By: Hendrik Worotikan
Bagi penggemar grup musik Kiss, nama Peter Criss atau sering juga di juluki ‘The Catman’, tentu sudah tidak asing lagi.
Criss lah yang bermain drum di band asal New York City tsb.
Menjelang akhir tahun lalu, Criss merilis buku tentang kehidupannya yang diberi judul ‘Makeup To Breakup : My Life In And Out of KISS’ dan beberapa bulan sebelumnya ia pun dinobatkan sebagai modern drummer’s drum pada ajang ’2012 Rock And Roll Hall of Fame’.
Sebagai musisi, Criss tidak hanya jago bermain drum. Kerap kali ia pun sering tampil bernyanyi. Dan harus diakui, suaranya pun enak didengar.
Coba simak, ‘Beth’ lagu balada bernuansa romantis, yang terdapat pada album ‘Destroyer’ (KISS,1976), dan berhasil meraih ‘People Choice Award’, atau ‘Black Diamond’ serta ‘Hard Luck Woman’, yang menjadi set list dalam album ‘Double Platinum’.


Kali ini, saya bernostalgia dengan mendengarkan kaset debut solo albumnya Peter Criss yang rilis pada 1978.
Sebagai lagu pembuka ‘I Can’t Stop The Rain’. Intro lagu ini diisi dengan dentingan piano yang dimainkan Richard Gerstein. Sementara Criss fokus bernyanyi saja, lantaran di lagu ini drum dimainkan oleh Allan Schwartzberg.
‘I’m Gonna Love You’ di track kedua, memberikan kehangatan tersendiri. Lagu yg terdengar nuansa ‘Southern Rock’ ini, didominasi dengan suara gitar dari awal hingga akhir lagu.
Berlanjut dengan ‘Easy Thing’ yang bertempo slow rock. Lagu manis dengan balutan petikan gitar menambah rasa syahdu nan nuansamatik.
Apalagi pada verse kedua terdengar instrument keyboard yang menambah indahnya lagu ini. Ditambah pula suara Criss yang powerful memasuki chorus dengan raungan gitar.
Dan lagi-lagi Criss tidak bermain drum. Drum diisi lewat permainan Allan.
‘You Matter to Me’, terasa ada pengaruh musik new wave. Instrument keyboard mendominasi sepanjang lagu berdurasi 3 menit 15 detik ini.
Bertempo slow dengan alunan suara yang prima Criss, dan petikan gitar yg menawan mewarnai lagu ‘Kiss The Girl Godbye’.
Track selanjutnya adalah karya Criss dan Penridge ‘Don’t You Let Me Down’.
Gitaris Steve Lukather pun ikut ambil bagian di debut solo album Peter Criss. Dua lagu yakni, ‘That’s The Kind of Sugar Papa Likes’ dan ‘Hooked on Rock n’ Roll’. Steve mengisi solo gitar dengan petikannya yang melengking tinggi, hingga lagu dengan irama up beat ini mampu membuat kita bergoyang rock n’ roll.
Sebelum ‘Hooked on Rock n’ Roll, ‘Rock Me Baby’ menjadi sesuatu yang beda. Criss tampil ala penyanyi soul Rhythm & Blues, diwarnai pula brass section hingga membuat album ini lebih bervariasi.
‘Tossin’ And Turnin” adalah lagu era sixties yang sangat populer ketika itu, dan Criss pun tidak ingin ketinggalan untuk kembali merekam lagu berirama up beat tsb lewat suaranya.
Memang beda ketika membandingkan Criss di Kiss dgn Criss ketika membuat debut solo albumnya ini.
Warna musik rock yg dimainkan Criss bersama Kiss tidak terasa di solo albumnya. Tanya kenapa ?
Mungkin Peter Criss ingin tampil beda. Apalagi mengingat background musik nya lebih kental dengan jazz dan R&B.
Barangkali begitu.
Terima kasih untuk Mas G.
Salam hangat
Hendrik Worotikan