The Beatles Story

By: Domme

 

Sebelumnya aku ucapkan terima kasih kepada Bos gatot yang sudah memposting tulisan saya ini…. Long Live Live Prog and Rock…..

Sebenarnya aku kurang senang The Beatles. Aku cuma akrab dengan beberapa lagunya yang sering aku dengar sewaktu aku masih kanak-kanak, di antaranya Hey Jude, Oh Darling, Ballads Of Yoko and John (pas ya judulnya), Yesterday, dan beberapa lagi, Makanya ketika ada teman di Medan bernama Rudi (Bos Eddy juga kenal), menawarkan Complete Story The Beatles rekaman TEAM milik dia, aku kurang tertarik, apalagi harganya ditawarkan lumayan tinggi.

Tapi seiring waktu, ditambah bahwa aku memang suka rekaman TEAM, aka tawaran tadi akhirnya aku pikirkan juga… Apalagi saat buka-buka toko bagus, aku lihat juga ada yang mengiklankan kaset-kaset itu dengan harga selangit. Maka aku pun jadi terbayang-bayang dengan sepuluh kaset berwarna hitam dengan tulisan Beatles stainless putih di depan cover dan berwarna warni di sisi kaset itu….

Hingga suatu ketika kami ketemu di lapak kaset lama di Jalan Gedung Arca Medan. Saat itu dia terlihat sedang menawarkan kaset ke teman juga dengan harga yang sudah jauh di bawah harga ditawarkannya dulu…. Aku pun dag dig dug juga, mana tau kawan tadi setuju… dan ternyata mereka nggak deal. Langsung aku bisikkan ke Rudi, supaya kasetnya dibawa saja ke rumah, mana tahu bisa deal…

Dan beberapa hari kemudian, Rudi pun muncul di rumah, membawa kaset Complete Story The Beatles, berikut beberapa kaset lain… Setelah berbasa-basi sejenak, maka akhirnya kaset-kaset tadi pun berpindah tangan tanpa ada unsur paksaan dari pihak mana pun. Aku sendiri nggak tau apakah kaset itu bakal aku putar semuanya. Tapi melihat cover-cover kaset The Beatles tersebut, yang ternyata makin menarik aku pandang, sudah cukup juga rasanya.

Dasar kaset berpelet…. Tak doyan isi, kulit pun jadi…. Hehehehe…

Berikut foto The complete story of the Beatles berikut kaset-kaset lainnya yang datang dalam sekali penjarahan…..

100_5790 R

 

100_5791 R

 

100_5793 R

 

100_5796 R

About these ads

15 Responses to “The Beatles Story”

  1. Eddy Irawan Says:

    Terus terang, seri kaset The Beatles ini menurut saya paling mudah didapatkan. Tiap kali ke lapak kaset bekas, hampir selalu ada 1-2 kaset seri ini. Namun begitu, saya paling senang dengan covernya yang sangat merefleksikan retro-perspektif (walah, istilah apa pulak ini….)

    • Domme Says:

      Betul Bos Eddy…. Mungkin karena zaman kaset bajakan dulu, Beatles paling banyak terjual, sehingga otomatis, pada saat sekarang, lebih banyak juga beredar di lapak….
      Beda dengan kaset-kaset yang dulunya kurang dilirik, sekarang jadi buruan ya…..

  2. hippienov Says:

    Beatles buatku adalah gerbang utama musik..berawal dari kenal beatles dimulailah perjalanan musikal ke berbagai band dan genre musik lainnya sampai akhirnya mempersunting prog,he3..
    Keren bang Domme koleksinya,ak suka beatles,boleh dibilang aku hafal hampir semua lagu mereka.malah punya buku chord lagu2 beatles.iseng2 maen guitar sambil bayangin jadi john lennon :-D

    • Domme Says:

      Horas Bos Hippie…
      Aku kenal Beatles juga dari ortu…. Saat itu koleksi Beatles ortu lumayan banyak, tentunya rekaman jadul banget semua. Makanya aku akrab juga dengan beberapa lagu Beatles…. Sayangnya aku nggak tahu pada ke mana semua kaset-kaset itu….
      Setuju Bos Hippie…. Sebagaimana sering disebut, sebagai revolusioner di bidang permusikan, merekalah akar dari semua musik yang berkembang sekarang (kata Majalah Hai dulu….). Konon katanya, para pemusik pada saat itu, harus mau tidak mau, mengikuti gaya Beatles, yang sudah memborong semua warna yang ada. Atau kalau nggak mau ikut, terpaksa ‘mengais’ sisa-sisa yang tidak sempat tersentuh beatles… (ini masih kata Majalah Hai…)

  3. Domme Says:

    Makasih ya Bos Gatot….., sudah memposting tulisan yang sungguh sederhana ini…..

  4. Kristanto Says:

    Kalau bicara The Beatles, saya jadi merasa bersalah sendiri, lho koq ? Hanya gara2 pak lik (om) saya, Suyono, penggemar Beales dan Rolling Stones, saya pas SMP, mulai unjuk gigi, seolah mau nunjukin ke om Yono tadi, bahwa saya lebih gaul lebih top, dengan beli dan dengerin Uriah Heep, Procol Harum, Nazareth ataupun Deep Purple …
    Lha konsekunsinya sd saya kuliah (bahkan sampai sekarang), saya sangat pelit untuk beli kaset/CD-nya Beatles. Jujur cuma punya 2 CD album Beatles dan juga 1 CD RS yg the best.
    Padahal saya juga suka “Hey Jude”, “Get back”, “Let it be” de el el … Andalan lainnya ya versi MP3 bajakan yg model kompilasi, seharga 5000-an di lapak bajakan …

    • Domme Says:

      Jangan nangis ya Bos Kris…. Hehehehe…. Aku sih percaya…., selama kaset-kaset beredar di antara penghuni blog Bos gatot nan ciamik ini, maka, apabila pemiliknya suatu saat bosan misalnya, pasti larinya ke antara sesama penghuni blog keren ini juga…
      Hehehehe…..

      • Gatot Widayanto Says:

        Maksudnya, bro Domme suatu saat bosen juga …dan “saat” itu tak lama lagi ….ha ha ha ….

        Ok bro Domme, selamat melakukan invasi kaset rekaman Team ya …

      • Domme Says:

        Semoga Bos Gatot… hehehehe….

  5. Herwinto Says:

    Beatles telah banyak mewarnai kehidupan saya setidaknya dari SD sampai awal SMA , bahkan saya pernah menganggap yang lain tidak penting…perubahan pada diri saya terjadi ketika saya mendapatkan album Sgt Pepper, Magical Mistery Tour, White Album, dan Revolver pada waktu yang hampir bersamaan…di album inilah saya jatuh hati setengah mati dengan warna musik yang di hidangkan Beatles…yang sangat jauh jauh dan jauh berbeda dengan sebelumnya….berbekal album The Lamb yang waktu itu menjadi album selingan dan In The Court of The Crimson King yang baru direkomendasikan abang saya di Jakarta..mulailah saya gali mata rantai dan benang merah dari album Beatles tersebut dengan 2 album tersebut, berbekal berbagai artikel dan sisa sisa aktuil, saya temukanlah istilah yang kelak merubah hidup saya secara drastis yaitu istilah Art Rock dan Psychedelic….dan puncaknya adalah setelah saya bertemu dengan album super gila Tales From Topographic Ocean….The Progresif Rock begin!!!!!

  6. Apec Says:

    Kalo saya malah sebaliknya, ngoleksi album Beatles baru belakangan aja. Meski senang mendengar lagunya, tp niat untuk ngoleksi gak pernah ada. Baru bbrp tahun terakhir aja saya hunting terus kasetnya, dan syukurlah, saiki wis beres kabeh, tinggal mencari barangkali ada rekaman yg berbeda, niru mas Eddy, ha..ha…

  7. hippienov Says:

    Sedikit beda dengan bro Apec,pertama kenal musik rock barat ya lewat beatles yg dikenalkan om ku th 82.berarti sudah kira2 31 tahun beatles menemani hidupku :-D
    Justru aku sdkt bgt punya kaset2 jadul beatles.yg ada kaset lisensi dan cd semua studio album plus kompilasi beatles.

  8. yuddi Says:

    awal ’80an kaset2 back catalog the Beatles terbit karena populer nya berita terbunuhnya John Lennon Des’ 80.
    Sebelumnya kaset2 beatles yg terbit berupa kompilasi saja (mungkin ada yg punya terbitan Aquarius sampul kuning ?).

  9. hippienov Says:

    Kanyaknya aku pernah liat pamanku punya kaset beatles sampul kuning yg mas yuddi bilang..masih disimpan gak ya?sapa tau mau dihibahkan ke ponakannya ini,ha3

  10. Domme Says:

    Aku pernah dengar komentar teman kolektor…. Kata dia, apa pun warga musik yang digemari, suka atau tidak, belum lengkap rasanya kalau belum punya kaset The Beatles (itu kata dia lho)…. Untungnya, aku sebelum nemu yang Team set ini, sudah punya juga sebuah kaset The best Beatles rekaman Golden Bridge… hehehehe… Berarti aku sudah kumplittt dunx… wkwkwkwkwkwk….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 69 other followers

%d bloggers like this: