Assalamualaikum wr. wb.
Menurut pak Alfie, salah satu pengunjung setia blog ini, mengenal atau mendekati Tuhan itu bisa dengan banyak cara. Karena saya sejak kecil sudah hidup dengan musik terutama prog rock, mari kita bahas saja musik-musik yang menurut Anda kontemplatif sebagai salah satu saran mendekatkan diri ke Sang Pencipta. Postingan ini juga dibuat karena diskusi hangat di postingan sebelumnya, yaitu Puasa, Golf dan Musik Rock. Silakan Anda berkomentar di box komentar dibawah dan nantinya komentar ANda saya posting di postingan ini juga. Sebutkan tidak hanya lagunya saja tapi juga mengapa bagia Anda musiknya kok kontemplatif. Untuk memancing, saya mulai dari saya ya:
”Close To The Edge” – YES
Mengingatkan pada sakaratul maut. Mampukah kita mengucapa “La ilaha ilallah”?
“Epitaph” – King Crimson
Meragukan apakah kita bisa masuk surga? “But I fear tomorrow I’ll be crying ….”
“Firth of Fifth” – Genesis
Pada akhirnya kita akan kembali ke tanah bercampur dengan cacing. “The scene of death is lying just below”
“Awaken” – YES
“High vibration go on …” mengingatkan pada kegetaran menghadap Allah swt. Mampukah kita menjawab pertanyaanNya kelak di Hari Kebangkitan? Interlude keyboardnya sangat kontemplatif buat pengantar tilawah Quran.
“Time” – Pink Floyd
Mengingatkan kepada surat Al Ashr. “Demi masa….”
“The Post War Dream” – Pink Floyd
”Tell me true, tell me why was Jesus crucified?”
”Hairless Heart” – Genesis
Mengingatkan kepada hati yang bersih yang dituntut dari seorang yang beriman dan bertakwa. Komposisinya sangat kontemplatif untuk menembus dimensi dunia yang lain.
”The Revealing Science of God” – YES
Mengingatkan kepada Sang Pencipta yang menciptakan dasar laut yang begitu indahnya disertai ekosistemnya.
“Money” – Pink Floyd
Menyemangati untuk membenci dunia karena hanya tipuan yang memperdaya. “Money is a gas!”
“The Prophets Song” – Queen
Paduan suaranya mengingatkan kecintaan kepada nabi dan rasul.
“Toccata” – ELP
Suara kibor yang seperti suara air mendidih mengingatkan pada siksa neraka yang pedih.
“Gates of Delirium” – YES
Mengingatkan kepada Perang Uhud dimana ada pesan moral pasukan muslim yang turun dari bukit (melanggar komando Rasul) karena tertarik pampasan perang (harta, dunia).
“Signal To Noise” – Peter Gabriel
Komposisinya sangat miris nunjek ulu ati, sangat bagus buat kontemplasi. Bisa diartikan sebagai sensitivitas kita dalam antisipasi perbuatan maksiat (noise of life).
“To Be Over” – YES
Coba kita ibaratkan kehidupan ini bak perjalanan melalui perahu layar dengan segara rintangan yang merupakan batu ujian mencapai tujuan hakiki kita pada akhirnya nanti. Pada akhir perjalanan, jiwa kita akn berserah “pasrah” kepada Ilahi dan bergegaslah untuk dicintai oleh Rabb mu ….. (Wah indahnya lagu ini, apalagi liriknya juga sangat puitis ….)
After all your soul will still surrender
After all don’t doubt your part
Be ready to be loved
“Homeworld” – YES
Meretas jalan kembali ke fitrah.
“Isfahan” – Al Di meola
Musiknya mengingatkan saya ke kisah Salma Al Farisi yang berjiwa besar dan rendah hati ke sesama manusia, rendah diri di haribaan Allah. Seorang Gubernur kok mosok jadi kuli karena tidak mau digaji sebagai gubernur. Opo tumon? Apa ada gubernur jaman sekarang seperti Salman Al Farisi?
Silakan dilanjut lagi …..
Wass,
G
Ini komentar dari temen2 yang mampir di blog ini:
- Noviar Says:
August 27, 2009 at 9:10 am | Reply edit“Supper’s Ready” Genesis…your supper’s waiting for you….
mengingatkan kita yang sedang puasa untuk menahan diri dari hidangan yang telah tersedia, juga godaan-godaan yang ada di depan kita
-
tunggal Says:
August 27, 2009 at 10:23 am | Reply editMustapha Ibrahim nya Queen?
Bho Rap….? (Bohemian Rhapsody – Queen)Ada Allah dan bismillah di sana.
-
MH Alfie Syahrine Says:
August 27, 2009 at 1:45 pm | Reply editClose To The Edge
sangat penuh makna suara Jon sangat fantastikFirth Of The Fifth
Gabriel menyanyikannya dengan penuh perasaan seperti orang bawa dosa besarEpitaph
Liriknya bikin merindingRevealing Science of God
ini lagu benar benar buat saya ketiduran dari mulai remaja hingga kini( kaya Ashabul Kahfi aj..) saya ga pernah merasa bosan semuanya perfect.Awaken
baru dengar piano pembukanya aj dah merinding apalagi liriknya.Time
ya itu sama aja dengan Wal Asr -
Tom_Crimson Says:
August 27, 2009 at 2:05 pm | Reply edit“Come Sail Away” – STYX
Sebuah peringatan bahwa sesungguhnya manusia itu ‘kecil’ di hadapan Allah SWT, bagaikan kapal yg terombang-ambing di lautan…“Awake And Nervous” – IQ
Sebuah lagu tentang kegundahan seseorang… terbangun dari mimpi dan mengalami suatu kebingungan….. pencarian ‘dzat’ yang maha mulia…..“Praise The Lord!” – HELLOWEN
Liriknya bicara tentang ‘dzat’ maha pemberi
…..Who gives everyone life, because he loves us!
…..Oh God of mine,
You live all-powerful,
You are always kind, you love us!
…..Our father in the heavens
Rules the whole world
And defeats wicked fear
Of all men


Satu hal yang menarik adalah nuansa 70annya yang serba kere (gak punya apa2) lha wong cuman buku komik aja lho kok ya ndak mampu beli. AKhirnya ya nebeng baca di rumah tetangga dan dibacanya juga di rumah Paviliun itu, di undak-undakannya, bukan dibawa pulang. Komiknya pun dipelihara rapi oleh keluarga Djajadi karena disampulin pake sampul kertas warna coklat yang jadul itu. Dulu kita nyebutnya kertas minyak. Memang asiknya baca komik itu sambil pasang kaset The Cats (Lea, I Got To Know What’s Going On, Scarlet Ribbons, dsb), ‘Jesamine’ nya The Casuals, ‘Hang On Sloopy’, ‘Venus’ (Shocking Blue), ‘He Ain’t Heavy He’s My Brother’, ‘Warm and Tender Love’ (Percy Sledge). Lha? Kok gak ada rocknya? Memang saat itu saya belum mengenal Deep Purple sama Led Zeppelin rasanya. Tapi nuansanya itu lho …hmmm sungguh dahzyat. Damai. Tenteram. Gemah Ripah Loh Jinawi Sodatanya Haji Nawi .. wis jan muanteb kumleteb pol!
liriknya ‘I Got To Know What’s Going On’ yang kira2 merupakan dialog Kresno kepada Ardjuno. Wuih jan top tenan!



Somewhere in your eyes / That very special glow / Something drawing me / To where I do not know / I never really thought / That I would lose myself / Now I’m going faster / Than anybody else . – Uriah Heep “Salisbury”




