By: Herwinto
CLOSE TO THE EDGE sebuah karya yang sungguh Brilliant !!!
Selamat malam Om G…ijinkan saya melanjutkan tulisan bersambung saya ini, kali ini saya akan ulas sedikit mahakarya yang sangat jenius dan briliant Close To The Edge…siapapun dia yang mengaku progger sejati pasti akan acungkan 2 jempol untuk karya yang satu ini….dan tentunya pasti dia akan sangat menikmatinya. Album ini bisa dikatakan sebagai lambang ato wakil dari sebuah aliran musik ato genre yang disebut aliran progresif rock, bahkan seandainya semua genre musik harus menampilkan sebuah album yang bisa menjadi contoh warna musik yang diusungnya niscaya genre progresif rock akan sangat layak mengambil album ini sebagai contohnya. Memang bagi fans Yes yang mengenal Yes dari album 90125 akan kesulitan mencernanya, namun bagi mereka yang berangkat dari Fragile ato Yes Album mungkin lebih siap untuk mencernanya, memang saya merasakan bahwa Fragile dan Yes Album ini seperti sebuah sarana latihan sebuah kesiapan untuk menerima karya yang lebih berbobot lagi dan….. benar! Yes menelorkan karya yang sangat berat dan ini sangat sulit diterima kecuali bagi mereka yang telah menempuh latihan melalui Fragile sebagai pembukanya. Album ini hanya berisi 3 lagu namun durasi waktunya luar biasa panjang. Lagu pertama berjudul Close To The Edge berdurasi 18 menit 50 detik, terdiri dari 4 sub judul yaitu The Solid Time Of Change, Total Mass Retain, I get up I get down dan Seasons of Man. Jika kita putar lagu ini maka kita akan mendengarkan musik yang sangat rumit terutama pada permainan gitar Howe di pembukaannya bahkan terkesan tidak beraturan seperti mawut (kocar kacir) padahal disinilah justru kejeniusan mereka, masing masing personil seperti bebas berekspresi tanpa batas dan tidak terikat dengan pakem pakem musik pada umumnya sehingga yang mendengarkannya pasti akan serasa pecah kepalanya, namun hebatnya struktur musiknya bisa saling mengisi dan melengkapi dengan sempurna padahal masing masing seperti bermain sendiri sendiri dan tidak berhubungan…di lagu ini yang sangat ditonjolkan memang kerumitan dan kelincahan permainan jari jari Howe dan Wakeman yang sungguh menawan…Lagu berikutnya adalah lagu yang sangat manis namun sungguh sungguh teramat sangat progresif yaitu And You And I berdurasi 10 menit 9 detik, luar biasa lagu ini di sini saya sangat terpukau dengan permainan gitar Howe yang sangat beragam dari gitar akustik sebagai intro pembukanya yang jernih, kemudian ada steel pedal (hawaian) yang sungguh menyayat dan menerawang jauh diimbangi dengan permainan keyboard Wakeman yang mengawal iramanya woaaahhh ngguweblag saya mendengarnya…dan mungkin ini salah satu lagu wajib Yes yang selalu dihadirkan pada setiap konser…tuob tenan lagu ini…ada 4 sub judul juga yaitu Cord of Life, Eclipse, The Preacher The Teacher, Apocalypse. Saya paling suka liat live lagu ini, Howe terlihat betul sebagai pemain gitar yang unik, gitarnya di panggung macam macam gonta ganti wah indah sekali…dan sebagai penutup album ini adalah Siberian Khatru berdurasi 8 menit 57 detik, aduuuuh saya sangat menyukai lagu ini uenaaak banget ngebeat dan sungguh rancak sekali permainan musiknya di tengahnya sekali lagi Howe menggunakan steel pedal(hawaian) wuaaah bunyinya kayak lolongan srigala di malam yang sunyi menggema nunjek ulu hati….lagu ini biasanya dipakai sebagai pembuka konser…Saya pribadi mungkin akan menempatkan album ini sebagai karya terbaik Yes sepanjang masa dan juga formasi terbaik Yes sepanjang masa. dan sebagai penutup tulisan singkat ini silahkan amati cover album ini luar biasa gagah sekali gradasi hijau itu aja…ada yang tahu artinya? dan apakah kaset rekaman yess terinspirasi ini sehingga warna kasetnya gradasi hijau? Entahlah….Salam!

February 14, 2013 at 7:56 pm |
Yes yg paling sempurna …. langsung muter close to the edge, suwun koh Win …. postingan yg menarik …
February 14, 2013 at 8:09 pm |
Di album CTTE inilah saya menemukan kali pertama Bruford sebagai maling ketukan …. Perhatikan ketukan drumnya di title track yang ngawur ….gak pas ketukannya …. Tapi kok enak ya?
Lha …. Itulah musik prog bung! Yo pow ra mas Edi Apple?
Suwun Koh Win ….
February 14, 2013 at 8:43 pm
Matur tengkyu juga Om G…..betul sekali Bruford ini maling ketukan wha ha ha ha aku kemekelen dewe baca istilah ini, ketukane memang gak pas, yang paling kelihatan di And You And I….
February 14, 2013 at 8:52 pm |
Monggo bung Edi selamat menikmati CTTE….selamat menggelepar puwaaaas……pakai kaset yess ya biar afdhol ha ha ha…..
February 14, 2013 at 10:27 pm |
ada yg inget cerber Lupus di Hai?
Pd salah satu episode ada cerita begitu ruwet nya si Lupus kena masalah akhirnya masuk kamar dan setel “Close to the Edge”.
Si Lupus rupanya nggak tahu jika ada obat merk Gentle Giant yg lebih majas.
February 15, 2013 at 6:06 am |
Wah terapi yang manjuur…….
February 14, 2013 at 10:58 pm |
Album dahsyat dari Yes,gak dibuat2 panjang seperti album berikutnya tales from topographic ocean yg malah membuat Wakeman gerah, tp album CTTE malah membuat Bruford muthung dan kabur dari Yes. Kalo gak salah ada yg pernah berkata Bruford keluar dari Yes karena ingin bebas tapi ternyata malah masuk band yg punya album berjudul discipline (maksudnya King Crimson)
February 14, 2013 at 11:30 pm |
TFTO kata mas Wagiman ‘curly’ dan ‘noddling’ – dipanjang2kan ttp tanpa ide.
Sy nggak faham2 album ini -
February 15, 2013 at 1:44 am |
Koh Win, cover art nya memang membingungkan…mana ada langit warna ijo…tapi kalau dikaitin tema cerita lagunya, ada kaitannya juga sih (terus terang liriknya susah banget dipahami…ngga mudeng ceritanya apa) tentang fantasi. RD pertama kali munculin logo yes dengan type balon..dengan huruf E kecil, sekilas keliatan seperti ada dua huruf S (kaki huruf Y yang nglewatin huruf E dan nyambung ke huruf S, liukannya kaya huruf S). Yang paling berkesan buat saya ada dua, pertama, ada suara airnya dimasukin diawal lagu, kedua, anderson kaya ngga nyanyi, tapi sprti nyeritaiin tentang lagunya. Sayang, saya ngga sepenuhnya ngerti ceritanya tentang apa.
Salam
February 15, 2013 at 7:37 am |
Katanya ide album TFTO pertama datang dari Anderson yg saat tour CTTE rajin baca buku dgn Buddhaism terus dikembangkan berdua dgn Howe. Wakeman kurang setuju dgn ide aransemennya tapi gak digubris. Squire dan White meneng wae gak protes,akhirnya RW pikir mending solo karir saja dan masuklah Moraz yg cuma bertahan di Relayer.
February 15, 2013 at 8:58 am |
Tetapi sebenarnya ide menulis Topographic Ocean dipicu oleh pertemuan Jon Anderson dan perkusionis King Crimson Jamie Muir yang ikut memperkuat King Crimson 1972-1973, pada pertemuan ini Muir menyarankan agar Anderson menulis lagu yang bertemakan kosmic-religius, pertemuan ini menyebabkan Anderson terpacu Adrenalinnya dan ketika tour CTTE Anderson menemukan sebuah buku di hotel tempat dia menginap yang dari buku ini lah lahir konsep TFTO.
February 16, 2013 at 11:02 am |
Mas Herwin,
Saya juga sangat setuju album ini merupakan karya yang luar biasa. Dengan CTTE, YES boleh dikatakan telah mencapai puncaknya, dan itu juga salah satu yang membuat Bruford untuk melanjutkan karirnya di band lain sebagai upaya untuk pengembangan diri – suatu strategi dan tindakan yang menurut saya tepat sekali dan merupakan salah insipirasi bagi hidup saya.
Cheers
February 16, 2013 at 11:18 am |
Hi hi hi …lucu juga Bruford keluar dari Yes salah satunya justru karena merasa dibohongi sama Jon Aderson karena tadinya mereka berebcana membuat band dengan unsur jazz …. Lha kok malah nggladrah dengan CTTE … ha ha ha ha ….
February 16, 2013 at 2:03 pm
Salah satu versi ttg keluarnya Bruford jg krn dia merasa capai dan jenuh dengan proses pembuatan lagu yang menurutnya lama sekali dan dibuat Chris selalu menunggu dalam banyak hal, termasuk untuk setel bass gitarnya.
February 16, 2013 at 4:13 pm
Soale nyetel bass gitare karo kungkum di kamar mandi mas…kebiasaan Squire gitu mas..