Rick Wakeman “No Earthly Connection”

Pertama kali dengar album ini dari kaset punya kakak saya rekaman Pop Discotic – opo tumon? Dimana letak prog nya kalau pake label Pop Discotic? Begitulah jaman kaset bajakan, jaman dimana tarbiyah progrock dan claro disebarkan di negeri ini. Kalau ndak ada kaset bajakan yg dulu dijual murah dengan rp. 500 tak akan mungkin saya kenal lebih jauh grup2 seperti Yes, Genesis, Marillion, ELP, Pink Floyd dan lainnya? Mustahil. Untuk itu saya berterima kasih yag seikhlas-ikhlasnya kepada para pembajak yang terhormat karena simbiose mutualisme terjalin harmonis: situ dapet untung, sini dapet kenikmatan sukmawi menikmati musik2 indah. Pokoke harmonislah hubungan antara pembajak dan penikmat musik kayak hamba ini.

Pertama kali denger album Rick Wakeman ini saya gak begitu tertarik, gak tahu kenapa. Cuman saya memang sudah mulai meresap dengan lirik yg bunyinya “music of my soul”. Tapi lama kelamaan makin indah. Apalagi saat saya kuliah di Bandung ketemu temen rocker, Ilham Lukito Putranto, yang punya PHnya dari belanda (dia pernah sekolah di sana). Wah saya lebih “greng” lagi liat kemasan PH nya yg dilengkapi dengan kertas tabung buat melihat artworknya. Keren. Waktu saya belajar di rumah Ilham di Jl Tengku Angkasa, Bandung, saya suka nyetelk PH ini di kamar IlhamM makin cintalah saya dengan album ini. Apalagi radio OZ pernah beberapa kali muter lagu “The Prisoner” dari album ini… Whooooaaaaa…adrenalin langsung “crut” muncrat setinggi plafon rumah jek! Uediyaaaannnn….

Secara keseluruhan album ini memangh sempurna bagi saya. Namun yang bener2 saya suka ya lagu “The Prisoner” ini. Dari intro hingga pamungkas lagu ini melemaskan urat saraf dan memompa adrenalin sehingga mengalir begitu deras bahkan sempat muncrat saat Ashley Holt tereak “You shall hang said the Judge …” …wah diyampuuuutttzzz…ngemut kue ciput nganti semapuuuuuttt…!!! Gusti Alloh nyuwun ngapunten …!!! Meski mendengarkan musik termasuk pekerjaan sia-sia, aku mohon ampunanMu ya Allah ..ijinkan hambaMu nggeblak meski sedetik karena menikmati indahnya “The Prisoner” ini.

Cuplikan lirik The Prisoner sungguh bermakna:

One man`s life has cost another
You shall not lie in sacred ground
The time has come to meet your Maker
Down on earth, they heard no sound

Gak salah dan gak ragu kalau di http://www.progarchives.com saya beri album ini dengan FULL lima bintang tanpa ragu tanpa cacat. Luar biasa! Saya gak peduli gak banyak orang menganggap album ini. Menurut sauya, album ini “way too underrated” by many music reviewers. I stand tall witj my view that this is a TRUE MASTERPIECE progrock album! Gak ragu blas pokoke aku! Lha ini sekarang saya nikmati jan nuilkmat pol! Menderita kepuasan paripurna saya ….

Karena Yess tidak mengedarkan album ini, maka saat di Bandung dulu saya beli rekaman Monalisa. Meski udah punya CDnya, tetep aja menilmati kaset jauh lebih nuansamatik kemlitik mesin ketik tanpa titik tenaaaaannn!!! (embuh opo hubungane – PROG soalnya…kalau ngomong gak harus berhubungan. Soalnya harus “out of the box” gitu …).

Kaset koleksi yg terpelihara mulus kek kaki meja ...hiks ...

Kaset koleksi yg terpelihara mulus kek kaki meja ...hiks ...

Ditanggung Anda nggeblak menilkmati album ini! Kalau gak? Pasti Anda bukan wong prog! Udah pasti tu!

Salam,
G

Review lengkap KLIK disini.

Studio Album, released in 1976

Songs / Tracks Listing

Music Reincarnate: 28:08 (tracks 1-5)
1. The Warning (8:19)
2. The Maker (3:34)
3. The Spaceman (4:03)
4. The Realisation (4:17)
5. The Reaper (7:55)

6. The Prisoner (7:01)
7. The Lost Cycle (7:02)

Total Time: 42:11

Line-up / Musicians – Rick Wakeman / keyboards, synths, Mellotrons, harpsichord
+ The English Rock Ensemble:
– Reg Brooks / trombone, bass trombone, backing vocals
– John Dunsterville / acoustic & electric guitars, mandoline, backing vocals
– Tony Fernandez / drums, percussion
– Ashley Holt / lead vocals
– Roger Newell / bass, bass pedals, backing vocals
– Martyn Shields / trumpet, flugel horn, French horn, backing vocals

About these ads

5 Responses to “Rick Wakeman “No Earthly Connection””

  1. Priyo J Says:

    wah mas masih nyimpen rekaman monalisanya mas….
    Ini album Rick Wakeman (dari sekian banyak album beliau) yang sering gw puter selain The Journey sama Six Wives dan King Arthur …(mengingatkan the Rollies hiks)
    Six Wives akhirnya berhasil di pentaskan oleh eyang Rick di kastilnya Hampton Court Palace tempatnya Henry dan simbol Tudor sebagai backdrop setelah 37 thn album itu released pada bln mei lalu.
    http://bit.ly/DbnO
    sayang gak bisa nonton langsung … bisanya cuma membayangin dari CD nya aja yg dah beredar hehe hehe , hbs gak diundang sama beliau…

  2. noviar Says:

    Nuansamatik itu apa ya, Om? dalam kamus KBBI kok tidak ada ya?

  3. Gatot Widayanto Says:

    Nuansamatix memang istilah prog bro .. he he he …

  4. ademuir Says:

    wwaahhh…album paporit nih, kaset nya ada yg maling…sial!! sampe harus kasbon ke kantor gara2 napsu pengen nonton beliau waktu ke jakarta…

    mas, udah pernah review warhorse-nya ashley holt & nick semper belum? ditunggu nih mas….saya dapet ilmu banyak nih dari blog ini hehehehe…
    nuhun mas!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 142 other followers

%d bloggers like this: