A Musical Journey of Hippienov

Alo mas G..
Gak tau kena angin apa tadi pagi dalam perjalanan naik motor ke kantor aku terbayang mau cerita pengalaman pribadi gimana aku bisa tau, kenal sampai akhirnya mencintai prog ke mas G. Sebenarnya sudah sempat beberapa kali aku menceritakan hal ini kepada orang lain tapi malah dibilang aneh “dengerin musik aja kok sampei ada sejarahnya”, kira-kira begitu respon nya. Kali ini aku coba share ke mas G yang aku kenal sangat menghargai nilai musik dalam kehidupan ini.

And the story begins..

Aku masih belum terlalu lama mengenal dan mencintai musik prog, baru sekitar tahun ’94 saat kuliah aku mulai tertarik mengeksplorasi aliran musik ini.

My musical journey…

Perjalanan musik ku berawal sekitar tahun ’81an saat aku mulai punya (baca: minta dibelikan oleh orang tua) kaset sendiri. Aku baru kelas 1 SD dan waktu itu koleksiku hanya kaset penyanyi-penyanyi pop yang lagi trend di masa itu. Obbie Messakh, Ria Angelina, Heidy Diana, Jopie Latul, Lidya Natalia, Pance, Dian Pisesha..adalah awal aku mendengarkan musik (hahaha..waktu itu belum jadi progger mas, gak ngerti ada musik nuansamatik selain om Obbie)

Tahun ’82 saat aku kelas 2 SD, salah seorang pamanku tau bahwa keponakannya yang masih kecil suka musik (tapi bukan rock), nah beliau yang pertama kali kasih aku dengar kaset-kaset The Beatles koleksinya karena beliau Beatlemania. Walah dalah! Aku terkejut mas dengar musik ini, beda banget dengan kaset yang selama ini aku beli.. Dari saat itu aku mulai merengek malah kadang nangis ngambek minta dibeliin kaset Beatles, kalo gak salah harga kaset masih sekitar 1,750 – 2,250 per keping.
Singkat cerita aku sudah stop hunting kaset om Obbie sejak itu dan makin kenal band claro lain seperti Stones, Kiss, Purple, Van Halen plus musisi solo era 70an dan band-band pop 70an macam Bee Gees, The Cats, etc.
Sampai tahun ’86 atau ’87 saat pamanku yang sama mengenalkan aku pada kaset “Led Zeppelin 4″ rekaman team records, wuih..lebih hebat lagi reaksiku mas pas dengar stairway to heaven, black dog dan rock n’ roll.. Uedan ada band manteb banget musiknya, vokalisnya nyaring melengking, drum nya yahud, gitarnya sadis! Lagi-lagi aku jadi tergila-gila dengan Zep, tapi sayang gak lama kemudian kaset bajakan di-stop beredar di Indonesia, aku sempat bingung mas, susah buat anak kecil kayak aku mau nyari kaset barat saat itu.

Untung gak lama kaset barat label resmi masuk ke toko-toko kaset dan saat itu aku sudah di bangku SMP. Aku mulai jarang jalan bareng paman ke toko kaset karena beliau sudah bekerja jadi makin sempit waktu luangnya.
Aku mulai jalan sendiri dan masa itu aku mulai kenal musik heavy metal dan juga glam rock. Band macam Helloween, Anthrax, Motley Crue, Iron Maiden, Judas Priest, Poison, Ratt, Quiet Riot, The Police, Steelheart, Firehouse, Kixx, Gn’R, Damn Yankees, etc jadi idolaku.

(…capek juga ya ngetik pake jempol,hehehe..)

Tahun ’90-93 adalah masa kelam dalam perjalanan musikku. Masa di SMA (karena ikut arus temen2) aku jadi penggila musik death metal, thrash, speed metal, black metal dengan segala atribut dan lirik berbau satanisme. Sedikit demi sedikit jejak band-band claro dan glam mulai tergeser dengan kaset-kaset thrash metal (kecuali beatles dan stones masih eksis).
Tapi di tengah-tengah masa ini aku gak sengaja sebenarnya mulai kenal prog. Ceritanya teman 1 kelasku menjual beberapa kasetnya dan salah satunya Marillion “seasons end”, entah gimana yang aku beli adalah Marillion dengan harga 1,500 perak. Padahal aku lagi gila dengan thrash, tapi aku lumayan suka dengan kaset ini walau jarang aku setel waktu itu. Dan saat “masa suram” aku jual koleksi non thrash ku kaset Marillion tetap aku simpan, sayang mau dijual waktu itu. Sampai sekarang kasetnya masih ada, masih aku rawat dan sering aku setel.
Diakhir masa SMA mulai era alternative rock diawali oleh Nirvana, aku ikut-ikutan suka walau cuma sebentar.

College years when it all began…

Tahun ’93 aku masuk kuliah di Planologi UNDIP, selera musikku mulai bergeser. Aku merasa jenuh dengan thrash dan alternative, musik nu-metal dan modern rock gak terlalu memuaskan hasrat musikku. Gak lama kemudian aku mulai melirik kembali musik claro yang hampir terabaikan dan makin merasa klop setelah rajin tuning ke M97 FM tiap pulang ke jakarta. Dari radio ini juga aku mulai kembali tertarik prog rock dan ngeh kalo Marillion termasuk band prog.

Salah seorang teman 1 jurusanku secara sengaja rajin membawa koleksi kaset abangnya yang ternyata berselera prog dan kolektor Yess. Aku ingat kaset Yess pertama yang aku dengar adalah album tales nya Yes, yang sama sekali ak gak ngerti musiknya pertama aku dengar, tapi bikin penasaran sehingga aku berani pinjam bawa ke kos biar bisa lebih khusuk menikmatinya, itu tahun ’94.
Berikutnya aku makin sering disuguhkan Yes oleh temanku ini: Yesshows, tormato, fragile.. Wow..

Makin sering dengar prog makin bisa menikmati musik “kriting njelimet” ini (ada orang yang bilang musik prog adalah musik njelimet kriting..)
Ditambah lagi teman 1 kos-an yang sudah wisuda tiba-tiba menghibahkan 3 kaset ELP nya (the best (aquarius), works vol. 2(yess) dan welcome back my friends (yess) sebelum dia pulang kampung ke bandung. Sebelumnya aku cuma kenal ELP lewat c’est la vie di kompilasi slow rock sekarang bisa dengar tarkus, jerusalem, lucky man, etc. Aneh lagi band ini pikirku, trio tanpa gitaris khusus, sound kibor dominan dimana-mana dan rumit.. Awalnya agak pusing mas mungkin karena waktu itu belajar prog tapi selanjutnya aku malah beli kaset live ELP di isle of wright festival. Next stop was Genesis.. Album pertama yang aku dengar adalah “selling england” dari Yess punya teman 1 jurusanku. Ternyata mas, abangnya kolektor Yess khusus Yes, Genesis dan Rush. Koleksinya cukup banyak di rumahnya di daerah cipete (aku sempat maen ke rumah temanku ini) dan waktu itu aku beberapa kali berusaha ngerayu u/ bisa beli koleksi Yess abangnya tapi ditolak mentah-mentah.

Tahun ’99 aku (finally) lulus kuliah (hampir jadi MA aku mas alias mahasiswa abadi gara2 6 tahun di kampus) dan saat itu aku sudah truly enjoy and fall in love with prog..
Mulai kerja mapan tahun 2001 aku makin rajin dan asik hunting cd dan kaset prog sampai saat ini.. Dokumentasi prog dan juga claro ku mulai bertambah tapi masih jauh tertinggal dengan senior-seniorku yang sudah jauh lebih lama mengenal progclaro.

The end..

Long live prog..
Hippienov

Sent using a Sony Ericsson mobile phone

About these ads

7 Responses to “A Musical Journey of Hippienov”

  1. Edi Apple Santoso Says:

    Selamat ,, anda telah terinfeksi dengan Prog, kalau sdh nyanthol tidak akan lepas selama hayat ….. Percayalah …

  2. Kristanto Says:

    Seru mas historical report-nya, hehehe … Serupa tp tak sama, saya kenal sekitar 15thn lbh awal. Kaset pertama seri Koes Plus rekaman Remaco, trus Victor Wood (warisan dari tante), trus kenal (lebih banyak dengar, gak ada hibahan kaset) Stones, Lobo, Bee Gees. Mulai SMA kenal punk rock macam Sex Pistol (plg demen lagu “anarchy in uk”), Ramones (“sheena is a punk rocker”), grup Damned, deelel. Krn temen mulai kenal grup Kansas (pinjaman), tp sdh mulai coba2 beli (hasil nodong ortu) kasetnya Procol Harum rek aquarius hitamputih, Uriah Heep yg “very heavy .. Very ‘umble”, dan juga Status Quo “live” (perina). Mulai kenal rekaman Yess setelah kuliah di yogya, koleksi awal ya Rush, Genesis dan Marillion.
    Beda dgn mas Hippienov, thn 90-an saya gak kena virus trash/death metal, lha wong sdh kerja di Jkt dan bisa beli kaset pilihan di duta suara atau toko kaset di aldiron blok M. Begitulah trus mengalir, dan terakhir kenal dan nyemplung di blog ini, hehehe …

  3. hippienov Says:

    Ak juga sk anarchy in the uk sex pistols mas Kris. Hampir mirip ya mas histori musik kita,cm yg bikin beda mas Kris gak sampai ketagihan thrash metal..
    Walau ud gak fanatik thrash,ak msh sekali2 dngrin mas.

  4. Polnische Band, deutsch-polnische Hochzeitsband, Polnische Hochzeitsband Says:

    Polnische Band, deutsch-polnische Hochzeitsband, Polnische Hochzeitsband…

    [...]A Musical Journey of Hippienov « Music for Life[...]…

  5. Polnische Band | Polnische Hochzeit | Schlesische- Polnische- Russische- Hochzeitsband polnische band, schlesische hochzeitsband, polnische hochzeit, polnische hochzeitsband, polnische-band-nrw Says:

    Polnische Band | Polnische Hochzeit | Schlesische- Polnische- Russische- Hochzeitsband polnische band, schlesische hochzeitsband, polnische hochzeit, polnische hochzeitsband, polnische-band-nrw

  6. herman Says:

    Mas Hippienov, tulisan Mas Hippie ini tadi, saya print biar saya bisa baca sambil jalan bersama temen2 kantor…pengalaman Mas Hippie dapat saya rasakan….seperti saya membaca pengalaman saya sendiri …..seperti sebuah pencarian kemudian menemukan sesuatu yang kita senangi…..salut mas …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 146 other followers

%d bloggers like this: