Close To The Edge (1972)

(Phew! Harus nulis lagi. Tadi malam sudah saya tulis di HP. Eh, pas kirim, hang HPnya! Walah!!!)
Sebagian besar progheads mengatakan bahwa Close To The Edge (CTTE) merupakan album definitif Yes – artinya, ini adalah puncak mahakarya Yes yang paling mumpuni. Bahkan, situs progressive paling besar di dunia, http://www.progarchives.com mengklaim bahwa Close To The Edge dari Yes merupakan Top Prog Albums of all time mengalahkan Thick As A Brick nya Jethro Tull maupun Selling England By The Pound nya Genesis. Urutan memang selalu berubah karena situs ini sangat dinamis dan mewakili semua prog reviewer yang menuliskan pendapatnya di situs tersebut. Per tanggal ini (12 April 2012) kedudukannya (Top 10) adalah:
TOP PROG ALBUMS
Terlepas dari kedudukan album ini di mata penggemar prog, inilah album dimana semua yang diinginkan oleh Yes dituangkan. Bill Bruford mengatakan: “Kami melakukan banyak sekali rehearsal di studio dan setiap instrumen diberikan kesempatan mengajukan pendapat secara demokratis”. Sedangkan Rick Wakeman berkomentar: “Ini adalah sebuah karya besar yang terdiri dari tiga pergerakan (movements – red.)”. Steve berkomentar: “Pada saat pertama kali kita coba, kita kembangkan konsep kebersamaan membangun komposisi. Tiap malam kami berkumpul di studio sampai larut malam dan sungguh melelahkan. Namun hasilnya saya puas sekali”.
Memang tak bisa dipungkiri bahwa album ini begitu indah mengalir dari tiga track yang tertata rapi mulai dari Close To The Edge yang berdurasi panjang dan terdiri dari beberapa movement yang dinamis seperti cerita, kemudian nyambung ke And You And I yang agak pelan namun sarat dengan pergerakan dinamis. Album ini ditutup dengan sebuah komposisi dinamis dengan banyak guitar breaks dan juga rhythm section bertajuk Siberian Khatru. Siberian Khatru sudah hampir menjadi langganan sebagai pembuka di setiap konser Yes, biasanya setelah Firebird Suite. Ah ..jadi pengen nyetel Yessongs yang dibuka dengan Firebird Suite.
Album bagus ini juga memberikan tumbal: Bill Bruford keluar dari Yes bergabung King Crimson setelah album ini kelar direkam. Yes kelimpungan saat itu karena seminggu setelahnya mereka berencana menggelar American Tour mempromosikan CTTE. Bill menawarkan untuk ikut tur tersebut namun band menolak dan mencari drummer baru. Makanya Alan White dari Plastic Ono Band direkrut saat itu hingga kini, tak pernah keluar dari Yes.
Kalau melihat setlist di Australia, ada kemungkinan besar And You And I akan dibawakan di Jakarta nanti. YES!
JRENG!
Keep on proggin’ …!
Peace on earth and mercy mild – GW
Mau baca review saya di ProgArchives?
KLIK!
Like this:
Like Loading...
This entry was posted on April 12, 2012 at 9:20 am and is filed under Album Review, Band Review, Event. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.
April 12, 2012 at 11:55 am |
Padahal ini merupakan salah satu album Yes dengan cover sederhana disamping album Talk dan Open Your Eyes..Tapi nuansa yg ditimbulkan akibat warna yanh hijau gradasi hitam seolah sesuai dengan makna Close to The edge..
April 12, 2012 at 12:03 pm |
Satu lagi, bentuk huruf Close tho the edge ini ditiru mirip dengan bentuk huruf Rara ragadi, salah satu pengusung prog pd 70 an dari Indonesia yg dimotori Raidy noor dan Cendy luntungan (kapan ya bisa nemu kasetnya?…)
April 12, 2012 at 12:14 pm |
Ralat,maksud saya grup Abbhama dengan albumnya Alam Raya…