Merajut Makna Melalui Prog Rock (27 of 99)

Dalam rangka hari ‘The Lamb Lies Down on Mosque’ dan ‘Atom Heart Mother’ berupa mempersembahkan hewan qurban untuk dibagikan kepada kaum papa dan kerabat, saya kok nyamber  album Cermin dari GodBless (1980). Sebenernya ada alasan lainnya sih, karena saya barusan mendapat undangan untuk menjadi MC di acara Bontang Rock Nation 2011 yang akan datang dengan bintang tamu GodBless. Whoooaaaaa …. Kesempatan nih satu panggung dengan GodBless….. Namun karena begitu banyaknya album-album prog baru, saya sudah lama tak menyimak album-album GodBless sedangkan acara akan digelar dalam waktu dekat. Jadi, harus nyetel album-album GodBless. Album pertama yang ingin saya simak tentu Cermin.

Makna album ini sungguh dalam karena manusia diajak untuk selalu bercermin dan sadar bahwa hidup di dunia ini hanya sejenak dan kita semua PASTI mati. Hanya saja, kita tak pernah tahu kapan kita akan mati.

Coba kita simak lirik ANAK ADAM ini…. Betapa yang ditereakkan Ahmad Albar di tahun 1980 masih relevan hingga kini (31 tahun kemudian) ….

ANAK ADAM

Kau dan aku kita semua anak Adam
Datang dari satu rahim
Namun kini kta saling mendendam
Itu semua karena faham

Sirik dengki datang mendera
Fitnah memfitnah kinipun beraksi
Pamer memamer harta benda
Hina menghina membuat sakit hati
Geser menggeser dan mencari muka,
Telah menjadi mode masa kini
Ah, sangat nista

REF.

Pejamkanlah mataku dari warna silaunya harta
Dengarlah desir angin, suara alam meratap sendu
Palingkanlah diriku, dari jurang dosa dan cemar
Ajar kami bersujud padaNya
YANG MAHA KUASA

Dengarkanlah untukku, nafas hidup nan halus merdu
Tunjukkanlah jalanku ‘tuk membangun jiwa dan raga
Pimpin dan ajar kami, dari masa kebebalan ini
Hingga kami berdiri, bagaikan tiang sang saka

Dengarkanlah hai kau anak Adam
Dengarkanlah genderang kutempa kini

Hanya nada yang kini kunyanyikan

Semoga akan kau dengar

Kau dan aku kita semua anak Adam
Berlumur dosa masa silam
Kini lupa artinya dosa
Semua saudara, semua saling terkam
Ini semua sudah tersurat sebagai tanda
Hari akhir ‘kan tiba …..ah …..ah …..

About these ads

27 Responses to “Merajut Makna Melalui Prog Rock (27 of 99)”

  1. edigimo Says:

    Anak Adam …..lagu God Bless yg bener2 memikat ….

  2. Edy Aprianto Says:

    Bontang Rock Nation 2011, acaranya dimana Oom, di bontang?

  3. MH Alfie Syahrine Says:

    Sayangnya ada “Tarkus” milik ELP masuk kedalam permainan keyboard Abadi Susman dan drumnya Teddy Sujaya ( Saya nonton waktu launching album ini di Balai Sidang th 1980 bertepatan dengan hari Lebaran.

  4. MH Alfie Syahrine Says:

    Saat itu Iyek dah mulai gemuk badannya. Malam itu disamping menyaksikan kehebatan Godblessmembawakan lagu Anak Adam dengan keyboardist barunya yaitu Abadi Susman(Yockie datang menyaksikan pula) dan penonton jadi terpana waktu Teddy solo drum dimana drum setnya turun naik dengan bantuan alat hidrolik (yg saat itu baru pertama kali ada di Indonesia panggung drum set yang demikian) dan malam itu diramaikan pula oleh Gold Guys-nya Chandra Darusman dan Trio Deddy Stanzah, Mogi Darusman & Gito Rollies.

  5. MH Alfie Syahrine Says:

    But it was 31 years ago my friends

  6. erman Says:

    pernah aku punya pengalaman yg memalukan sama lagu ini, aku gak pernah lupa, walau udah lama sekali kejadiannya.., memutar dengan keras dan menyanyikannya dengan keras pula di kamar rumah temanku, belum habis lagu dikaset…, aku baru ingat kalo temanku ini nama bapaknya Pak Adam.., hahaha, jadi malu aku, eh..pas kedua ortunya ada pula dirumah, jadi tambah malu…, salam kenal mas GW

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Erman, salam kenal!

      Ha ha ha…. Pengalaman yang unik itu mas …. Ha ha ha ….. Sebenernya ortu tsb harusnya bangga namany dipake judul lagunya GB …..

      Salam,
      G

  7. hippienov Says:

    Alo mas Erman n senior2ku semua..ak geli baca pengalaman mas Erman..bener2 lucu..pastinya wkt itu malu plus gak enak hati sm ayah tmn mas ya,haha..

    O ya pak Alfie,kalo gak salah ada lagu di album “cermin” yg mirip sekali dgn lagu “the loneliest creature” nya Klaatu..spt di lagu “huma di atas bukit” yg nyelip solo mirip Genesis..tp te2p asik kok,ak sk God Bless..

    U/ mas G,smoga sukses jd mc di bontang ya,kita tunggu journey report nya :-)

  8. erman Says:

    dulu, kita memaknai sunat adalah “dikerjakan berpahala, tidak dikerjakan tidak apa-apa”, sebenarnya makna itu keliru, yang benar adalah “dikerjakan berpahala, tidak dikerjakan merugi”.

    bisa dibayangkan betapa “meruginya” org2 yg tidak mendengarkan musik prog itu, sebagian sisi dunianya ada yg gak terisi.

    sewaktu aku menyanyikan lagu GB ini, sebenarnya aku sedang mengerjakan “keduanya”, aku sedang mencintai jazz saat itu, aku sangat senang dengan irama ini, tapi sayang gak ada vocalnya, tapi justru jazz lebih nikmat tanpa vocal, tapi aku suka dengan rock, karena aku bisa berteriak2 menyanyikan lagunya. lambat laun, silih waktu berganti, aku benar2 “terjerumus” dalam jazz, tiada hari tanpa jazz, sehari gak dengar bunyi tenor atau trumpet rasanya ada yg kurang.

    teriak2ku “mati suri”, cukup lama.., mungkin ada 15 tahun, aku gak pernah lg nyanyiin Dancing With The Moonlit Knight, carpet crawlers, in the cage, blackdog, imigrant song, d’yer maker, saat itu aku benar2 telah menjadi orang yg “merugi” karena sisi prog-ku telah diisi penuh oleh jazz.

    untung ada blog ini, dan aku menemukan rock-ku kembali, dan sekarang berjalan seiring dengan jazz-ku, thank u Allah.., thanks mas GW.., salam kenal mas hippienov

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Erman,

      Saya terhanyut membaca curhat mas Erman ….

      Wah…bener sekali definisi sunnah nya mas. Itu kan amalan2 Rasul yang sebaiknya kita ikuti. Kalau gak diikuti ya rugi wong kita gak ngikutin contoh2 nyata yang ia berikan, misalnya:

      – membangun mesjid pertama kali, beliau ikut sebagai “tukang” dengan mengangkat sendiri material buat bangun masjid, meski beliau juga mandor. Yang disebut dg istilah “Lead by Example” sudah diterapkan oleh Rasul. Inilah konsep kepemimpinan yg benar, bukan hanya main nunjuk tangan dan orang lain yang mengerjakannya seperti banyak boss dewasa ini lakukan.

      – mengerjakan shalat 5 waktu secara berjamaah di masjid (bukan di rumah!) Pada awal waktu, segera setelah masuk waktu shalat bukan menundanya. Orang banyak meremehkan ini. Padahal Rasul sudah mencontohkan dan banyak hadits yg menukilnya

      Wah pokoknya masih banyak contoh lainnya kalau gak kita ikuti, ya kita merugi. Memang gak dosa sih karena Allah SWT kan maha pemurah …. Cuman ya rugi aja, amalannya gak pol gitu.

      Dalam sebuah liqo (pengajian) yg saya ikuti, ustadz Ade Purnama mengatakan bahwa salah satu bentuk dakwah dengan musik itu efektif. Beliau memberi contol lagu Iwan Fals berjudul “Ibu” yang bisa meruntuhkan hati seorang anak bengal yg kemudian tunduk kpd ibunya. Dakwah ustadz mugkin gak dianggep sama anak itu. Tapi melalui lagu bisa meruntuhkan hatinya….

      Lagu Anak Adam ini juga sarat makna mendalam bagi saya. Juga banyak lagu prog lainnya. Tereakan Gabriel “The path is clear though no eyes can see…” Itu jelas mengingatkan kita ke alam kubur. Belum “The Revealing Science of God” nya Yes ….

      Mengenai jazz, jangan khawatir mas ….banyak prog yg kental jazz nya apalagi yg Canterbury. Mgkn mas Erman bakal suka The Tangent, Billy Cobham, Egg, Khan, Frogg Cafe, Soft Machine, Passport, Jean Luc Ponty, Return to Forever dan masih banyak lagi yg prog namun jazznya kental. Al di Meola juga ……

      Salam prog!

      Powered by Driji_Jempol®

      • erman Says:

        Karmakanic album “Who’s The Boss In The Factory” wah.. keren mas, album “In A Perfect World” nya juga bagus tuh.., Opeth album Heritage juga asik, disitu ada lagu Slither yg mirip lagu kill the king, IQ album frequency juga enak, cuma.., ada laguny “Life Support”yg intronya mirip lagu band grup lokal.

        aku cendrung lebih suka group rock yg agak nge-jazz, dari pada musisi/group jazz yg nge-rock, coba dengar petikan gitar Don Carr di lagu Hairless Heart album rewiring genesis, walaupun pendek tapi kental sekali sound jazz-nya kemudian disambung dengan counting out time yg broadway abis…, aku suka sekali vocal Nick seharusnya dia yg menjadi vocalist di album genesis Calling All Station bukan Ray Wilson, salut buat Nick dan Mark Hornsby yg membuat tribute for the Lamb ini sukses.

        the dear hunter juga oke punya, album act I, II sampai act III-nya bagus-bagus semua, ada satu lagunya yg aku suka sekali, nama lagunya Dear Ms. Leading dari album Act II, sampai-sampai aku crop bagian melodinya untuk alarm subuh hahaha…

  9. hippienov Says:

    Bener mas Erman,ak jg merasa beruntung bs mengenal n menyukai progclaro,rugi rasanya kalo dulu ak sampai gak tau musik indah ini..
    Selamat datang kembali ke dunia progclaro mas,selamat gabung di blog yahud mas G ini..everyone’s invited.
    O ya ak jg lumayan suka jazz mas,walau gak gitu banyak punya koleksinya.

  10. pujianto Says:

    Just Info saja. Di M-point Cafe Blok M, persis di depan Blok M Plaza akan performance Ahmad Albar Featuring Gobles pada tanggal 16 November 2011 malam.

  11. Puji Says:

    Maaf bukan featuring tapi atribut god blees. Info yg lain bravo music ngeluarin album freedom rapshodia vol 1 dan 2 juga golden wing harga 40 ribu dah ada di musik +.

    • Gatot Widayanto Says:

      Mas Puji,

      Terima kasih banyak. Betulk, saya tadi tanya mas Yaya Muktio; yang main hanya Ahmad Albar saja. Bisa jadi membawakan lagu2 GB tapi bukan GB yang main….

      Wah hebat! Ada CD Freedom of Rhapsodia sama Golden Wing! Wajib serbuuuu….!!!

      Matur suwun…..

  12. ekho Says:

    masak iya sih om lagu sedahsyat ‘anak adam’ ada nyelipin ‘tarkus’ di lagunya? boleh tau di menit keberapa yg miripnya om, soalnya kan tarkus panjang banget lagunya :D

    • Gatot Widayanto Says:

      Di solo moog synthesizernya Abadi Soesman, mas Ekho…. Persis banget kok. Tentu gak keseluruhan Tarkus mas. Tapi ya begitulah GodBless, di masa lalu banyak comot sana dan sini. Beberapa lagu bahkan direkam ulang dalam The Story of GodBless dimana Huma Di Atas Bukit, Setan Tertawa, Musisi, Sesat diaransemen ulang dan orisinil. Tetap menawan dengan aransemen baru. Harusnya dari dulu ya ……

      • ekho Says:

        iya bener om dengar2 emang godbless sering nyelipin beberapa section dari grup2 prog luar negeri hehehhe

        termasuk ‘huma’ katanya juga nyelipin ‘firth of fifth’ genesis…tapi tetap godbless musiknya keren banget dah…

  13. indung Says:

    Oalah,..ini to MC nya waktu di GOR PKT itu,…Salam kenal & salam Hormat

    God Bless We All [ PKT..Yesssss!! ]

  14. God Bless Bontang Says:

    God Bless Bontang Fans Club : Akun Twitter untuk Penggemar Lagu Lagu dari Band Legenda Indonesia GOD BLESS #GodBlessBTG #Bontang #GodBless

    Salam Metal!

  15. Blogger Bontang Says:

    Salute untuk PKT yang selalu mendatangkan artis artis Band Papan atas Jakarta.Sukses untuk PKT dan Bontang

  16. Gatot Widayanto Says:

    Bontang rocks!!!!!
    Terima kasih bro Blogger Bontang …… Keep on rockin’ …!!!

  17. pudji rahardjo Says:

    Assalamu’alaykum Wr Wb. Salam kenal Kang Gewe, saya mo crita pengalaman yg mungkin ga terlupakan seumur hidup tentang album Cermin GOD BLESS. Waktu itu sekitar th 80-81an sy denger di radio lagu baru GB yg lumayan panjang durasinya dan sy ga tau judulnya dan bikin sy gemeteran kepingin punya albumnya. Beberapa hari saya langsung berburu albumnya ke toko2 kaset termasuk Duta Suara yg legendaris langganan saya, ga ada!! akhirnya ke Glodok pusat industri musik waktu itu, ga dapet. Putu asa saya ke blok elektronik… Degg!!.. jantung rasanya ndredeg.. lagu yg saya denger di radio lagi di puter kasetnya sama pelayan toko buat ngetes tape deck yg mo dibeli orang, langsung saya tanya plynnnya kaset itu dan saya tawar..eh dikasih kalo ga salah seribu perak. cuma dah ga ada covernya Alhamdulillahhh

  18. pudji rahardjo Says:

    Oh iya mohon informasi, album GURUH GIPSY sama album BALI AGUNG nya Eberhard Schoener, lebih dulu mana yang terbit??

  19. Gatot Widayanto Says:

    Wa’alaykumsalam wr wb. Mas Pudji, salam kenal kembali! Terima kasih telah berkunjung dan berbagi cerita. Wah luar biasa pengalaman berburu kaset CERMIN nya. Saya jadi merasakan juga. Mengenai kaset dipake nyetel di toko elektronik Glodok, saya juga ingat bahwa dulu saya sedang cari sound system (akhirnya dapet speaker KEF yang menurut saya saat itu bagus). Tahu gak, tokonya nyoba pake kasetny Ozzy yang ada lagu ‘Shot In The Dark’. Meski saya gak suka Ozzy saat itu, langsung saya beli kasetnya di toko kaset dan seneng album itu … Oh nama albumnya The Ultimate Sins ….iya ….!!! He he he …

    Yang saya tahu duluan Bali Agung (1976) ya mas …Tapi saya bisa salah karena seingat saya Gipsy tahunnya 1977 rasanya ….

  20. adi Says:

    mas , lirik nya boleh minta lebih lengkap lagi gak ?
    perasaan ada yg kurang sama lirik diatas..
    terimakasih atas perhatiannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 69 other followers

%d bloggers like this: