013

Seorang teman mengirim koleksi cassette deck jadul merek Denon. Perangkat ini bisa memutat 12 kaset nonstop. Bener2 canggih Purna bina nusa di jamannya …

image

image

Mantaaaabz ….

Rak Kaset Nuansamatik

April 20, 2013

By: Herwinto

Sejak bergabung dengan blog super gemblunk ini saya jadi bersemangat lagi hunting kaset terutama rekaman Yess yang saya kagumi sejak saya masih SMA dulu, saya biasa naruh kaset di almari, saya jejer dengan buku buku saya, tidak begitu masalah karena kaset saya blum sebanyak predator predator di blog ini yang sudah seperti dinosaurus semua.

Nah kemarin kebetulan saya mampir pasar loak di solo, lha kok kebetulan ada yang jual rak kaset jaman dulu, pedagangnya bawa banyak, wah tanpa banyak mikir langsung saya ambil dua rak dengan 1 raknya seharga 30rb, sampai dirumah saya bersihkan dulu trus saya pasang kaset kaset saya, sungguh sexy melihat deretan kaset berwarna gradasi hijau tertata rapi dalam rak…..dan yang lebih penting…ini namanya membeli masa lalu….

Snowy White dan Gary Moore by Yess

March 23, 2013

By: Hardani Kristanto

 

Rehat setelah 5 hari golek upo (d/h bekerja), muter kaset Yess di Sabtu pagi sungguh nikmat sekali.
Ide nulis tret ini berawal dari perjalanan pulang kerja kemarin, saya pasang CD kompilasi rock classic, yang diawali nomor jadulnya Golden Earring “Bombay” (pas dong dengan tret sebelumnya), trus pas lagu ke-5 ato 6, terseruak nomor nuansamatik “Bird of Paradise”, yang tadinya saya nggak ngeh siapa artisnya, dan setelah saya tengok sebentar ditengah padat merayapnya jalanan, whooa … ternyata nama yg tidak asing buat saya, Snowy White (yang  saya kenal dari band rock irlandia, Thin Lizzy). Nomor itu saya putar berulang saking nikmatnya, baru lanjut ke nomor berikutnya, “Out in the field” nya Gary Moore & Phil Lynott. Lagu terakhir CD tersebut adalah si Peter Frampton dgn “Show me the way”, (to this blog).
Jadi secara runtut lumayan cocoklah kalau di-urut2-in (maksa.com), apalagi saya inget kalau belum lama ini saya peroleh kasetnya Snowy White yang rilisan kaset paling terkenal di dunia, Yess.
Sambil berharap kaset tersebut belum pernah pernah dibahas di blog kenclunk bin gemblunk ini, saya aduk2 tumpukan kaset yang keindahan gradasi biru hijaunya ngalahin tumpukan CD disampingnya, akhirnya saya temukan juga kaset si Snowy yang rasa2nya belum pernah saya putar. Dan biasa biar kesannya ngga “empty room” saya sandingkan saja dengan kaset alm. Gary Moore “Victim of the future” (no urut 490), dan memang nomor kesohor Gary tsb ada diantara campur aduknya susunan lagu kaset.

IMG-20130323-00312

 

 

IMG-20130323-00311

Kaset Gary Moore yang covernya simple itu, berisi nomor2 ciamik yang disusun oleh arsitek Yess sedemikian rupa sehingga synchronize & ergonomic to everyone whom declared as (rock) music lovers … Lihat saja, habis nomor pembuka “Victims of the future” yang menghentak, lanjut ke nomor indah “Empty Rooms” dimana solo gitar Gary di tengah2 lagu sungguh menawan, side A ditutup nomor “Law of the Jungle” yang juga keren. Nomor lainnya di side B, malahan berisi lagu2 wajib buat penggemar Gary, “Spanish Guitar” ataupun “Parisienne Walkways”.
Sementara di kaset Snowy White “Land of Freedom” (no urut 563), yang kalau ngga salah album ke-2, mempersembahkan beberapa nomor cantik khas gitaris, “Water’s Edge”, “When I Arise”, “Land of Freedom” layak dinikmati, dan tentu saja jangan ketinggalan nomor cantik “Bird of Paradise” yang pasti akan membawa ke alam tahun 80-an …
Oya, saya pikir cukup unik juga karena ke-2 gitaris blues tersebut sempet “terjerumus” ke hingar-bingarnya hard rock, sewaktu mereka gabung dengan alm. Phil Lynott di Thin Lizzy. Snowy tercatat sebagai gitaris di album “Renegade” (ingat nomor sahdu nan gahar “Angel of Death” ?), sementara Gary Moore lumayan banyak terlibat dalam proyeknya Phil Lynott (mungkin krn sama2 Irlander), diantaranya di album Thin Lizzy “Black Rose : A Rock Legend”, dan juga duet di “Parisienne Walkways” dan tentunya nomor hit “Out in the Field”.
Let’s rock !


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 69 other followers