Archive for April 9th, 2012

16 Hari Lagi YES Live in Jakarta

April 9, 2012

Analisis Kemungkinan Setlist di Jakarta

 

Melihat setlist yang sudah dimainkan Yes di Auckland dan Perth, sepertinya sudh ‘ketebak’ apa yang akan mereka bawakan nanti di Jakarta dengan kemungkinan meleset hanya 10%. Artinya, besar kemungkinan setlistnya bakal sama dengan Auckland / Perth. hal ini bisa dipahami karena faktor Geoff Downes yang lebih menguasai Yes formasi terakhir karena dia terlibat langsung di album Fly From Here (2011). Ini justru di luar dugaan saya karena awalnya saya perkirakan hanya ada dua atau tiga lagu saja dari album terakhir. Ternyata lumayan banyak, ada sembilan lagu bila Overture dianggap satu lagu. Hal ini memaksa saya memutar album FFH lagi hari ini. Album ini sebenarnya not bad sampai dengan track 3. Yang saya kurang happy itu di track ‘Bumpy Ride‘ dimana ada permainan kibor Geoff yang membosankan meski itu mencerminkan kesan ‘bumpy’ tadi….tapi untaian melodinya gak enak banget.

Faktor lainnya adalah Jon Davison yang memang bukan vokalis Yes meski suaranya bisa seperti Jon Anderson. Namun dia kan bisa jadi belum hafal semua lirik sehingga merepotkan kalau setlistnya terlalu variasi. Tapi ni mestinya bukan faktor utama karena terbukti bahwa dua konser yang sudah digelar Jod Davison bisa membawakan dengan apik.

Yang membuat saya senang adalah masih dipertahankannya And You And I dan diposisikan sebelum epic Fly From Here. Kalau disimak dengan baik, And You And I ini meski komposisi 70an namun pola dan warna musiknya sesuai dengan album baru Yes Fly From Here. Justru saya penasaran bagaimana mendengarkan komposisi 70an disandingkan dengan komposisi 2011. Dari penuturannya, hampir seluruh materi FFH ini pada dasarnya diperuntukkan untuk The Buggles (Downes dan Horn). Namun kemdian karena Downes bergabung dengan Yes dan Trevor Horn memproduseri, maka jadilah ini album Yes. Saya tak tahu bagaimana warna aslinya sebelum ada sentuhan Yes. Setelah menjadi album Yes, saya menikmati permainan Steve Howe yang tipis di altar namun inventif karena dia bermain dengan fills yang kaya. Selain itu, ciri Chris Squire juga sangat terlihat sekali. Maka, lengkaplah menjadi komposisi yang menarik dinikmati.

Seperti biasa, Yes masih menampilkan karya legendaris seperti Starship Trooper, Heart of The Sunrise, Yours is No Disgrace, Roundabout (encore) dan bahkan Wonderous Stories yang sangat digandruni penggemar setia Yes. Sayang sekali Machine Messiah tak masuk dalam setlist dan saya sangat berharap akan dibawakan di Jakarta. Ngimpi kali ye? Tapi lumayanlah, masih ada Tempus Fugit.

Hari ini ada beberapa teman yang mengirim link tentang Hitler yang marah karena Jon Anderson digantikan oleh Benoit David (dan kemudian Jon Davison). Teman yang mengirim tentu mencemooh pengganti Anderson dan Wakeman. Ya gak masalah sih, haknya mereka. Tapi untuk saya pribadi, mereka datang ke sini dengan nama YES dan satu-satunya band progrock perintis yang pernah main di Indonesia. Jadi, tetep tak menyurutkan langkah saya buat menonton. Kenapa tidak? Ya gak jal?!!!

Keep on proggin’ ..!

Peace on earth and mercy mild – GW

 


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 130 other followers