By: Herwinto
GOING FOR THE ONE album Yes yang sangat indah
Inilah salah satu karya besar di bidang musik, dan album ini juga menandai fase terakhir masa art rock Yes. Album ini memiliki kelebihan yaitu elemen elemen progresifnya disajikan dalam tataran yang lebih sederhana, enjoyable yaitu mudah dinikmati dan sungguh indah monumental. Bagi penggemar Yes dengan line up Rick Wakeman bisa bernafas lega karena sound Yes telah kembali ke nuansa klasik romantik. Saya sangat menyukai album ini dan saya menyarankan nikmatilah di saat keheningan malam dengan kondisi di luar kamar, misal di halaman rumah ketika langit cerah dengan bintang bintang di angkasa, tentunya dengan walkman ato ipod ato mp3 player yang kecil itu ato pakai hp lah…tidak usah kenceng kenceng asal sudah cukup larut malam akan terdengar jelas….biasanya saya di beranda rumah….di jamin anda akan melayang dan meneteskan air mata terutama setelah tahu cerita dibalik Turn of The Century yang jadi fokus bahasan saya kali ini. Kembali ke album dulu, dibuka dengan lagu Going for The One yang cukup ngerock dan agak berisik karena gitar Howe dan keyboard Wakeman yang saling kejar dengan dijaga beatnya oleh bass dan drum, melodi dan vokal cukup indah juga terutama bagian ‘aaaaahhhhh’….selanjutnya inilah lagu kesukaan saya Turn of The Century yang merupakan sequel dari legenda Yunani kuno tentang kisah Pygmalion dan Galathea yang di lagu ini Pygmalion disamarkan dengan nama Roan. Pygmalion adalah seorang pematung yang membuat patung gadis cantik yang kemudian dia jatuh cinta dengan patung buatannya sendiri, lalu dia berdoa agar patung ini hidup….dan….benar benar hidup lalu mereka menikah dan kemudian hidup bahagia (happy ending). Lho lalu apa pengertian Turn of The Century dengan pematung? sabar dulu…. justru Turn of The Century nya muncul setelah ini…banyak yang tidak memahami lagu ini, Pygmalion dan Galathea pun akhirnya tua lemah dan sakit sakitan, singkat cerita Galathea meninggal, Nah Pygmalion sangat terpukul dan sedih sekali, dia sangat mencintai istrinya ini maka dia mulai bangkit dengan sekuat tenaga dia berusaha menghidupkan istrinya lagi, dengan tangan tangan tuanya, dengan tenaganya yang sudah rapuh dia mulai memahat lagi, membuat sebuah patung Galathea lagi, bukankah dulu dia yang menciptakan Galathea? dengan penuh semangat dia bekerja tak peduli tetesan keringat dan keletihan yang sangat, dia berusaha mewujudkan impiannya, karena sudah sangat tua maka Pygmalion ini begitu merasa sangat susah dan payah sekali, baru menjadi patung kasar saja dia sudah sangat lemah,… namun disaat yang sangat payah ini justru dia menyaksikan sebuah cahaya indah yang mengingatkan dia pada saat saat dimana Galathea ini diberi kehidupan, kenangan indah yang merupakan TURN OF THE CENTURY….yang mengingatkan bagaimana sentuhan dan tatapan Galathea yang begitu hangat, begitu hidup, saat saat yang begitu indah bagi Pygmalion…dan saat itu dengan keletihan yang sangat berat, Roan meninggal…..saudaraku…jika kita mendengarkan lagu ini dibawah cahaya bulan dan kelap kelip bintang di keheningan malam dan mengingat cerita ini….ohhh kita pasti nangis…sungguh sangat menyentuh, alunan vokal Jon yang tinggi bersih melayang di udara, berpadu dengan denting gitar Howe yang jernih dan lembut, iringan keyboard Wakeman yang tipis mengawang….oh membuat suasana menjadi romantis, sedih dan berpadu dengan sebuah pengharapan…..
REALISING A FORM OUT OF STONE
SET HANDS MOVING
ROAN SHAPED HIS HEART
THRU HIS WORKING HANDS di bait lain
REALISING A FORM OUT OF STONE, HIS WORK
SO ABSORBED HIM
COULD SHE HEAR HIM
COULD SHE SEE HIM
Lagu selanjutnya adalah Parallels lagu yang diciptakan Squire ini cukup rancak mengingatkan kita pada Fish out of water nya Squire ada unsur unsur kesamaannya, disini keyboard Wakeman mengingatkan kita pada gaya gaya lama seperti The Revealing, ato Heart of The Sunrise, lalu Wonderous Stories ini lagu enak banget biasa dipakai di kompilasi Yes…sangat klasik paduan gitar dan keyboardnya…dan sebagai penutup adalah lagu yang sangat digandrungi para progger yaitu Awaken, saya sangat memahami kenapa lagu ini begitu disukai karena memang kaya dengan elemen elemen progresif yang menawan, dimulai dengan piano yang sangat klasik, lalu masuk vokal Jon yang di bayangi hawaian tipis Howe lantas masuk ke fase gitar rock yang khas lick Howe gaya 70 an bersamaan dengan masuknya bass dan drum yang menggemuruh…muanthab…..ini lagu epic yang cukup panjang dengan perubahan di tengahnya ke suasana sunyi dengan di timpa alat musik tiup oleh Jon dan iringan alat musik petik serta keyboard yang memberikan nuansa magis..bagi saya inilah album Yes yang paling indah….oh ya cuman sayangnya kenapa ya kok covernya gambar pantat? ha ha ha….Salam!!!


