![]() |
Ngomongin musik rock 70an jadi inget Black Sabbath album “Sabbath Bloody Sabbath” yang nuansamatik memorablik buat saya pribadi. Dulu dapet album ini pertama kali dari kaset Chrome-Dioxide (CrO2) warna item yang direkam oleh kakak saya, Henky, yang saat itu adalah penyiar di radio Geronimo, Yogya. Gileeee… Banyak juga ya pendidikan musik rock saya yang berasal dari radio Geronimo padahal dari dulu sampai kini belum pernah menyimak dengan baik siaran Geronimo ini. Mas Henky memang banyak mendidik saya dalam hal menikmati musik rock ini, dan udah banyak banget grup band 70an yang saya tahu dari rekaman PH milik Geronimo ini.
Black Sabbath sendiri sebenernya sudah saya kenal lewat lagu “Changes” yang ngepop itu. Baru denger full album ya melalui kaset Chrome-Dioxide warna item yang direkamkan oleh mas Henky ini. Lucu juga, karena kasetnya Chrome, jadi ya head nya tape deck saya katanya harus “kristal” supaya suaranya kemrincing kayak pring pecah … ha ha ha ha ha …. Seru juga menikmati kaset Chrome-Dioxide ….obral treble kecres-kecres tapi miskin bass .. ha ha ha ha …
Tapi ndak papalah yang penting saya bisa menikmati Sabbath Bloody Sabbath yang riff-nya bener2 “nggajak” (keren – red.) tenan itu. Biyuh, begitu denger lagu ini langsung saya puter berkali-kali.
you’ve seen life through distorted eyes
you know you had to learn
the execution of your mind
you really had to turn
the race is run the book is read
the end begins to show
the truth is out, the lies are old
but you don’t want to know
chorus
nobody will ever let you know
when you ask the reasons why
they just tell you that you’re on your own
fill your head all full of lies
Whoaaaaa…. pokoknya muantab dah! Apalagi bagian chorusnya ada gitar akustik segala menemani Ozzy nyanyi “Nobody will ever let you know…” kereeeeeeennn …!!! Gak prog gak pa palah … ha ha ha ha ha …
Salam,
G
Studio Album, released in 1973
Songs / Tracks Listing
1. Sabbath Bloody Sabbath (5:42)
2. A National Acrobat (6:16)
3. Fluff (instrumental) (4:10)
4. Sabbra Cadabra (5:55)
5. Killing Yourself to Live (5:40)
6. Who Are You? (4:10)
7. Looking for Today (4:59)
8. Spiral Architect (5:29)
Total time: 42:21
Lyrics
Search BLACK SABBATH Sabbath Bloody Sabbath lyrics
Music tabs (tablatures)
Search BLACK SABBATH Sabbath Bloody Sabbath tabs
Line-up / Musicians
- Ozzy Osbourne / vocals
- Tony Iommi / guitar
- Geezer Butler / bass
- Bill Ward / drums
Guest musician:
- Rick Wakeman / Keyboards (4)
Review by Gatot
SPECIAL COLLABORATOR Honorary Collaborator
For “Sabbath Bloody Sabbath” (November 1973), the band brought in Yes keyboard player Rick Wakeman on one track, signaling a slight change in musical direction; it was Black Sabbath’s fifth straight Top Ten hit and million-seller. Musically, this is a solid album by Black Sabbath and was in fact it was the first album that I listened to in its entirety when the album was released in 1973. The album title track “Sabbath Bloody Sabbath” is truly a killing rocker that would definitely attract million rock ears by that time.The album remarked a sad story in the band’s career because their manager Jim Simpson sued them for wrongful termination. The band realized that their manager screwed them out for millions of dollars. The lawsuit went on for two years. As Osbourne said, this “Sabbath Bloody Sabbath” album was made to pay their lawyers. Through this album Black Sabbath reflected the brutal realities of the music business. “Killing Yourself To Live” was representing their grievances from the music business.
“Sabbath Bloody Sabbath” is for me an excellent album as it has good combination of melody, riff and structure. For those who have never heard the music of Black Sabbath (‘coz you Mom did not let you collect their record!) can even start with this album. Keep on rockin’ ..!
Peace on earth and mercy mild – GW

March 31, 2010 at 9:32 am |
BTW saya tetep terkesan sama lirik di “She Gone”: I wanted you to be my wife. Di lirik pop Indonesia jarang yang sampe segitunya
March 31, 2010 at 10:43 am |
Ha ha ha ha …Kok pengamatan kita sama yo mas? Kalo di lagu CHANGES juga tuh, liriknya mehek-mehek banget ,…. hua ha ha ha ha ha ha …
Salam,
G
March 31, 2010 at 10:15 am |
ah, masih prog kok. wong di situ ada bintang tamu rick wakeman
March 31, 2010 at 10:40 am |
WUIH! Cepet banget berkomentar…he he he he … Iya sih PROG melekat ke orang ya, bukan musiknya .. ha ha ha ha … Tapi memang musik BS ada prognya juga, makanya ada di progarchives…
Dadi, mengko bengi sido mrogring ra, mas Adi?
Salam,
G
March 31, 2010 at 7:27 pm |
Black Sabbath emang mantabs…
April 2, 2010 at 11:10 pm |
Album ini salah satu kaset awal perkenalan saya dgn musik rock th 70-an, lupa rekaman apa yg pasti mutu rekamannya ngga begitu bagus, ngga jernih. Btw, ngga tahu kenapa album favorit saya justru yg ada Dio-nya, “Mob Rules” dan “Heaven n’Hell” utamanya di title Lady Evil, the Sign of Southern Cross dan Children of the Sea.
April 3, 2010 at 12:00 am |
mas Kris, itu masalah klasik – kita terpaksa tdk suka suatu album akibat mutu rekaman buruk (suara mendem), ini bisa rek. kasetnya atau malah dari sononya. Coba cari yg sdh digital remasternya (DDD) mas, hrsnya bagus krn yg AAD saja cukup bagus. Repotnya utk album Sabbath Technical Ecstasy pas lagu ‘Rock nRoll Doctor’ walaupun digital remaster mendem juga – ini mah emang aslinya.
Ada contoh lagi album Yes ‘Topographic Ocean’, krn lagu2nya relatif lunak jaman kaset desisnya jadi malah dominan. Akhirnya saya tdk suka album ini krn sulit bagi saya untuk ngerti (mengapresiasi) album ini krn masalah desis tadi dan lagunya panjaaang sekali.
he . . .he . . .(konon Yes memang sengaja berpanjang-panjang/ nodling kata mas Wakiman spy kelihatan hebat dan kusut spt mie).
Faktanya ketika album ini didigital remaster ternyata saya juga tetap tidak ngerti album ini – . . . . . .ini mah bukan masalah desis tapi emang dasar IQ nggak nyampe saja
April 3, 2010 at 1:38 pm |
Setuju. Seringkali kualitas rekaman mempengaruhi kita buat menikmati musik terutama jaman kaset. Seringkali kita “curiga” sama perekamnya. Tapi sejak jaman CD kita jadi tahu album2 mana yang memang mendem atau atos kemlothak. Contoh rekaman yang atos kemlothak itu ya RAINBOW – semua albumnya kering bassnya, treblenya kasar pulak.
Salam,
G
April 3, 2010 at 6:50 pm |
Betul juga mas, untuk menikmati musik rock idealnya emang butuh rekaman yg jernih dan mantab,krn diperlukan daya apresiasi yg lebih (opo iki ?). Beda dgn misalnya, rekaman aquarius hitam putih grup Procol Harum yg ada “whiter shade of pale” & “conquistador”, biar rekamannya kering tp krn lagunya mudah dicerna jd tetep aja enak, hehehe … Regards
April 3, 2010 at 9:14 pm |
Oh iya lupa menanggapi. Heran aja kok mas Yuddi ndak masuk album TALES ya? Padaha itu album keren banget. Wakeman sebetulnya ogah main di album itu. Tapi Jon sama Steve ngotot banget. Makanya setelah album ini Wakeman keluar.
Lha ini album tahun 74, mestinya masuk koridor definisi rock nya mas Yuddi lho …
April 20, 2010 at 10:14 pm |
Sabbath bloody sabbath ini ada sequelnya lho, dinyanyikan oleh Bono (U2) dengan judul sunday bloody sunday, he…he…ato jangan -jangan memang terinspirasi oleh black sabbath kali si Bono kuwi..
salam Apec
( lagi di Bandung iki, sambil dengerin Procol Harum)
April 20, 2010 at 11:06 pm |
Mas G, sy lebih suka ‘Relayer’ dan ‘CTTE’ ttp thn2 belakangan ini saya lebih menyimak RPI/ Rock Progressivo Italiano krn memang internet memungkinlan akses album2 nya secara gratis, padahal cd PFM saja kalau ada pun cukup mahal ya.
April 24, 2010 at 9:30 pm |
sori pendapat sy mngkin agk nyimpang. Berbicara mslh black sabbath vokalis ozzy, sy punya pendapat lain, mungkin dr segi stage panggung ozzy OK punya, tp dr segi vokal kalh jaaaaaaauuuuuuhhhhh dg ronny dio, apa lg lg voo doo dialbum mob ruls. Sosi sobat itu pendpt sy bolhkan beda