By: Eddy Irawan
Kaset ini menjadi salah satu khasanah kekayaan rekaman jadul Indonesia.
Dengan format cover yang super jadul, album Blood Sweat & Tears (BS&T) bertajuk ‘mirror image’ yg dirilis tahun 1974 ini direkam oleh Suara Kenari Records. Rekaman ini kelak berganti nama menjadi Monalisa. Sebenarnya inisial Monalisa sudah dipake untuk menulis seri kaset ini (perhatikan inisial ‘ML.2′ yang ditulis di pojok kanan atas daftar lagu). Pada cover samping yang biasanya ditulis nama artis/grup, malah dipake buat nulis nama rekaman dan alamat recordernya.
Yang bikin unik adalah gambar pada cover belakang. Di bagian ini malah dipajang foto sebuah grup yang lagi in action. Adakah yg tau grup apakah gerangan ini?
Album BS&T ini sangat kental brass sectionnya. Bayangkan ada instrumen trumpet, trombone dan double saxophone yang permainannya langsung mengingatkan kita pada musiknya Chicago dan Chase, apalagi pada nomer tanpa lirik ‘movement I, II dan III yang persis sama dengan pola musiknya Soft Machine. Keren banget! Jerry Fisher masih menjadi lead vocal dalam album ini sebelum diganti oleh David Clayton-Thomas pada album berikutnya (new city, tahun 1975) yang menjadi side b dari kaset antik ini. Didukung oleh pita TDK nan bersuara mulus-bening laksana suara si burung kenari, menjadikan kaset ini sangat layak koleksi. (e)
—–
Mumpung ngomongin BS&T, ternyata saya ada kaset jadulnya juga:
Salam,
G






January 26, 2013 at 7:28 am |
Pg mas Eddy,mantab kasetnya.album ini masih ada al kooper ya mas?ada I love more than you’ll ever know?aku suka B,S&T walau gak punya kasetnya (terlalu..(dgn gaya bicara spt bang haji
)).
lumayan susah cari kaset loaknya mas.cd nya pun lumayan tinggi hrgnya.apalg album awal2 mrk wuih..giliran ada hrgnya minta ampun :’(
January 26, 2013 at 8:43 am |
Suwun mas Eddy, pagi2 sdh dapet pencerahan 2 hal sekaligus, pertama : asal muasal perekam monalisa, dan juga via mas Hippie, kalau Al Kooper pernah di BST ini, maklum nama BST cukup akrab di telinga dan alam bawah sadar saya, ya karena lagu “I love more than you’ll ever know” itu, dari lagi2, kaset kompilasi …
January 26, 2013 at 9:03 am |
Mas Hippie, lagu fenomenal “I love you more than…” gk ada di album ini melainkan di album pertama merke yg berjudul Child is Father to The Man’ thn 1968. Memang masih ada Al Kooper di situ disamping juga ada Randy Brecker. Mereka hanya bertahan di satu album perdana itu.
January 26, 2013 at 9:07 am |
Mas Eddy, Dua foto lainnya menyusul ya, kalau aku udah buka laptop. Sementara posting via HP dulu ….
Salam
January 26, 2013 at 11:43 am
Makasih mas G udah dimunculin ke3 gambar kst kenari ini
January 26, 2013 at 1:11 pm
Maaf baru bisa buka laptop tadi mas Eddy …. Mantap kaset ini!
January 26, 2013 at 1:56 pm
Iya mas, ngulas asal usul kaset rekaman jadul memang beda dibanding format cd .
January 26, 2013 at 2:52 pm
Kita ini aneh ya …menelusuri sejarah rekaman bajakan ….ha ha ….padahal band-nya ndak tahu kalau di NKRI kasetnya direkam dengan berbagai versi …. Seru banget …..
January 26, 2013 at 12:11 pm |
Ulasan yang bagus – saya suka kalimat pembukanya “menjadi salah satu khasanah kekayaan rekaman jadul Indonesia”. Negara ini memang kaya sekali untuk banyak hal dan saya bangga sekali menjadi orang Indonesia.
Soal BS&T, saya belum paham secara detail, tetapi disebutkan ada Randy Brecker, kalau ini saya suka via band Brecker Brothers (pernah manggung di Jakarta di Jamz).
January 26, 2013 at 12:32 pm
Mas Rizki, randy brecker sama Al Kooper memang hanya gabung di 1 album tok, yaitu album ‘child is father to the man’. Setelah itu randy bikin ‘brecker brothers’ sama kakaknya, michael brecker.
January 26, 2013 at 9:08 am |
Betul Mas Kris, lagu “I love you more than you’ll ever know” menjadi tonggak keabadian BS&T. Sayangnya Al Kooper setelah album tsb malah beralih sbg produser rekaman Columbia kemudian bersolo karir
January 26, 2013 at 9:52 am |
Setiap postingan mas Eddy selalu bikin saya penasaran, krn umumnya yg ditampilkan adalah hal2 unik seputar mata rantai dunia dan sejarah perkasetan di Indonesia, sebagaimana kaset Suara Kenari ini, yg sdh selama 34 th ini ndak pernah saya temui.
Kenal BST ya memang dari lau I love you……know itu. Hampir di kaset kompilasi yg berbau blues, banyak menampilkan lagu tersebut
January 26, 2013 at 11:35 am |
Mas Apec, kl ada rumah kaset akan makin tertata lagi mata rantai perkasetan Indonesia. Kapan ya?
January 26, 2013 at 10:19 am |
Trims mas Eddy u/ pencerahannya. Diposting jg dong mas kaset debut BST kalo mas kebetulan punya.biar makin ngiler ak
Suwun
January 26, 2013 at 12:05 pm |
Waduuuh, aku gk punya kaset album pertamanya itu mas Hippie
January 26, 2013 at 12:34 pm |
terimakasih infonya
January 26, 2013 at 1:07 pm |
Sama2. Semoga lagu2 BS&T bs juga mnjadi therapi penyakit lainnya. Meaning?
January 26, 2013 at 11:17 pm |
Mas Eddy,
Nyuwun sewu aku tambahin fotonya ya mas … biar nuansamatik berbungamatik-ria … ha ha ha ha ha ….
January 27, 2013 at 3:34 am |
Mas G, BS&T yg menjadi side b Chicago VIII di atas adalah album yg sama spt side b rekaman kenari, yaitu album ‘new city’.
January 27, 2013 at 3:52 am |
di album ‘nuclear blues’, BS&T bawain lagunya jimi hendrix ‘manic depresion’ dgn gaya blues versi BST dimana lengkingan gitar Hendrix dimodifikasi menjadi raungan brass section. Suara David Clayton-Thomas sungguh jantan!
January 27, 2013 at 4:02 am |
O ya, Yess juga sempat rilis ‘Classic BS&T’, #116. Lagu2 BS&T semuanya sangat saya suka, ‘I love you more…” lagu favorit saya yg lain adalah ‘Lucretia Macevil’, ‘spinning wheel’ dan nomor balada ‘something in winter’.