Archive for the ‘Activity’ Category

Kangen Nyetel CD

August 16, 2014

image

-
Pagi ini kelap kelop …kethap kethip sambil leyeh2 …kok ujug2 pengen nyetel CD setelah lama ditinggalkan . Mau milih CD yang mana kok males ke atas karena rak CD pada dasarnya di sanam akhinya buka rak khusus di kiri stereo set dimana sebelah kiri adalah Yes dan sebelah kanan adalah Marillion. Maka …saya ambil aja Close to The Edge yang edisi remaster dari Rhino. Meski kualitas rekaman ndak bagus namun bookletnya menawan ….

I get up
I get down
I get up
I get down …..oooooooowwwwwwwn ……

Nguweng ….nguweng ….bunyi kibor Rick Wakeman …. Muwanteb tenan jek!

Sekali waktu bolehlah nyetel CD kalau terpaksa … Ha ha ha ha …..

Selamat berakhir pekan!

Salam

Extended ProgRing #16

August 11, 2014

Gatot Widayanto

Sore hari tadi terima telpon dari bro Apec memberi kabar rencana beliau untuk mengais koleksi yang dijajakan di Blok M Square lagi. Maka tanpa pikir panjang saya langsung bergegas mandi menuju Blok M Square juga …kapan lagi ketemu Kolektor Analog , sekalian menyaksikan kebrutalan dalam mengakuisisi barang-barang yang dijajakan di lapak-lapak pada Basement Blok M Square. Maka dengan semangat baja saya juga nyusul ke TKP dengan menggunakan angkot dan metro mini. Dalam perjalanan, bro APec sempat SMS bahwa dia bertemu dengan mas Rizki Hasan yang juga berencana mengakuisisi barang analog di Basement. Saya langsung kirim SMS balasan HOLD agar mas Rizki ditahan dulu jangan boleh pergi sampe saya tiba. Setelah dilanda hujan super duper lebat dan sempat berteduh di mushalla Al Ikhlas di kawasan Gang Mesjid, akhirnya saya bisa nyampe juga di Blok M Square sekitar jam 19:00. Senang juga akhirnya saya bisa bertemu dengan bro Apec dan mas Rizki di Blok M Square ini ….. Kami akhirnya kongkow di Corelli sampai diusir sama mbaknya karena kafe harus tutup jam 20:15 tadi … ha ha ha ha ….

Asik banget kami bertiga ngobrol banyak hal termasuk tentang pertemanan di blog gemblung ini. Salah satunya yang penting adalah kami bertiga merasa rindu dengan munculnya kembali Mas Cosmic Eargasm yang sudah lama tak mengirim naskah posting dan juga tak lagi memberikan komentar. Semoga beliau dalam keadaan baik dan suatu hari kembali aktif lagi di blog gemblung ini. Kami rindu dengan bahasannya yang tajam tentang musik beberapa genre. Selain itu, kami juga rindu sama kehadiran mas Kristanto. Mungkin masih sibuk dengan pekerjaan. Tapi kami berharap segera kembali posting atau sekurangnya memberi komentar. Kami yakin temen2 di sini semua pasti juga rindu dengan mas Cosmic dan mas Kris. Kami berharap semuanya dalam keadaan baik. Aamiin. Selain itu kami juga mengobrol beberapa hal utamanya tentu musik, yakni Jaco Pastorius, Gino Vanelli dan berbagai jenis ulasan terkait kaset jadul.

Sekitar pukul 20:30 kami berpisah …. Puwas dah ketemuan tadi sore ….

Yang hari kerja pake kaos oblong pasti profesinya kenek ; bro Apec pake baju casual dan Mas Rizki berbatik ... Kelihatan siapa yang Boss ... he he he ... Tapi di blog gemblung ini semuanya bersatu-padu sebagai teman .... he he he he ...ssiiiip lah!

Yang hari kerja pake kaos oblong pasti profesinya kenek ; bro Apec pake baju casual dan Mas Rizki berbatik … Kelihatan siapa yang Boss … he he he … Tapi di blog gemblung ini semuanya bersatu-padu sebagai teman …. he he he he …ssiiiip lah!

Salam,

G

 

Lapsing ProgRing #16: Edisi Halal bi Halal

August 11, 2014

Hari Minggu 10 Agustus 2014 akhirnya terselenggara juga progring edisi halal bihalal yang sekaligus merupakan progring ke 16 (enam belas) yang diadakan di Jakarta, sebagai pengganti progring Ramadhan yang batal dijalankan bulan lalu. Pemicu terjadinya progring ini sebenarnya adalah karena adanya rencana kehadiran seorang Kolektor Analog dari Surobajul yang sudah kondang di blog gemblung ini yakni bro Arief Apec Bakhtiar yang kadang-kadang berprofesi sebagai dokter juga. Selebihnya adalah ya karena teknologi kebetulan belaka: kebetulan kok ya masih bulan Syawal, kebetulan kok ya hari Minggu, kebetulan kok ya banyak teman-teman yang bisa hadir dan tentunya satu hal yang tak ada kebetulannya: ada ijin dari Sang Pencipta Alam Semesta. Maka ….jadilah! Pukul 13:35 tepat saya menginjakkan kaki di bumi Blok M Square nan nuansamatik kemlitik zonder rheumatik dan dengan langkah tergopoh-gopoh saya menuju basement ke area pertemuan nan progresip bernama Corelli yang sekarang namanya semakin mencuat khususnya di kalangan progger; buktinya Indonesia Maharddika juga menggunakan kafe ini dalam salah satu kegiatannya. Sebenarnya saya tak perlu tergopoh-gopoh hanya karena telat lima menit karena biasanya hadirin progring memang suka belanja analog maupun digital dulu sebelum nangkring di Corelli bahkan sejam ata bahkan lebih sebelum acara digelar. Namun karena mas Hippie membalas sms saya bahwa beliau sedang cari parkir, maka saya mencoba secara sigap hadir di Corelli. Ternyata di Corelli sudah duduk nyenuk dua orang hadirin yang mulia, yang satu penggemar prog jadul yang ternyata saat ini sedang keranjingan neoprog (Rully Resa) dan yang satu lagu penggemar metal dan progmet tulen yang ternyata beberapa bulan lalu suka mendengarkan musik pop (bro Noor Qodri). Kami ngobrol bertiga sambil pesen kopi yang sayangnya kali ini Corelli menjadi Miss Apology karena ndak terima orderan pake es (istilah yang lazim digunakan : “kosong”; padahal gara2 engkoh pemiliknya lupa gak kirim es ke kafe …mungkin dia lagi halbil juga di mall lain ya … ha ha ha ha ….). Kali ini memang Corelli jan ndak prog blas …mosok es aja ndak punya. Opo ra ndesit kuwi jenenge? Dalam waktu relatif singkat terkumpullah sembilan orang (kloter pertama) yang menanti kehadiran sang Kolektor Analog dari Surobajul (yang konon mau berangkat ke Batavia aja bergetar hatinya meski sudah bekal mental dan sambal; demikian akunya via sms yang dikirim ke saya pagi hari kemarin). Sembilan orang tersebut adalah terpampang wajahnya disini atas kebaikan mas DananG meminjamkan kamera kerennya buat memfoto:

Sebelum kehadiran bro Apec

Sebelum kehadiran bro Apec: Rully Resa, Noor Qodri, GW, Indro Mpink, Hendrik Worotikan, Hippienov, Yuddi Kustiadi, DananG Suryono, Santo. Sembilan orang ya …. Kalau band mungkin apa ya yang anggotanya 9? Grateful Dead? Wah ndak prog ya … Apa dunk? Haggard? Kurang banyak karena personil Haggard 39 orang! Ha ha ha ha …wis embuh …

Sayangnya tak semuanya bisa hadir lama sehingga ada yang pamit dan bahkan gak sempet ketemu bro Apec yang hadir kemudian dengan membawa oleh2 khas Surabaya. SambelQ :

Kloter kedua, termasuk sebagian kloter pertama yang Sabar Menanti ....

Kloter kedua, termasuk sebagian kloter pertama yang Sabar Menanti ….: Dadi, Onny “Eyang Sosro”, DananG Suryono, Apec Bakhtiar, GW, Hendrik, Pramono, dan Hippienov.

Dan masih ada satu foto lagi yang menunjukkan empat orang The Last Samurai yang masih bertahan hingga pukul 19:00 (yakni: mas DananG, bro APec, mas Onny dan saya) . Foto akan dimuat dikemudian hari setelah menerima kiriman dari mas DananG: — This space is intentionally left blank — Seru juga progring kemarin karena memang sudah lama gak ketemu dan banyak yang udah lama gak ke lapak kaset yang berserakan di seputar basement. Mas Hippie termasuk yang cukup rajin blusukan nggolek kaset, selain tentunya bro APec yang memborong banyak PH , kaset dan CD sampai kopernya gak cukup memuat hasil jarahannya. Mesin ATM BNI pun terkuras habis diambil cash oleh bro Apec. Luar biasa! Paska progring, saya antarkan Juragan Analog von Surobajul ini makan kesukaannya yakni The Lamb Legs Down On Panglima Polim …alias Sop Sikil Wedhus. Saya juga baru tahu tadi malam bahwa bro Apec dan istrinya ternyata penggemar berat sop kaki kambing. Sedangkan bagi saya, hanya ada satu provider sop kaki kambing termaknyus di seantero jagad ini yaitu namanya IRWAN yang kalau malem jualannya di Panglima Polim seberang dari RS Bersalin Asih, seputar SMA PSKD. Dia jualan di sini kalau sore sampe malam sedangkan kalau siang jualannya di Jl. Barito. Wis to pokoke kalau menikmati sop kaki kambing IRWAN ini dijamin lupa kenikmatan lainnya termasuk nikmatnya The Judas Kiss nya The Flower Kings (kalau menurut Koh Win) atau nikmatnya What if God is Alone (kalau menurut mas Khalil) atau nikmatnya Aubrey Monica (kalau menurut Mr “K” Mad Man Moon Tawanggono sing lagi kepincut ora nate njedhus maneh …we all fall in love sometimes ….)…. ha ha ha ha ….. Kolesterol? Jangan takut …. Bro Apec bilang kalau makan kayak gini ini dijamin kolesterol malah turun! (maksudnya turun ke kaki ….karena yang njarem ya di kaki kiri dan kanan …. ha ha ha ha ha …). Wis pokoke enak tenan …lupakan kolesterol kalau makan sop kaki kambing karena kolesterol adanya di Prodia. Si penjual sop gak jualan kolesterol soalnya …. ha ha ha ha …. Selesai makan sop, saya sempat mengantar Bro Apec kembali ke basement Blok M Square hingga menjelang tutup jam 21:00 malam. masih ada juga beberapa lusin PH yang diembat bro Apec … Luar biasa! —- Singkat kata progring ini nunjek ulu ati seperti juga setiap progring yang digelar oleh blog gemblung ini. Seneng sekali dan rasanya waktu gak cukup juga … ha ha ha ha … Koh Win pun hadir lho … tapi Porcupine Tree “In Absentia” … ha ha ha ha ….. Gak pa pa gak hadir secara “Physical Graffiti” namun rajin memonitor jalannya progring melalui SMS karena pagi2 beliau sudah sibuk meng SMS saya tentang progring ini. Juga Pak Alfie yang rajin SMS meski gak hadir karena recovery dari sakit beliau yang kecelakaan di bulan April dan Mei lalu. Semoga pak Alfie lekas sembuh ya pak … Aamiin. Meski gak hadir, kami merasakan kehadiran Bapak.  Yang kemarin adalah Gentle Giant “The Missing Piece” adalah Mr “K” Mad Man Tawanggono …. nggak tahu saya, kok belakangan ini ngguweblas ilang gak berjejak ….apa sedang merancang The Long and Wedding Road …. ya? Kok ujug2 mak jedhandhut ngilang …. Ra ketang SMS yo ra ono …embuh ki …opo kurang dijalu yo? OK temen2 …selamat bekerja ya … I love Mondays!!! Peace on earth and mercy mild … Tambahan foto (diedit 8 Agustus 2014)

Sebagian kecil dari PH dan rekaman analog dan digital lainnya yang diakuisisi pak dokter Apec ... Mantab!

Sebagian kecil dari PH dan rekaman analog dan digital lainnya yang diakuisisi pak dokter Apec … Mantab!

Indro Mpink, Hendrik, Hippie dan Dadi

Indro Mpink, Hendrik, Hippie dan Dadi

Ekspresi ceria dan gayeng ....

Ekspresi ceria dan gayeng ….

Mrogring sambil menikmati oleh2 dari Surabaya ...

Mrogring sambil menikmati oleh2 dari Surabaya …

Senenmg sekali saya mendapatkan tujuh kaset nuansamatik ini terutama Rainbow rekaman Perina yang merupakan kaset dimana saya kenal Rainbow dan juga ada LZ rekaman Nirwana. Nuansamatik pol!

Senenmg sekali saya mendapatkan tujuh kaset nuansamatik ini terutama Rainbow rekaman Perina yang merupakan kaset dimana saya kenal Rainbow dan juga ada LZ rekaman Nirwana. Nuansamatik pol!

Pra ProgRing edisi Halal Bi Halal

August 7, 2014

image


Pagi ini baru keluar rumah karena ada rapat dengan klien di kawasan Kuningan. Karena sudah sebulan lebih gak ngorelli, maka sejak janjian dilakukan minggu lalu dg klien, saya sudah berencana ke Blok M Square setelah rapat. Biyuuuuh …rasanya kangen pol sudah lama tak menginjakkan kaki di bumi musik dan buku di lantai basement Blok M Square ini. Setelah halal-bihalal dengan bang Oman, Andi Twins, dan lainnya ….maka mendaratlah saya di kursi rotan Corelli sambil menesan Iced Coffee kesayangan, nyetel iPod dengan Senheiser PX 100 headset ….dan baca buku kisah kejatuhan khilafah Utsmani di Turki dan kegigihan Theodore Herzl …. Sekali-kali baca buku sejarah….he he he …

Anggap aja ini semacam Pra ProgRing edisi Halal-bi-Halal yang akan digelar hari Minggu siang nanti.

Rasanya kok seneng sekali ya berada di area ini . … It’s the best place in Jakarta for hang out ever!
And if you want mt address is number one at the end of the bar …..

Salam Clutching at Straw ….!

ProgRing Edisi Halal bi Halal: 10 Agustus 2014

August 5, 2014

Halo temen2 … Insya Allah kita ketemuan di progring edisi halal bihalal hari Minggu, 10 Agustus 2014 ba’da Dzuhur ya … jam 13:30 di Corelli, Blok M Square. Bro Apec akan hadir juga.

Sampai jumpa …..!!!

And Then There Were Two: Mini Progring di Yogya

August 5, 2014

Andria Sonhedi

Setelah membaca pernyataan mas DananG di FB kl Lebaran ini akan ke Yogya saya langsung mengkonfirmasi kebenarannya. Ternyata memang benar antara tanggal 30-31 Juli beliaunya akan mampir Yogya. Selama ini saya baru sempat ketemu pak Gatot & pak Herwin/Kohwin makanya saya berusaha kali ini harus ketemu salah satu warga binaan Music for Life yang kondang, apalagi di kota saya sendiri (atau lebih tepat kota masa kecil saya). Saya pun  sempat mengabarkan ke Koh Win, siapa tahu malah beliau bisa sekalian hadir di Yogya untuk bersua mas DananG.

Ternyata Tuhan berkehendak lain, pada hari terjanji yaitu rabu 30 Agustus malah saya baru bisa sampai Yogya jam 12 siang sehabis dari Purworejo. Mas DananG saat itu sdh masuk malioboro & malah nunggu di cafe di salah satu mall-nya. Saya berjuang untuk bisa masuk Malioboro yang saat itu benar-benar penuh dengan mpbil yg juga sopirnya bingung nyari tempat parkir. Akhirnya terpaksalah jam 13 saya beritahukan ke mas DananG kl saya wl sdh sampai rumah Notoyudan (cuma tak sampai 1 km dari Malioboro) namun gagal masuk Malioboro. Pertemuan hari ini batal sudah, apalagi malamnya pun beliau ada acara keluarga

Hari kamis saya & keluarga pergi ke kasongan Bantul utk cari barang-barang gerabah utk hiasan rumah. Tiba2 saja mas DananG SMS kl siang ini msh ada waktu ketemu di malioboro lagi. Untungnya anak kakak saya yg ikut juga pengin ke Taman Pintar yang ada di selatan malioboro itu. Jadi ya klop krn tak perlu cari tempat hiburan anak lain yg dekat malioboro (yg mmg tak ada).
Singkat cerita sampailah kami sekeluarga di Taman Pintar, kl saya ceritakan bagaimana saya nyari parkir akan tambah panjang :) Sekarang tugas ke-2 adalah nyari mas DananG. Dia bilang kl ada di dekat counter Mie Sedap. Ternyata mencari satu orang yang juga satu-satunya pemakai kaos Queen di Taman Pintar tak mudah juga. Lucunya saat saya celingak-celinguk justru mas DananG yang nemukan saya duluan :)

Sayangnya sangking senengnya ketemu mas DanaG & keluarga malah nggak sempat berfoto bareng2. Kami berkumpul di tempat latihan membuat kerajinan gerabah, anak2 dan para isteri mengawasi mereka sedang kami berdua ngobrol ngalor ngidul ttg musik :) Setelah 1 jam-an sepertinya mas DananG masih ada perlu atau siap2 pulang sedang rombongan saya juga ingin pindah wahana lain, terpaksalah saya pamit. Saya berjanji bila tak ada halangan akan menemui lagi malam nanti di stasiun Tugu, soalnya mas DananG sekeluarga akan naik KA pulangnya. Sayang juga kita tak sempat niliki pak Priyo di pasar Bringharjo.

Berbeda dengan di Taman Pintar siang tadi waktu ke stasiun Tugu saya pakai motor ayah saya spy mudah nyari parkirnya, kebetulan rumah masa kecil saya ada di selatan stasiun cuma 8 menit naik motor. kata mas DananG kereta berangkat jam 20.30 tapi sampai hampir jam itu beliaunya belum muncul, kami tadi janjian ketemu di dekat pintu masuk bagian depan. Akhirnya jam 20.30 lebih dikit rombongan mas DananG datang, didahului seseorang berkaos Dream Theater yg keluar dari pintu sopir. Mungkin utk ngepaskan dengan suasana malam mas DananG memakai kaos Rush-Fly by Night :). Sayang sekali pengantar tak boleh masuk peron shg saya hanya bersalam-salaman dengan mas DananG sekeluarga lalu pamit pulang. Walau beberapa reuni tak bisa saya hadiri di Lebaran ini namun ketemu anggota keluarga besar Music for Life sdh bisa mengobati kekecewaan tadi.
mas danang & I

Fidra Lighthouse

July 29, 2014

Hari kedua lebaran ini saya rayakan dengan nyapu dan ngepel rumah setelah tadi ada tamu. Karena di ruang tamu ada CD player yng sudah lama banget tidak pernah saya setel tepatnya sejak Februari 2013 yang lalu. Lama sekali memang saya tak pasang CD karena biasanya selalu saya rip ke MP3 pake iTunes trus saya pindahkan ke iPod warisan dari Dian Widayanti , bungsu saya. Lumayan …kapasitasnya 32 GB dan banyak banget album prog yang ada di iPod ini. Jadi …. Banyak CD baru yang tidak saya pasang di player namun saya simpan saja di rak CD tanpa diputar ….ha ha ha ha …

Selain itu , saya juga lebih senang putar kaset rekaman jadul yang memang lagi ngetren di blog ini dan memang salah satu syarat bisa gayeng ngobrol di blog gemblung ini katanya bro Apec harus bisa ngomong tentang kaset jadul ….ya jadinya saya sering nyetel kaset jadul ketimbang nyetel CD. Takut saya sama bro Apec ….he he he ….

Nah ….selagi ngepel , saya puaskan pasang CD Marillion “Clutching at Straws” dengan posisi volume setengah ampli. Biyuh! Puwassssszzz tuwenan! Masiyo suara CD itu garing namun bersihnya itu lho yang mana tahan …. Apalagi nyetelnya pake ampli dan player NAD dan speaker nya B&W meski ukuran bookshelf dengan 100 watt power. Rasanya rindu memang bisa nyetel suara kenceng setengah ampli …. Dentuman Trewavas di Hotel Hobbies terasa nuwendhank puwol ….BLEGARRR ….BLEGERR ….BLEGARRRRR …..BLUWEGERRR ….. Happy hour ….happy hour …!!! Jruwessssss ….. DHAM GEDUNDHAM ….GEDUNDHUM ….. Biyuuuuh …. Musik kok berisik kayak pasar malem lagi ada dermolen diikuti tong setan yang pake montor udug BSA atau Norton ….ha ha ha …. Hayo … ! Masa kecilnya pernah ngalamin gak liat pasar malam tradisional? Seru lho …. Kalau iya …pasti tahu tong setan dan dermolen …ha ha ha …. Musiknya meraung-raung dahzyat ndak karuan seperti musisi yang main gak punya etiket bagaimana bermusik yang benar …lha masing2 main sendiri ndak karuan …arah masing2 yang berbeda …. Mosley juga nggebuk drumsnya ngawur …. Rothery ngamuk nggesek nggesek gitarnya dan Kelly main kibornya ketutup dentuman bass ama gebukan drums. Uwediyaaaaan …..! Herannya kok ya enak ya musiknya …. Ha ha ha …. BLEGARRR ….BLEGERR ….BLEGARRRRR …..BLUWEGERRR …….. DHAM GEDUNDHAM ….GEDUNDHUM …..

Meski lagunya pendek, namun Hotel Hobbies itu ngerocknya ora njamak blas. Pokoke yen ngaku rocker ora kenal Hotel Hobbies berarti rocker gadungan kuwi …. Opo maneh ngaku progger!!

Tapi yang paling mengesankn saya dari album Marillion yang satu ini adlah saat Fish menereakkan lirik keren dan unik ini:

She nervously undressed on a dancing beam of the Fidra Lighthouse …..giving it all the way , showing no shame …!!!

Wuiiiiiih …..uwediyaaaaan!!! Coba deh temen2 dengerin bagaimana bagian ini dinyanyikan oleh Fish dengan penuh perasaan seolah tak ada yang lebih penting dalam hidup ini selain menyanyikan bagian ini dengan begitu indahnya dan juga cengkok aksen Scottish nya yang medhok. Tak hanya vocal Fish yang indah, juga musik yang mengiringinya begitu sempurnanya, dihiasi raungan gitar Rothery dan besutan kibor Kelly. Edan sugemblung tenan Marillion ini! Bagian ini memang merupakan salah satu puncak orgasme dari puluhan puncak lainnya yang dihasilkan oleh kelompok hebat bernama Marillion ini. Kenikmatan bagian ini ya setara dengan bunyi DHENG nya Firth of Fifth yang fenomenal itu. Jadi …jangan salahkan saya kalau bagi saya Marillion itu setara dengan Genesis meski banyak yang bilang Marillion ngikuti Genesis. Ya biarin aja ….ngikutin kalau setara mau apa coba? He he he ….

Memang, salah satu yang saya suka dari Marillion era Fish adalah seringnya menggunakan lirik dengan makna unik yang spesifik bagi mereka atau khususnya Fish. Fidra Lighthouse adalah sebuah tempat di Skotlandia yang terpencil di sebuah pulau kecil dan dikelilingi laut nan tenang. Pokoknya keren banget. Sayang saya gak bisa download fotonya dan upload di sini karena saya nulis posting ini pake HP sambil lebaran santai di rumah kerabat, malam ini. Makna liriknya kadang memang asing bagi kita namun bermakna khusus bagi Fish. Banyak istilah yg dia gunakan sangat personal seperti Lothian, Mylo, fugazi, dan masih banyak lagi. Saya merasa pas dengan lirik Marillion karena saya sendiri juga suka sesuatu yg bermakna bagi saya meski orang lain plonga plongo gak ngerti maksudnya ….seperti toko Miraco yang orang lain gak tahu maknanya…ha ha ha ….

Fidra Lighthouse

Fidra Lighthouse

Singkat kata …siang tadi saya ngepel dengan senang hati karena saya rindu sekali dengan Fish era. Di mobil saat menuju rumah kerabat untuk berlebaran, saya nyetel album Script pake iPod dicolokin ke mobil. Pokoke lebaran kali ini bener2 Marillion Day ….

Bagaimana nuansa lebaran teman2? Masih ngeprogkah?

JrèNg!!!

Atraksi Tong Setan ... Jadi inget jaman nonton pasar malam di alun-alun Madiun saat kecil dulu ... Ha ha ha ha ...apa hubungannya sama Fidra Lighthouse ...apalagi sama ngepel? Dasar blog gemblung!

Atraksi Tong Setan … Jadi inget jaman nonton pasar malam di alun-alun Madiun saat kecil dulu … Ha ha ha ha …apa hubungannya sama Fidra Lighthouse …apalagi sama ngepel? Dasar blog gemblung!

Selamat Idul Fitri, 1 Syawal 1435 H

July 18, 2014

Maaf mendahului ucapan ini karena akan fokus di sepuluh hari terakhir Ramdhan 1435 H. Bila ada artikel, mohon dikirim nanti saja setelah lebaran.

Untuk sementara silakan komen di tret yang sudah ada.

Selamat beribadah di sepuluh hari terakhir Ramadhan 1435 H bagi yang muslim.

Catatan:

Insya Allah tanggal 10 Agustus 2014 kita progring ya, soalnya pak dokter Apec rencananya ada di Jakarta tanggal tersebut. Sakalian halal-bihalal ….

Salam,

G

 

“Dear Alice” – Chick Corea

July 15, 2014

Pertama kali kenal nama Chick Corea ya dari kaset kompilasi bertajuk CONTEMPORARY JAZZ rekaman Perina Aquarius milik temen sekolah saya sejak SMP, Bagus Sudaryanto, yang juga tetangga saya di Jl. Sumatra, Madiun. Kami sering tukar menukar kaset biar ngirit gak semua dibeli. Saat saya mendapat kaset Contemporary Jazz tersebut saya hanya tertegun dengan satu lagu bertajuk “The Endless Night” yang ditulis di situ dibawakan oleh Return To Forever (Chick Corea). Whoooaaaa …saya langsung ngguweblak menikmati lagu yang nuikmat iramanya jazzy rocky dan sledhut senuth pokoke huwenak marem jaya tenan …membuat lupa makan minum kalau menikmatinya. Selanjutnya saya selalu memburu kaset Chick Corea rekaman Yess.

Dari semua lagu Chick Corea yang paling saya suka adalah lagu bertajuk DEAR ALICE dari album “The Mad Hatter”. Edan musiknya …bukan sekedar jazz tapi saya bilang sudah bener2 progressive fusion karena memang komposisinya rumit. Gimana gak rumit wong semua instrumen: flute (Joe Farell), bass (Eddie Gomez), piano (Chick), drums (Steve Gadd) semuanya mainnya ngawur …arah gak jelas namun …..harmoni terjaga dengan apik. Musiknya pun mengalun dengan disertai alunan vocal Gayle Moran dan kadang yanga menarik adalah adanya bagian staccato melalui permainan ensemble (brass section) kayak musik dolanan bocah jumpritan gitu … Wes ..pokoke mantab lagu ini. Kalau nyetel lagu ini musti diulang sampai lima kali …bahkan gak bosen2 …ngantek sak dobole mbahe sangkil …..

Nah …hari ini saya kangen nyetel lagu ini namun males nyetel CD nya (hari genee kok ribet musti nyetel CD) …sambil kerja saya browse di youtube. Ternyata …tak hanya versi asli aja yang ada …. tapi lagu ini dicover beberapa musisi. Nah …yang membanggakan saya, ternyata INDRA LESMANA sebagai wong lokal, anak bangsa …ternyata pernah memainkan lagu rumit ini dengan cantiknya … WOOOOWWWW!!! Harusnya saya nonton sendir saat itu …dan saya bisa nnguweblak nggulung koming di depan panggung …menderita kepuasan! Coba simak dah video keren ini …

Bravo Indra!

http://www.youtube.com/watch?v=60B9ci6Ol_0

Supir Truck Progressive

July 13, 2014

Noviar Hidayat

Ini adalah foto dari FB nya bro Noviar yang saya upload di sini…. Top tenan supir truck ini! Malang gitu loh …!

Yess di truck

Salam,

G


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 144 other followers