JRENG!
Terkait dengan playlist yg saya pakai buat sepedahan. Kok ya ujug2 saya kepikir memasukkan lagu instrumental nuansamatik dari Procol Harum ini ke dalam salah satu dari tiga playlist masing2 berdurasi dua jam. Whoaaa … Ternyata seharin ini saya kok bersenandung “Repent Walpurgis” terus-menerus, ada apa ya? Lha wong kenangan khusus sebenernya sih ndak ada. Masa kecil dan remaja saya belum mengenal Procol Harum sejauh ini karena saat itu baru kenal hits mereka “Homburg” dan “A Whiter Shades of Pale” aja. Itupun dari koleksi kaset kompilasi Prambors “Memory”. Sebetulnya “A Whiter Shades of Pale” itu ngetop di Madiun karena radio Gabriel dan Moderato sering memutarnya.
Repent Walpurgis mengingatkan saya saat sering kumpul di Radio M97. Wah seneng sekali rasanya saat itu ketemu sama pencinta claro yg tergabung di M-Claro dan sering bertukar informasi tentang musik prog dan claro. Masa yang singkat karena akhirnya radio itu tinggal kenangan aja …
Yang membuat Repent Walpurgis itu memiliki kesan mendalam adalah:
1. Melodinya mengalun manis melalui alunan Hammond organ disambing solo gitar elektrik nan menawan.
2. Perpindahan antar segmen lagu terasa manis dan “smooth” ditandai dengan balutan drums serta bunyi grand piano.
3. Nuansamatik. Artinya lagu ini membawa ke nuansa tujuh-puluhan nan mengesankan dan sulit dilupakan musti telah melalui brain surgery sekalipun. Ditanggung kalo denger lagu ini pasti inget masa2 majalah Aktuil, Top, Muzik Ekspres dll.
Hayo, apa komentar Anda tentang lagu ini? Monggo …
Salam,
G
May 16, 2010 at 8:05 am |
Sekitaran taon ’80 an, saya sama gang punya pemancar amatiran yang antena nya pake bambu.Kalo siaran malem2 ( saya selalu ngerock baik yg prog maupun biasa & sedikit blues) bangga banget karena punya segmen berbeda en…back sound nya ya repent walpurgis iki mas, kalo ngeblues ‘sad clown’ nya chicken shack. Hammond sound yg lgendary itu ,piano yg sahdu itu wah sangat classical dan…..potongan ‘Ave Maria itu tentunya.Lagu2 setipe ini dr ’70s yg gak pernah mati di jiwa saya.
Salam.
May 16, 2010 at 10:59 am |
Saya kenal lagu ini akhir tahun 70an (kmd tau kalau lagu ini direlease
sekitar th 68). Termasuk lagu instrumental pertama yg saya kenal.
Sebagaimana A Whiter Shade of Pale, tuts Hammond organnya Matthew Fisher
sangat dominan. Oya, saya pikir ini dulu band lokal lho karena namanya
yg sangat Indonesia, “procol” = keluar ; “harum” = wangi.
May 17, 2010 at 7:55 pm |
Entah bagaimana saya merasakan lagu2nya Procol Harum ekslusif dan “mahal” ….. ada atmosfir “djantan’ pada suara penyanyinya ……….!!
May 19, 2010 at 10:14 am |
Guitarist band ini, Robin Trower, selanjutnya ngetop ngerock dgn band-nya sendiri. Di jaman majalah aktuil dulu, sempet ada kompilasi kaset (lupa perekamnya !), yang kalau ngga salah lagunya “Days of the eagle” yg juga nuansamatik …
May 19, 2010 at 6:18 pm |
Robin Trower memang punya beberapa album solo ….
Salam, G
May 19, 2010 at 5:58 pm |
Satu lagi dari Robin Trower yang jadul nan kemlithik : “Long Misty Days”, kalau denger pasti inget jaman muda nan jaya dulu, he he he …
May 22, 2010 at 2:25 pm |
Bagus juga si Robin trower ini. aku hanya nyimpen the best-nya versi Hins Collection….hidup kaset jadul..
May 22, 2010 at 5:09 pm |
Saya punya solo albumnya Robin Trower dalam format CD. Bagus. Claro abis!