JRENG! Salam tiga jari!
Ini gara2 postingan tentang Kamelot dimana komentarnya menyitir perlunya menoleh ke power metal, saya jadi inget saat diberi tugas oleh bro Andre Solucite (pemilik promotor konser metal “Solucite Metal Concerts” alias SMC) di bulan Februari, tepatnya tanggal 22 pada tahun 2008 yang lalu. Ya memang, meski saya ngaku prog namun suka juga dengan power metal yang menawan seperti Kamelot, Helloween, Sonata Arctica, Stratovarius, Blind Guardian etc. Sempat dag-dig-dug juga mengingat massa Helloween sangat banyak dan lebih banyak dari DragonForce dimana saya juga jadi MC pada tahun sebelumnya (Mei 2007).
Namun, saya yakin anak metal mudah diatur dan enak diajak kompakan, makanya saya putar otak berkali-kali bagaimana membuat suasana yang “memorable” bagi penonton yang diperkirakan sejumlah 5,000 (lima ribu). Bahkan setelah konser, sebuah harian mengatakan bahwa jumlah massanya malam itu adalah tujuh ribu. Luar biasa.
Semua persiapan saya lakukan secara matang dan sangat detail bahkan melebihi dari persiapan bila saya memfasilitasi workshop untuk perusahaan. Biasanya workshop saya dihadiri sekitar 30 orang maksimum paling 100 orang. Kali ini lima ribu? Opo tumon?! Tapi ya karena dilakukan dengan senang (secara saya menyukai Helloween terutama lagu “Keeper of The Seven Keys” yang ngeprog banget itu..). Ditambah lagi pengalaman nonton konser mereka di Ancol pada tahun 2004. Jadi, semangatlah saya mengerjakannya. Setiap detik saya perhitungkan dengan baik. Tujuannya: bagaimana meningkatkan adrenalin penonton hingga saat konser utama berlangsung mereka bener2 semangat.
Swordman
Pada saat konser DragonForce saya pernah ber-inovasi (sempat dicegah oleh Show Director untuk tidak melakukannya karena too risky, tapi saya ngotot) dengan mengajak penonton menggunakan “yel-yel” buat menyemangati mereka. Berhasil. Sejumlah tiga ribuan penonton DragonForce saat itu ikut menyanyi bersama saya (saya komando di atas panggung) membawakan refrain “Through tHe Flames and Fire” hanya dengan mengucapkan “ooo ..oooo …ooo” mengikuti irama refrain. Memang konsep saya buat sederhana hingga mudah diikuti semuanya.
Karena saya menyukai sekali lagu Keeper of The Seven Keys, tiba2 saya punya ide gila menggunakan KERIS pada saat penonton saya ajak menyanyi intronya dimana ada kata-kat “sword”. Ide gila sih. Tadinya sempat ragu. Tapi saya sampaikan gagasan ini ke Aprilia Devi yang menjadi manager saya saat saya manggung. Eh dia malah setuju dan mengharuskan saya untuk menjalankan rencana gila saya itu. Sebenernya ini hanya salah satu dari inovasi yang saya lakukan buat malam itu selain hal lain (koor) dari lagu “Power” maupun “We Burn” dan sebagainya. Tapi puncaknya ya itu tadi … ATRAKSI ANGKAT KERIS. Hua ha ha ha .. Belum dijalankan aja saya waktu itu sudah excited.
The show
Akhirnya saya susun cue card yang sangat detail (saya lampirkan di bawah, supaya bisa jadi referensi buat MC metal nantinya, biar seru dan gahar …metal gitu loh!). Saat acara dimulai, saya serahkan cue card ke April supaya dia selalu mengingatkan bila saya lupa. saya juga pegang satu copy. Kostum saya pun metal abis: pakai bandana, rantai di blue jeans, gelang tangan- wis pokoke ora prog blas tapi metal pol-polan.. mboys tenan lah pokoke. Yang jelas saya gak di tattoo aja karena haram! Lupa bahwa umur saya sudah 48 tahun bok! Sekitar 90% dari cue cards saya jalankan PLUS beberapa modifikasi karena ternyata massa metal sangat menyenangkan; mudah diajak bekerjasama. Pada saat mereka saya ajak BERSUMPAH dengan plesetan lagu The Time of The Oath, mereka dengan tertib mengikuti ajakan dan komando saya. Luwar biyasa ..!!!
Hal paling menegangkan justru saya waktu memberi komando buat nyanyi intro nya Keeper of The Seven Keys:
Make the people
Hold each other’s hand (penonton nurut aja saat saya suruh gandengan)
And fill their hearts with truth
You made up your mind
So do as divined
Put on your armor
Ragged after fights
Hold up your sword (saya angkat keris saya ke atas; mendapat APPLAUSE dari penonton)
You’re leaving the light
Make yourself ready
For the lords of the dark
They’ll watch your way
So be cautious, quiet and hark
WHOOOAAAAAA…. Penonton jingkrak2 kegirangan ….
Wah pokoke puwas tenan malam itu jadi MC grup power metal legendaris ….
Salam tiga jari!
G
Ini cue cards nya:













November 17, 2010 at 9:15 pm |
Pancen guendeng tenen sampeyan iku….Saya menyukai musik metal ya berawal dari helloween ini, meskipun lagu pertama yg saya sukai bukan yg bernuansa metal. lagu helloween yang saya kenal pertama itu windmill ( dalam album yang menurut sebagian penggemar helloween album terburuk), yang bernuansa mellow banget. Saya masih ingat di medio 1992 setelah setiap belajar, langsung nyetel lagu itu dari hasil ngerekam kaset teman, saya setel di tape player mini compo merk Sony yang habis dibeli seharga Rp 150 rb…waktu itu msh SMP kls 2.
Setelah lagu habis, gulung kembali untuk mendengarkan lagi…demikian sampe ngantuk dan tertidur
Lalu mengenal lagu Tale That Wasn’t Right yang bernuansa balada ala Malaysia…
Baru setelah itu mundur mulai menyenangi lagu Dr Stein, Future World dan lagu2 dari album Keeper I dan II . Rasanya waktu itu kalo ada anak menggemari musik metal, harus bersumber pd Helloween dulu.
Salam, Apec
Lagi satu album Prambors Band; Jakarta Jakarta
November 17, 2010 at 9:16 pm |
Maksud saya lagi dengerin Jakarta Jakarta milik Prambors band
November 18, 2010 at 10:49 am |
Sebenernya saya kenal Helloween sangat telat. Dulu rasanya kalau denger musik ejeg-ejeg ala Helloween langsung masuk angin. Batinku, musik kok kemlothak gemrudhug ra karuan… Rasane wektu iku aku denger lagu Future World. Rasane kok mekso…
Suatu hari di sekitar tahun 2002, aku nyambangi rumah mas Pram cari CD prog karena udah bosen sama koleksi yang aku punya. Eh gak dapet CD prog. AKhirnya iseng dengerin Kamelot “Karma”. sama mas Pram dicoba mulai track pembuka “Regalis Apertura” ..wah aku tertegun kok megah … Begitu masuk FOREVER dadaku berdegup kenikmatan lantaran melodinya menohok ulu ati. Biyuh … Lagu kok indah sekali. Bagian lirik ini membuat aku mbrebes mili:
will you revive
from the chaos in my mind
where we still are bound together
will you be there
waiting by the gates of dawn
when I close my eyes forever
BiYUUUUUh …!!! Uwediyan! Lagu kok sedih tapi guagah tenan …!!! Langsung CD seken tersebut saya duitin, bawa pulang dan setel berkali-kali nganti dobolen!
Sejak itu aku jatuh cinta sama Kamelot dan power metal. Mulai lah merambah ke Helloween yang masuk dari The Time of The Oath…terus Keeper I dan II. Wis pokoke power metal jan ngguajak tenan!
Sebenernya sebelumnya aku juga suka ROYAL HUNT sih .. Tapi kan ndak speed banget.
Salam,
G
November 24, 2010 at 11:48 am |
Royal hunt aku juga suka Om, terutama pada album Clown in the mirror.
Solo albumnya Andre Andersen ( keyboardnya) juga lumayan didengar. Apalagi lagunya yg bertajuk 1000 miles away…lagunya cengeng, tapi cengengnya orang progressif jadi terdengar megah..( bingung aku, cengeng kok megah. Seperti kata Om GW, lagunya Kamelot itu sedih tapi megah). Aneh aneh ae istilahe..
November 26, 2010 at 8:40 am |
Kalo aku kenal Royal Hunt dari album Moving Target. begitu disetel kok MAK JEGREG suweneng aku .. Waktu itu aku kenal baiuk sama penjaga toko Duta Suara Sabang sehingga boleh dicoba sebelum beli. Begitu suka aku langsung BORONG semua tiga CD yang ada yaitu Moving Target, Paradox sama Live 1996. Wah kereeen … semuanya aku suka banget.
Hua ha ha ha ha .. istilah sedih tapi megah itu pancen cuocok buat Kamelot bro Apec.. Coba aja simak lagu FOREVER .. he he he …
Salam,
G
November 18, 2010 at 2:02 pm |
Mas Gatot wajib jd MC lagi pas Iron Maiden konser nanti 17th Feb, itung2 pemanasan, sebelum Kamelot yg konser di Jakarta, hehehe … Kalau pas Helloween sampeyan pake keris, ntar pas Iron Maiden harus pake tongkat dgn gagang tengkorak kayak pendekar (rock) mas …
November 18, 2010 at 2:08 pm |
Hua ha ha ha .. mas Kris bisa aja. Kalau Iron Maiden, lagu pertama yang bikin saya DHEG adalah “Flight of Icarus” … Wah sejak itu saya buru tuh Iron Maiden. Saya suka liat gaya Steven Harris pas manggung. Gahar, keren, simpatik …
November 18, 2010 at 3:19 pm |
Oya, sepertinya Helloween suka pake angka 7 (tujuh), liat aja “Keeper of Seven Keys” (1 & 2), trus album baru mereka “7 Sinners” (bagus gak ya ?), adalagi cover album “Master of the Rings” gambar cincinnya juga ada 7. Ada yang tau gerangan ?
November 19, 2010 at 7:11 pm |
Wah mas GW, saya ini termasuk ‘mereka’ loh.hahaha.saya masih ingat adegan keris itu.dari konser itu saya foto2 sama personil helloween dapet tanda tangan mereka di cd GWtD.tak terlupakan lah.
Sementara ini dulu soalnya onlen dari hp.hehe