Angel

By: Hendrik Worotikan

Apa yang terbayangkan kalau menyebut nama band Angel ?  Hampir dipastikan jawabannya beragam.
Ada yang ingat dengan 5 lelaki berambut panjang, berbusana serba putih kemilau, ingat ‘Tower’ salah satu lagunya, mantan istri siri raja dangdut Oma Irama (Ups…bukan itu maksudnya. kalau yg itu Angel Lelga. Hi hi hi), dan lain sebagainya.

Camera 360

Grup beraliran hard rock ini, memulai debutnya ditahun 1975, dengan formasi : Mickie Jones (bass), Frank DiMino (vokal), Punky Meadows (gitar), Barry Brandt (drum) dan Greg Giuffria (keyboard).

Nama Angel pun langsung melejit. Apalagi, mereka disokong oleh Neil Bogart, bos Casablanca Records, yang saat itu tengah berkibar dengan grup rock lainnya, KISS.
Perusahaan rekaman ini juga terkenal dengan sebutan ‘House of Disco’, lantaran ada ratu disco Donna Summer, juga grup The Village People, yang ngehitz dengan lagu Y.M.C.A, dll.

Tiga buah album Angel yang saya miliki, seperti : Angel s/t, Helluva Band dan White Hot, cukup memberikan gambaran pada saya akan musik mereka.

Camera 360

Camera 360

Rock yang menjadi dasar aliran Angel, terdengar sangat kental pada lagu ‘Rock & Roller’, ‘Sunday Morning’, ‘Broken Dreams’ (yang terinfluence musik Rush ?), atau komposisi heavy slow rock yang manis, disertai harmonisasi yang indah pada lagu ‘Mariner’ dan ‘Long Time’ yang ada pada debut album ‘Angel s/t’.

Merilis album keduanya ‘Helluva Band’, Angel semakin memperluas eksplorasi bermusiknya. Sebagai contoh, simaklah ‘The Fortune’, lagu yang berdurasi hampir 9 menit ini sangat terasa nuansa progressive rock.
Intro lagu diawali dengan instrument keyboard yg dimainkan dengan piawai oleh Greg Giuffria (Tapi yg suka ELP, bolehlah dibayangkan seolah olah Keith Emerson yg mainin tuts nya), yang membawa ke alam lain, seakan mengajak bermeditasi bagi yang mendengarnya, sehingga terciptalah sebuah simponi indah dan megah.
Apalagi diimbangi vokal Frank yang tipis dan melengking tinggi, maka sempurnalah sudah ‘The Fortune’ menjadi lagu yang sangat luar biasa.

‘Feeling Right’ yang bertempo cepat dan sangat energik, seolah ingin menunjukkan kepiawaian mereka memainkan instrument gitar dan keyboard.
Karena dua alat musik itulah yang paling menonjol, saling kejar mengejar, ibarat tengah menyaksikan lomba balap sepeda on road. (Hanya perumpamaan ya…karena yg punya blog gemblunk ini sukanya naik sepeda.hihihi).

Setelah bersama menggarap tiga album, pada album keempat ‘White Hot’ (1976), terjadi pergantian formasi. Felix Robinson masuk menggantikan Mickie yang hengkang.
Tidak ada kejutan yang berarti dalam pergantian ini. Kualitas musiknya pun malah cenderung biasa-biasa saja. Unsur progrock yang terdengar pada album-album sebelumnya hilang nyaris tak tersisa.

Walaupun biasa-biasa saja, beberapa lagu boleh lah menjadi catatan tersendiri, antara lain ‘The Winter Song’, lagu dengan tempo sedang, easy listening, serta memiliki harmonisasi yang indah.
Masih dengan keindahan, ‘Flying With Broken Wings (Without You) dapat pula dimasukkan dalam kategori ini.
Bertolak belakang dengan kedua lagu diatas, ‘Ain’t Gonna Eat’ memberikan musik yang rancak dengan intro gitar yang garang, energik dan hingar bingar. Begitupun pada lagu ‘You Could Lose Me’.

Angel telah memberikan warna dalam meramu musiknya.
Walaupun tidak bisa dipungkiri ada beberapa kemiripan pada penggalan-penggalan musiknya dengan grup musik yang telah malang melintang sebelumnya di jagat musik dunia.

Terserah…like or dislike !

Tks Mas G yang baik
Salam hangat

Hendrik Worotikan

About these ads

35 Responses to “Angel”

  1. Gatot Widayanto Says:

    Mas Hendrik, mohon maaf saya sebenernya sudah berusaha suapaya segera upload. Namun sayang jhari ini jadwal saya di semarang cukup padat, keluar masuk kampung bahkan nerjang daerah banjir / rob di Tanjung Mas.

    Wah, selalu saja saya ndhredhegh kalau ada yang nyebut Angel apalagi mengulasnya dengan baik karena band ini sanagt bersinggungan dengan masa remaja saya yang gegap gempita ….

    Terima kasih banyak mas …!!

    • Hendrik Worotikan Says:

      No problemo Mas G…sy yg minta maaf, lagi sibuk eh malah disibuki lg dgn urusan email. Hi…hi…hi
      Rupanya lama juga ya… sdh meninggalkan ibukota yg lagi sibuk dgn banjir.

      Angel memang telah mengisi masa-masa para remaja. Utamanya yg kini telah memasuki kepala 5.

      Masih terngiang ngiang nih suaranya Frank yg melengking bawain ‘Tower’ dan kostum putihnya serta logo nya yg keren itu.

      Salam.

  2. Kristanto Says:

    Waduh, udah nafsu nulis comment, eh hape lowbat dan akhirnya dhut/ mati … Ya udah tulis lagi, soalnya tret-nya tuobz, ttg salah satu band yang turut mewarnai kehidupan musikalitas saya …
    Angel ? Lha koq setrumannya sam bro Hendrik, kemarin malam menjelang tidur, saya putar satu album penuh yg album pertama (S/T) via ipod, soalnya gak punya lagi kasetnya, tinggal CD nya doang …
    Saya paling demen nomor “Long Time” yang memang lumayan panjang durasinya, 7 menitan. Sentuhan tuts kibornya Greg sungguh menyayat ditimpali vocal tinngi si Frank, sungguh karya yg sangat menohok, apalagi kalau diingat karya tsb dibuat tahun 70-an …
    …. Can’t you see … It’s been a long tiiiimmmee …
    Apalagi ditengah2 lagu, si Frank “ngomel” …
    … And now the only thing left to do, is to tell ya … The only way I ever knew, … Now listen maaaan ! Theng theng theng …

    • Hendrik Worotikan Says:

      Mas Kris top banget nih…sampai ‘omelan’ nya Frank diingat.

      Wah…nyetrum lagi ? Waktu bahas ‘Styx’ kita nyetrum. Sekarang ‘Angel’ nyetrum juga.

      Angel Lelga nyetrum ngga ya ?

  3. Eddy Irawan Says:

    Mas Hendrik, saya punya Angel album angel self title rekaman yess. Memang mantap mas. Syg saya cuma punya 1 album…

  4. Antyo R. Says:

    Sampe skrng sy msh sama intro cuitcuit Tower itu. Bhkn pada masa jayanya Napster saya memburunlagu itu. :D
    Iya, jadi inget Rhoma kl liat busananya :D

    • Hendrik Worotikan Says:

      Hi Mas Antyo…jadi pas banget ya. ‘Angel’ mirip Om Rhoma – yg suka jg berbusana serba putih. Kalo Rhoma jadi ingat sang mantan. Ha..ha..ha…

  5. khalil logomotif Says:

    Mas Hendrik, slain the fortune dan eniwe yu wan it, saya salut banget sama logonya Angel.. Seolah olah ‘gel’ nya adalah kebalikan ‘an’ nya…untuk saya itu kreatif banget..ngga abis pikir saya dibikinnya….

    • Kristanto Says:

      Good thought, a different view from the expert …

    • Hendrik Worotikan Says:

      Mas Khalil…logo Angel memang punya daya tarik sendiri buat saya.
      Tapi jujur sy ngga tau maknanya. Cuma tafsiran sy saja.. logonya ada yg menyerupai huruf A, yg tentunya mewakili nama grup Angel (mungkin). Terus ada ‘sirip’ di kanan kiri yg masing-masing berjumlah 5. Apakah ini menggambarkan jumlah personilnya yg 5 orang ?, dll.
      Saya kira Mas Khalil juga Mas Herman (dari sudut pandang graphic designer) lebih paham nih soal logo Angel ini.
      Salam.

  6. eddy irawan Says:

    Mas Kris, Angel versi Yess ada di postingan saya sebelumnya di:
    http://gwmusic.wordpress.com/2012/12/12/yess-nomer-ganda/

    • Hendrik Worotikan Says:

      Hi Mas Eddy…urutan lagu Angel direkaman Yess tsb, sama persis dgn yang ada di PH.

      Sy suka juga dengan komposisi instrumentalnya ‘Angel (theme)’ yg kemudian berlanjut di album ‘Helluva Band’.
      Salam.

    • Kristanto Says:

      Betul mas, lali aku padahal ikut comment, maklum lah udah mulai pikun, spt juga sering lupa naruh kacamata di mana, hehehe …

  7. Rizki Says:

    Pilihan saya tentunya: “Like”.

    Saya pertama kali mengenal band ini melalui album ketiganya yang berjudul “On Earth As It is In Heaven”. Sama dengan KISS, yang membuat saya tertarik dulu adalah logonya yang unik – dibolak balik atas bawah tulisannya tetap ANGEL. Seperti komentar Mas Khalil, sangat kreatif bagaimana tulisan GEL dibuat menjadi AN yang dibalik dan sebaliknya.

    Selain logonya, cover design secara keseluruhan juga menarik – temanya sama – dibolak balik atas bawah, gambarnya sama dengan sedikit perbedaan arah saja – yang kanan menjadi kiri.

    Dahulu saya memiliki kaset album ini yang dikeluarkan oleh Perina dimana di Side B diisi dengan beberapa lagu dari album kedua band Starcastle “Fountain of Light”. Beberapa lagu album Angel ini juga muncul diside B kaset album Bad Company “Burnin’ Sky”.

    Berisikan sepuluh lagu hard rock, dan yang menjadi favorit saya antara lain: Just a dream, Telephone Exchange, You’re not fooling me, That Magic Touch, Can You Feel It, dan On The Rocks.

    Kaset lain band ini saya dahulu punya adalah album pertunjukan live yang berjudul “Live Without A Net”. Album ini berisikan terutama lagu-lagu dari album diatas dan “White Hot”, ditambah masing-masing sekitar 1-2 lagu dari album lainnya (seperti Tower, 20th Century Foxes) serta 1 cover song (All the young dudes dari Matt the Hoople).

    Salam,
    Rizki

    • Hendrik Worotikan Says:

      Mas Rizki, tks atas pencerahannya.
      Album ketiga mereka ‘On Earth as It is in Heaven’ sy malah belum pernah dengar, apalagi memilikinya.
      Tentu itu album terakhir bareng Mickie Jones sebelum diganti Felix Robinson.

      Sambil nulis komen ini, sy perhatiin terus tuh logo nya.
      Emang keren…

      Salam.

      • Gatot Widayanto Says:

        Saya punya stiker Angel album 1 dari majalah Aktuil. Top banget memang …. Ah, jadi inget jaman siaran radio amatir nyetel Angel …..

  8. hippienov Says:

    Ngobrolin Angel pikiranku melayang ke band hard rock 80an House of Lords yg dimotori kibordis Angel Greg Giuffria.

  9. hippienov Says:

    Debut album Angel dibilang lebih condong ke prog tapi lalu ganti arah pada album berikutnya. Hal yg sama juga terjadi pada Krokus dan Journey. Cuma kuat bentar main prog,abis itu ganti ke musik lain.mungkin karena alasan komersialitas ya? :-D

    • Hendrik Worotikan Says:

      Kalau diamati setelah album ‘White Hot’, memang ada perubahan drastis pada musik Angel. Alasan komersilkah ?, mungkin saja Mas Hippie.

      Masih ngerock sih, tapi lebih kepada glam dan glitter rock.

      Barangkali saat itu dari sisi ‘show business’ lebih menjanjikan. Apalagi, mereka tidak perlu lagi susah susah membangun ‘image’nya. Toh, mereka sdh dapatkan, seperti style rambut, kostum putih, disertai make-up dan penampilan eksentriknya.

      Atau gara-gara mikirin ‘image’ ini lantas mereka jadi lupa ngeProg ?

  10. Gatot Widayanto Says:

    Luar biasa tret ini laku keras banyak komentar. memang Angel ini luar biasa daya magnetnya…mak juoooozzzz gandhoszzz!

    Maaf saya jarang komentara karena lagi ada kerjaan di Semarang dan baru besok balik .. Namun saya mengikuti komentar demi komentar sambil mesam-mesem …. he he he he …

  11. Hendrik Worotikan Says:

    Siap komandan !
    Dinantikan kepulangannya ke Ibukota tercinta. Dan pasti banyak oleh-oleh kaset dari Semarang.
    Salam.

  12. Herwinto Says:

    Dulu disebut sebut Angel ini saingan berat Queen bahkan dibahas pula di aktuil, betul om G poster Angel dari aktuil kuereen…..

    • Hendrik Worotikan Says:

      Bisa jadi begitu Koh Win. Kalo tdk salah ingat, awalnya Queen juga sering tampil dengan busana putih dgn rambut panjangnya. Plus minus dgn Angel.

      Dan itu sangat bertolak belakang dgn KISS, yg berbusana serba hitam dan memberi image yg ‘sangar’.

      Salam.

  13. Rizki Says:

    Selain Giuffria dan House of Lords, kalau bicara tentang Angel, buat saya mengingatkan pada dua hal:
     1) Frank Zappa. Musisi jenius ini pernah membuat lagu berjudul Punky’s Whip yang dinyanyikan oleh drummer Terry Bozzio pada album FZ Live in New York. Lagu ini dibuat untuk menertawakan gaya gitaris Angel, Punky Meadows yang terkenal dengan pose dan ekspresi muka seperti seorang model
    2) Deep Purple.  Di tahun 1985 di Dallas, Texas,saya berkesempatan menonton Guffria ketika menjadi band pembuka konser  Deep Purple ketika  tur promosi album  Perfect Strangers.  Details konsernya saya tidak ingat, namun beruntung masih tersimpan buku tur Deep Purple yang usianya sudah 28 tahun, hampir seusia poster KISS kemarin!

    • Hendrik Worotikan Says:

      Mas Rizki terkesan kalo FZ rada rada sebel ya ama si Punky, gara gara aksinya.
      Padahal banyak juga lho penyanyi, musisi yg bergaya aneh dulunya. Ingat Elton John, Stevie Wonder, David Bowie apalagi Boy George.

      Tks infonya.

      • Rizki Says:

        FZ memang hobby kritik berbagai hal melalui lagu2nya.  Yg saya pernah baca di media, Punky merasa tersanjung atas lagu tsb dan bahkan pernah manggung bersama FZ.

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Rizki,

      Kalau Punky Meadows sampe jadi lagunya FZ berarti Angel punya pengaruh dahzyat kala itu.

      Tour Book nya DP wajib ulas dan diupload di blog gemblunk mas … Tour book nya difoto juga.

      Suwun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 130 other followers

%d bloggers like this: