Archive for January 8th, 2013
Metallica “Kill ‘Em All” by Team Rockline
January 8, 2013Mengawali Hari dengan Deep Purple “Perfect Strangers”
January 8, 2013By: Herwinto
Selamat siang Om G…..Wah tadi pagi di kantor saya mengawali aktifitas dengan ngerock….kebetulan di kantor saya punya ruangan yang saya pakai sendiri, sebuah ruangan dengan salah satu fasilitasnya tape mini compo, bukan Tandberg tentunya ha ha ha….abis sholat dhuha 4 rekaat langsung pasang kaset deep purple rekaman AR judulnya COME BACK TO ’85..langsung dibuka dengan lagu nan top markotop Perfect Strangers…volume super kenceng…jreng!! wah kemrincing sekali suaranya… prima! Lagu ini cukup garang, tegas beatnya, tetapi dibalut harmoni yang sangat indah…jan Ritchie Blackmore dan John Lord memang piawai mengaransemen lagu..disambung dengan Knocking at your back door yang juga ciamik…wah pagi yang dingin langsung jadi hangat dengan tempo beat yang kencang khas deep purple apalagi kopinya kapulaga jan nikmaaat…lagu yang saya sukai juga ada yaitu A gypsy’s kiss woooaaaah mantaaap disini terjadi duel gitar dan keyboard khas deep purple macam di lagu Burn…saling kejar antar melody gitar yang njlimet dengan liukan keyboard yang lincah….walah walah aku dadi lali nyambut gawe…dan album kaset ini ditutup dengan lagu super guendheng Wasted Sunsets yang cukup kondang di Indonesia, sayatan gitar Blackmore disini kayak punya nyawa kayak sedang bertutur…wooaaah nangis gero gero aku…nglanguuuut banget…Kaset ini side B nya disisipi Deep Purple Live In London ada 4 lagu disini yaitu Burn,Might just take your life, Lay down stay down dan Mistreated….suwun Om G….
Referensi Musik
January 8, 2013By: Yuddi Kustiadi
Adalah sangat sulit mencari referensi ttg grup-grup musik akhir ‘60an -‘70an terutama utk referensi album2 lama (back catalog) grup yg macam kaset2 terbitan Yess. Yang biasa dipakai adalah bertanya ke teman (kalau ada yg satu aliran) , buka majalah musik lama (utamanya Aktuil) atau terpaksa sediakan cukup waktu utk coba dengar di toko kaset (dgn sedikit tebal muka).
Pd tahun ’85 terbukalah semua informasi ini dengan dibukanya perpustakaan USIS yg dikelola kedubes AS di ged. Metropolitan II jl. Sudirman Jakarta. Yg sungguh2 bermanfaat dan membuka informasi yg selama ini dicari-cari adalah adanya ensiklopedi ttg musik terbitan Rolling Stone edisi.1 (edisi.2 nya sempat di jual di Jakarta) dan ada satu ensiklopedi lagi yg sangat lengkap (dari Beatles, Rolling Stones sampai Gentle Giant, Van Den Graff Generator) berisi riwayat per artis/ per grup, personal yg terlibat album per album, album solo yg terbit dan rating album2nya. Sayang buku tsb tdk bisa dipinjam jadi terpaksa foto-kopi halaman grup-grup yg menarik saja.
Dengan informasi detail ini jika ke toko kaset sudah menguasai benar informasi album2 lama yg kita cari (biasanya terbitan Yess atau Monalisa) , dan bisa sedikit ‘nerocos sok teu’ jika kebetulan di toko bertemu manusia yg satu genus. Sayang informasi ini hanya bermanfaat sekali sampai dengan pertengahan ’89.
Berikut adalah contoh kopian halaman mengenai Jethro Tull :
Demikian mas G dan kawan2 kisah mengenai salah satu referensi yg saya gunakan sebelum nongolnya internet.
Terima kasih.
Welcome Gift ProgRing #8
January 8, 2013Pagi ini saya dapat email dari pak Gatot Triyono tentang welcome gift untuk Prog Ring yang akan datang:
Tanggal 10 Januari 2013 mendapat email lagi dari Pak Gatot Triyono:
Mas Gatot,jika diperkenankan,sy akan memberikan welcome gift tambahan, untuk Progring bulan depan… CD Superkid album ” Dezember Break “,tapi lagi-lagi jumlahnya terbatas.
Genesis Series by Saturn / Team
January 8, 2013KISS Lagi
January 8, 2013By: Rizki Hasan
Sekedar tambahan buat artikel Mas Hippie tentang KISS.
Saya ternyata belum sepenuhnya pensiun dari status penggemar KISS karena ternyata masih memiliki beberapa albumnya (PH dan CD) serta satu poster yang sudah berusia 30 tahun.
Tahun 1979 adalah pertama kali saya mengenal band ini, dimulai dengan ketertarikan pada design logonya yang sangat memikat. Karena penasaran, saya mencoba mencari lebih detail mengenai musiknya. Berhubung pada waktu itu belum ada internet, maka beberapa sumber informasi yang saya gunakan antara lain mencari dan mendengarkan langsung di toko kaset Duta Suara, membaca majalah musik luar negeri serta menonton video acara musik di luar negeri yang saya peroleh dari saudara ataupun teman-teman.
Ketika mendengarkan pertama kali, saya merasa musiknya sangat cocok dengan selera pada saat itu – hard rock dicampur dengan rock ballad dan pop rock. Seperti Mas Gatot, yang saya suka adalah lagu Detroit Rock City dan Beth dari album “Destroyer”, ditambah beberapa lagu seperti Love Gun dan Shock Me dari album “Love Gun”), I Want You dan Hard Luck Woman dari album “Rock and Roll Over”, serta Sure Know Something dari album “Dynasty”.
Selain musiknya, beberapa alasan saya menyukai band ini antara lain, pertama karena penampilan yang unik yaitu memakai topeng make-up. Setahu saya, selain Alice Cooper, belum pernah saya lihat band dengan topeng make-up seperti KISS. Saking kagumnya atas penampilan yang unik ini, topeng Gene Simmon pernah saya jadikan sebagai prakarya disekolah. Kedua, saya mencoba untuk membuat/menjaga keseimbangan diantara teman-teman dimana hampir seluruh teman-teman pada masa itu (akhir 70an/awal 80an) dihinggapi “Queen mania”. Ketiga, attraksi panggung yang menarik dan mirip seperti pertunjukan teater. Saya beruntung sekali mendapat kesempatan menonton pertunjukan KISS (masih memakai topeng make-up) di tahun 1983 ketika band tersebut tur mempromosikan album “Creature of the Night” (dengan Vinnie Vincent sebagai gitaris pengganti Ace Frehley dan Eric Carr sebagai drummer yang baru). Secara detail saya sudah lupa, yang teringat hanya:
1) Konser dilakukan di tempat seperti Jakarta Convention Hall (bukan distadium seperti group rock lainnya).
2) Banyak penonton yang memakai topeng make-up ala KISS.
3) Saya duduk dibarisan depan sebelah kanan tidak terlalu jauh dari speaker panggung (sehingga bisa melihat mereka dengan jelas namun anda bisa bayangkan bagaimana rasanya duduk dekat speaker untuk pertunjukan hard rock).
4) Panggung drummer Eric Carr dibuat secara khusus menyerupai panser yang pada saat dia bersolo bisa bergerak dan mengeluarkan berbagai macam efek seperti tembakan dan ledakan asap.
Koleksi saya dahulu tergolong lengkap dari album keempat “Destroyer” hingga album kesepuluh “Creature of the Night”, termasuk memiliki solo album dari masing-masing anggota band. Kini yang masih ada di saya hanya beberapa saja, sesuai gambar dibawah:
Komentar saya terhadap koleksi album yang tersisa tersebut:
“Destroyer” – menurut saya merupakan album yang terbaik karena berisikan lagu rock klasik, Detroit Rock City dan Beth. Design cover albumnya juga menarik.
“KISS Alive 2” – Album live dengan mayoritas lagu dari album “Destroyer”, “Rock and Roll Over” dan “Love Gun” ditambah dengan lima lagu baru yang direkam di studio. Didalamnya juga terdapat hadiah buku “The Evolution of KISS” (sayang sudah tidak ada lagi).
“Dynasty” – berisikan juga lagu-lagu favorit yang cenderung mulai pop rock seperti Sure Know Something, Save Your Love, Magic Touch, Dirty Livin’ dan hit I Was Made For Loving You.
“Unmasked” – Tidak ada yang spesial dari album ini karena musiknya sudah benar-benar berubah ke arah pop rock. Saya masih menyimpannya terutama karena karena cover albumnya yang unik yaitu berupa gambar cerita kartun.
“The Elder” - Sama dengan diatas, tidak ada yang spesial kecuali covernya yang menarik dan tiga lagu: World Without Heroes, Dark Light (karena permainan solo gitar Ace Frehley) dan Escape from the Island (instrumental).
Solo album “Ace Frehley” – Saya suka album ini karena baru kali ini para penggemar KISS mendengarkan talenta Ace secara lebih banyak, mengarang hampir seluruh lagu, bermain gitar dan bass serta bernyanyi. Album ini didukung dengan musisi sessi top, yaitu Anton Fig pada drums dan Will Lee pada bass. Menurut bebagai media, album ini merupakan solo album yang paling sukses dan paling rock dibandingkan solo album tiga musisi lainnya.
Sebagai penutup, saya ingin berkomentar bahwa perjalanan karir KISS sungguh menarik dan banyak persamaannya dengan band besar lainnya seperti YES dan Genesis (sesuai dengan perbandingan yang saya tulis pada artikel top Mas Hippienova “Hasil Ngeloak di Bang David). KISS sudah mengalami banyak perubahan serta berbagai rintangan, dan ternyata masih tetap bisa eksis hingga sekarang serta masih terdapat banyak penggemar setia ataupun penggemar tidak penuh seperti saya.











