Listen To Me, Just Hear Me Out (5)

Khalil Logomotif

image

Rasanya seneeeeng banget, saat membuka bungkus plastik kotak kaset, pandangin dan ngbaca sampul kasetnya, kemudian memutarnya diwalkman, idupin motor..gunjreng…gunjreng.. dan keliling kota, dengerin musik dari kaset yang baru dibeli.

Akan begitu, kalau kaset yang dibeli, musiknya enak dan sesuai selera. Lain ceritanya kalau yg dibeli ternyata ngga sesuai selera pendengaran….caci maki seluruh isi kebun binatang….penyesalan diri karena salah pilih…ketipu dengan sampul yang menggoda. Yah..seperti itulah yang sering saya alami sebagai pengalaman beli kaset..khususnya kaset dari band yang saya ngga kenal sebelumnya. Jaman itu mana ada wiki dan gugel…ditambah lagi..toko kasetnya ngga boleh coba dulu. Andalan utama saya untuk menentukan beli atau ngga, waktu itu adalah…gambar sampulnya….plus sdikit firasat. Seringnya sih…yang kebeli..emang enak dan pas dengan selera pendengaran.

Demikian juga saat saya pertama kali ketemu dan melihat gambar sampul kaset Dream theater Images and Words. Saya ngga kenal dan tdk punya informasi apapun tentang bandnya, tetapi saya sangat sangat terkesima dengan gambar sampulnya. Anak perempuan kecil dgn pakaian tidur, berdiri didepan tempat tidur bertiang yang sangat elegan dan klasik dengan kain tirai merah, pemandangan diluar jendela yang penuh bintang, sebentuk hati yang membara, seting ruangan layaknya istana, dan ada sejenis burung yang masuk melewati jendela. Waaah…ini pasti musiknya agak agak klasik orkestra (saya bener bener ngga tau DT itu musiknya gimana). Kemudian ngliat logo bandnya..dream theater…waaah paslah…tambah lagi judulnya..images and words….mantab punya ini!…..Bungkuuss!

Setelah saya denger….saya suka…musiknya keras, gitarnya tajam dan ngulik ngulik, drumnya rapat rapat dan dahsat..terlebih bass drumnya…guduk..gudug..wuaaah! Kibordnya….bukaaan maiiiin…..pas banget dengan yg saya suka. Nah…waktu denger vokalnya….gilaaa…kok ada yang teriakannya sejernih ini….mantap..pilihan saya ngga salah! ….. Cuma aja..di lagu kedua, halaaahh…kok ada suara seksoponnya? Trus setelah dibaca sampul kasetnya, liriknya….images and words itu maksudnya apa? Kok ngga ada lagu yg nyinggung nyinggung itu? Ngga ada lagu yg judulnya begitu..kan biasanya judul album seringnya diambil dari salah satu judul lagunya. Oh mungkin, images and words adalah temanya, kali?

Begitulah, pertanyaan yang nempel dibenak saya saat pertama sekali berkenalan dgn DT. Dan beberapa hari yg lalu, karena banyak waktu luang, saya nyari nyari tau untuk memuaskan ketidak mudengan saya tersebut. Saya dapetin beberapa informasi yang sdikit banyak cukup memuaskan saya….dan saya yakin temen temen pasti juga sudah pada tau…lebih awal ktimbang saya… Anggap aja, ini sekedar ripresing lah!

Jadi, listen to me, just hear me out.

Setelah berpisah dgn vokalis kedua, Charlie Dominici (yg bikin logo majesty), ternyata butuh hampir dua tahun, baru menemukan vokalis baru, Kevin LaBrie. Dua tahun itu diisi oleh Petrucci cs untuk tetap terus membuat aransemen musik. Tentu hasilnya banyak buanget yang mereka hasilkan, cukup untuk stok beberapa album kedepan. Karena belum nemuin vokalis yg cocok, jadi aransemennya hanya musik instrumental…tanpa vokal.

Setelah LaBrie ikut dan lewat audisi, (kemudian LaBrie memakai nama tengahnya, James, spy ngga ketuker dgn Kevin Moore) judul dan liriknya dibikin untuk masing masing aransemen. Hampir seluruh aransemennya diimbuhi vokal LaBrie, yang memang mereka akui sangat luar biasa…melebihi yg mereka harapkan. LaBrie memberi karakter khusus untuk Dream Theater.

Selanjutnya adalah, menyeleksi dari sekian banyak aransemen yg sudah diisi vokal, yang mana yang akan tidak dipakai. Bukan urusan mudah ini. Hasilnya, kita sudah tahu sama sama. Beberapa lagu terpilih untuk dipaketin di bakal album kedua ini, beberapa lainnya, masuk dijadikan material album berikutnya dan berikutnya lagi. Tugas LaBrie..hanya nyanyi.

Dalam proses penyusunan album ini, awalnya mereka ingin menaruh Another day diurutan pertama untuk dirilis sebagai single, tetapi kemudian batal, mengingat kejadian tidak menguntungkan yg menimpa band Extreme, yang ngetop, lagu baladnya..padahal mereka bukan band spesialis balad. Kemudian diputuskanlah Pull me under yg menjadi single pertama dirilis….dan sukses….berikut juga editing kreatif yaitu dengan menyetop lagu begitu saja.

Dream theater bernaung dibawah label East West Record, diproduseri oleh David Prater, dan meraka melakukan rekaman di Bear Track Studio….yang dimiliki oleh Jay Beckenstein, pemain seksoponnya Spiro gyra…..itulah kenapa di Another day ada nyelip suara seksopon….

Jadi, mungkin karena mereka awalnya memang sudah menyiapkan cukup banyak materi aransemen musik…layaknya kolase guntingan guntingan gambar….sementara lirik, judul lagunya dan vokalnya baru kemudian hari dibikin, bisa jadi kemudian mereka menamakan albumnya dgn judul Images and words. Begitulah kurang lebihnya…

Terima kasih.

Khalil Logomotif

About these ads

6 Responses to “Listen To Me, Just Hear Me Out (5)”

  1. khalil logomotif Says:

    Terima kasih mas Gatot, ditengah kesibukan masih nyempetin diri memuat tulisan saya, bagian terakhir dari lima tulisan.

    Ramadhan sudah dekat, saya ucapkan…berbahagia selama Ramadhan…menjalankan banyak kebaikan dan mendapat banyak keberkahan.

    • Gatot Widayanto Says:

      Sama2 mas Khalil … Tepar nih kemarin digeber dari pagi hibgg jam 23 tadi malem kerja terus …. Tapi seneng kok …enjoy ajah ……

      Lagi menikmati pagi di surabaya ….sambil pengen cepet ketemuan bro Apec dan Koh Win ntar siang …

  2. Boeddhierif Setyawan Says:

    Ini adalah album pertama yg membuat saya kenal dengan Dream Theater dan ini juga yg telah menyeret otak dan telinga saya lebih jauh dan lebih dalam ke musik beraliran progressive (seperti komentar yg telah saya coretkan saya pada ulasan lain di blog gemblung ini)..

    Lebih jauh tentang group band ini, saya masih agak aneh kalau mendengarkan album terakhir-terakhir dari band ini (terutama setelah Mike Portnoy digantikan oleh Mike Mangini)..
    Awalnya saya berfikir masuknya Mike Mangini akan membuat band ini kembali ke musik agak “lawas”, tp ternyata smpai saat ini bayangan saya itu semakin kabur dan memudar, apalagi kalau saya mendengarkan album terakhir mereka, saya berkata dalam hati “kok ada yg gak enak ya di album ini”..

    • khalil logomotif Says:

      Album ini memang fenomenal mas Boeddhierif. Album berikutnya jg begitu…dua dua masih ada Kevin moore.

      Kurang lebih, saya jg gitu mas. Saya ngga ngikutin DT setelah album black cloud..kok kayaknya sudah bukan DT yg saya suka. Tambah lagi, banyak banget slentingan mengenai iluminati yg dikaitin dgn kaver dan lirik DT. Dengernya sih DT sekarang sepenuhnya diarahin oleh Petrucci…portnoy kalah saing. Kalau sebelumnya, moore yg kalah saing dgn mereka berdua.

      Beberapa kali, saya pernah ngikuti solo Kevin Moore..bagus bagus kok musiknya. Dan tentu kiprah portnoy diluaran juga…salah satu yg saya suka dan ada di playlist, cover come sail away stix….rasanya kok lebih enak ktimbang aslinya.

  3. kukuh tawanggono Says:

    Mas Khalil saudara lelakiku

    Tulisan-tulisan njenengan amat membuat saya iri sekaligus kagum mas.Njenengan masih mau dan mampu memaknai simbol-simbol peradaban modern,suatu hal yg sering saya acuhkan(saya lebih suka mempelajari simbol-simbol kebudayaan kuno)
    Pengalaman njenengan membeli kaset juga mengingatkan saya saat jaman sekolah dulu.Saya sering salah membeli kaset,gara-gara terbujuk oleh sampul album yg gambarnya bagus(sudah begitu saya harus puasa ndak jajan selama sebulan untuk membeli kaset tersebut).
    Ternyata musiknya amat menyiksa telinga saya.Akhirnya kaset-kaset itu sering saya jadikan bahan barter dengan teman-teman…ha ha ha bener-bener kenangan yg menyedihkan.

  4. Budi Putra Says:

    Ini album DT pertama yg sy beli stlh jaman lisensi. Awal dengerin DT mmg sesuatu yg berbeda krn tawaran musiknya lbh dinamis dan berprogresi. Aplg bila ditilik covernya yg membuat kt jd menerka nerka apa maksud dr gambar yg disampaikan. Stlh Images sy kemudian tersengat dg konsep album Scenes from Memory…yg luar biasa membuka mata dan melebarkan telinga sy akan musik berkelas dr DT.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 142 other followers

%d bloggers like this: