By: Onny (aka Eyang Sosro)
He he diulas apanya to mas Rizky.. lha wong sudah diulas habis oleh mas Herwinto di tulisan diatas gitu lho…, Oce dh ini sekedar komentar (bukan ulasan) versi sy..
Pada tahun 1991 Arista Records mungkin melihat peluang komersial dengan mempertemukan/reuni musisi Yes “ori” yaitu Squire, Rabin, Alan White dan Tony Kaye dengan Yes “filial” Jon, Bruford, Howe dan mas Wagiman.. eh lha kok kebetulan gayung bersambut, tidak spt menyatukan SBY dan Mega yang malu-malu kucing ide Arista tsb lgsg diamini oleh kedua belah pihak, mungkin sekalian kangen2-an dapat hepeng buat nambah stok nopia… lho opo ora hebat? (maksudnya masing2 punya kepentingan) apalagi waktu itu personel Yes perlu dana utk membiayai proyek grup2 band sampingan masing2, selain itu juga menjaga dapur keluarga anggota Yes supaya tetap berasap.
Maka bulan April th.1991 dimulailah tur panjang Yes Union diawali dari Pensacola Florida amrik sana terus bergerak ketimur sampai selesai di Jepang bulan Maret thn 1992 di Yoyogi National Gymnasium Tokyo. Nah dvd yg sy bw ke TMII kemarin adalah konser di Mountain View Shoreline Amphitheater thn 1991, dvd konser Union Tour (UT) ini sy pilih lebih karena rasa penasaran kepingin liat personel Yes 2 formasi terakhir main bareng diatas panggung yg sama, sudah begitu dvdnya ditunggu sampai tahun 2000an tdk kunjung beredar, konon hanya ada dlm format pita VHS dan laser disk, maka begitu lliat di e-bay ada jual jadi lgsg kepincut wlp isinya hanya 1 disk/dvd harganya hampir 2x lipat rilis resmi yg baru muncul awal thn 2011, pdhal dvd Yes UT rilis resmi terdiri 2disk/dvd plus bonus 2cd audio, masih ditambah pernik2 lainnya.. yo wis yang ptg menang liat lbh dulu saja he he…
O ya mnrt sy konser ini kalau dari segi kualitas gambar lumayan lah (B-) tapi kemungkinan besar dvd ini bersumber dari LD (laserdisk), dan LD-nya berasal dari VHS L , wlp sudah di remaster..eh salah ya (krn masternya mungkin engga ketemu) maka tepatnya dioprek sehingga gambar sedikit lebih halus, tetapi mnrt sy kualitas gambar dvd ini tdk sejernih konser Yes Symphonic, bersyukur bhw dari sisi kualitas audio konser Yes UT ini terdengar jernih dan nada rendah/bassnya terdengar pulen seperti nasi dari beras rojo lele yang baru dipanen. Dari segi tata panggung konser di amphitheather ini berlangsung diatas stage segi empat tetapi dg uk lebih lebar, bukan yg panggung bulat seperti banyak diketahui oleh khalayak/Yes fans. Stage Yes UT tanpa dekorasi megah bertema khusus spt show Close to the Edge di Madison Square Garden NY atau konser Drama yg melibatkan Roger Dean, diatas pangung Shore Line ini utk pemain keyboard dan drum (Bruford, White , Wakeman & Kaye) ditempatkan pada kontur panggung lebih tinggi dari pemain lainnya, peralatan Wakeman juga tidak seribet kalau manggung sendiri. Yang menarik layout/posisi masing’s pemain seperti mewakili Yes ori (Kaye, Rabin, Squire dan White) di sisi sebelah kiri, dan sektor Yes filial (Anderson, Bruford, Wakeman Howe) disisi sebelah kanan spt gambar dibawah ini (maaf hanya capture dr screen komptr jadi mungkin krg jelas).
Dari sisi musikalitas personil Yes sdh tidak diragukan lagi, kalau sy komentari khawatir kuwalat sama pakar Yes disini he he.., yg jelas tdk seperti grup lawak yg kebanyakan bintang sehingga berebut mbanyol atw sperti pemain bola kita yg nafsu pengin mencetak gol di pertandingan besar tapi malah meleset, pada konser UT yg boleh dikatakan sbg “mega Yes” ini komposisi lagu2 Yes yang dimainkan full team terasa penuh, kompak dengan “pembagian giliran main” yang adil antara dua satria bergitar (Howe & Rabin) diberi kesempatan bermain solo pada trek 6 “Clap” sepanjang 6.25 dan Rabin pada trek 8 “Solly’s Beard” sepanjang 6.26 (tuh adil bgt khan hanya beda 1 detik), dua drummer (White & Bruford) diberi sesi duet (sayang gk ada di dvd ini) dan dua keyboard (Wakeman & Kaye) ada part2 dimana masing’s bisa unjuk kepiawaian.
Mnrt pendapat sy, secara umum konser Union ini adalah perpaduan ciamik antara Yes klasik khas Yes yang simponik agak folk dan sedikit jazzy dengan Yes modern yg lebih gahar/ngerock.
Set list :
- Intro: Firebird Suite
2. Yours Is No Disgrace (15:06)
3. Rhythm of Love (5:04)
4. Heart of the Sunrise (10:16)
5. Clap (6:26)
6. Owner of a Lonely Heart (6:24)
7. I’ve Seen All Good People (7:26)
8. Solly’s Beard (6:25)
9. Saving My Heart (4:55)
10. The Fish / Amazing Grace (10:05)
11. Rick Wakeman Solo (4:21)
12. Awaken (19:01)
13. Roundabout (10:14)total durasi 118 min.
pada konser ini dimainkan pula gending Shock to the System, And You and I dan Lift Me Up (hanya format audio di paket UT versi resminya)
Trek yg mnrt sy menarik, Yours is no.. ada duel 2 antara satria bergitar satu bersenjatakan Gibson Les Paul dan ” lawannya” pakai Fender Strato, trek Rhytm of Love sesuai judulnya menunjukkan kekuatan cinta/kekompakan seluruh personel Yes baik yang ori maupun filial, choir Jon, Squire, Rabin & Howe pada lagu ini sungguh bikin mbrebes mili, kmd trek Saving in my heart ada solo bass Squire dgn rickenbackernya dan tentu saja lagu dari sorga mnrt bpk. Prof Ali.. “Awaken”.
Dalam konser ini Jon sempat berujar bhw show ini adalah yg terakhir, tetapi sampai tahun 92 masih dimainkan de Jepang bahkan thn 93 konon di jerman masih dimainkan dg formasi 8 org virtuoso ini.
Dmk semoga grup Yes ini masih akan main sampai kita gak bisa denger musik lagi…






March 12, 2013 at 10:09 am |
Mas Onny,ulasannya bagus…kapan2 boleh nich sy dipinjamkan DVD nya…he..:he..he.
March 12, 2013 at 10:14 am |
Mas Onny,ulasannya mantap….boleh ya kapan2 sy di pinjamkan DVD nya..he..he..he
March 12, 2013 at 2:22 pm |
Ulasan yang keren dan mantap – sy juga turut doa yg sama.
March 12, 2013 at 6:21 pm |
Oya, ulasan Mas Onny membuat saya menonton kembali LD Yesyears – A Retrospective, dimana terdapat beberapa potongan konser Union tersebut beserta komentar2 menarik dari para musisinya. Disitu digambarkan suasana yang akrab ketika persiapan konser tersebut, dan disebutkan bagaimana musik (dan uang tentunya) telah menyatukan mereka, meskipun tidak mudah karena banyak perbedaan pendapat dan rintangan. Komentar Alan yang menurut saya menarik: “YES is a band that never looks at the horizon but tries to see over it”
March 12, 2013 at 7:21 pm |
membaca tret-nya Mas Onny dan Tret Mas Herwinto, saya melihat personel2 Yes dengan segala kondisi dan permasalahan yang harus dihadapi, mereka terbukti sebagai personil yang telah mampu mengalahkan dirinya sendiri….mereka bisa bergabung dan berkarya bersama dengan mengendalikan dirnya ( egonya)…….sesuatu yang luar biasa ……
March 13, 2013 at 6:17 am |
Shock To The System nya kuereeeen abis di live ini….sayang di dvd nya ga ada ya….saya cuma liat di you tube,,,,
March 13, 2013 at 8:17 am |
Kalo Ankor Watt opo ora nggawe mbrebes mili to??
March 13, 2013 at 8:29 am |
Ulasan nuansamatik khas Eyang Sosro ini kudu dilanjut mengingat potensi dahzyat Eyang Sosro … Istilah jowone: Keris-e durung metu …..
Lha saya tahu persis mas Onny ini penggemar berat aliran prog yang sumpah matek rasanya belum pernah dimuat di blog gemblunk ini: Zeuhl dengan band seperti MAGMA, Universal Totem Orchestra. Selain itu mas Onny juga jago dalam musik jenis RIO dengan band seperti: Zappa, Utotem, Univers Zero, Thinking Plague dll. Monggo mas Onny dipersilakan mengulas sak enak udele mbahe Sangkil …. Ora ono batasan …. Sing penting njenengan bahas!
Saya suka Samla Mammas Manna … tuobsz musiknya …
March 13, 2013 at 9:37 pm |
sepertinya konser ini pernah di putar di rcti ya….siapa yah yang di belakang layar sehingga konser ini dapat di tanyangkan di rcti….sepertinya harus di undang di blog ini….
March 13, 2013 at 9:47 pm |
Ha ha ha …. Itu prioritas kedua…
Prioritas pertama: mengundang Ricky dan I’an Arliandy utk bisa gabung di ProgRing #10 ….he he ….
March 13, 2013 at 10:50 pm |
setuju Mas G….saya harus ucapin terma kasih pernah ditraktir rujak sama P Ian Arliandy….unforgetable moment…..perlu kita buat acara khusus bagi penyebar virus Yess…..
March 15, 2013 at 7:24 am |
Kabarnya Tommy Prataama dari Original Production,sekitar bulan July ini,akan mendatangkan Anderson & Wakeman ke Jakarta.
March 15, 2013 at 7:42 am |
Wajib nonton bareng
March 18, 2013 at 8:49 am |
Benar mas Rizky & m Herman, cerita dibalik reuni Yes ini memang panjang sampai katanya ada part yang dimainkan oleh Howe dan Wakeman yg diganti oleh org lain karena dianggap kurang komersil. Lepas dari itu sbg musisi sekaliber Yes yg sudah melegenda malang melintang dijagad musik progresip selama 45thn itu apa lagi sih yg dicari? klo hanya sekedar ego atw fulus.. lha wong proyek diluar Yes
masing2 sdh punya, bbrp grup juga terbentuk atas kerjasama member Yes pula, soal aset/harta benda apa sudah gak kehitung? (sbg bandingan ada pemusik hip-hop/rap ngetop belum 5thn dirumahnya yg super mewah di SF punya tempat panjat tebing pribadi, pesawat jet dll). Hemat sy musisi top dunia aplg sdh umur hrsnya tinggal senang2 dgn keluarga, kerabat dan musikus lainnya, santai menikmati hidup tdk lupa banyak ibadah, bikin konser amal di Indonesia kalo perlu gratis khs utk fans setia terutama anggota blog kita ini he he..
@ mas GT Siip gampang itu.. kapan acr beikutnya sy bwkan.
@ mas Gatot, RIO.. wah sdh lama gak nyimak krn khawatir klo kelamaan intens dengerin RIO jadi ketularan “nyleneh” he he..
maaf bru direspon krn kalau dikantor lupa melulu eh pas dirumah sabtu mgu modemnya dipakai main gim sm anak2