JRENG!
Ini postingan pagi ini di milis i-Rock! (i-rockmusik@googlegroups.com):
Terkait dengan masalah kaos seringai yg dianggap menghina kepolisian
(sebelumnya sudah saya post di milis2), akhirnya hari Kamis ini tanggal 11
september 2008 pukul. 09.00 perwakilan dari SERINGAI diminta menghadap ke
polres bandung tengah untuk dimintai keterangan mengenai kaos tersebut.
Pada hari Selasa ini pun, mulai tadi pagi polisi sudah mengadakan sweeping
ke hampir seluruh distro dan outlet yang menjual kaos SERINGAI tersebut dan
menurut kabar ada beberapa penjaga distro juga ikut dibawa ke polres bandung
tengah untuk dimintai keterangan.
Entah apa maksud dari semua ini, cuma yg pasti kebebasan para pekerja seni
untuk meng-ekspresikan sesuatu jadi terbatasi dan dibatasi!
Dan ini adalah gambar kaos yang dimaksud:

Benarkah ini penghinaan? Bagaimana kenyataannya?
Let’s discuss …openly ….
Salam,
G
September 10, 2008 at 5:45 pm |
Mungkin awalnya bukan bermaksud untuk menghina. Tapi ternyata ada yang merasa bahwa statement di kaos itu benar, makanya kemudian berlanjut jadi benar-benar benar.
September 10, 2008 at 7:20 pm |
gambaran yang gue dapet adalah polisi tukang pukul orang sampai berdarah darah…apakah ini sindiran? masukan? atau hinaan? wah setiap orang pasti mengartikan berbeda beda. atau malah mungkin ada yang menginterpretasikan lain lagi. namanya juga kreativitas pastinya akan berkembang tanpa batas…
September 11, 2008 at 9:38 am |
itu magh bkan penghinaan ateuh…
klo polisi2 itu ngerasa kehina , berarti jawaban dari pertanyaan d kaos itu negatif ateuh y..?
klo gthu magh berarti polisi2 itu pada malu kalo image yang sebenernya kebongkar…
benul tidak…?
ech salah..
betul tidak…?
September 11, 2008 at 10:42 am |
Mungkin juga ada benarnya yah …soalnya kan lagi seru tuh kasus pembunuhan yang ternyata adalah korbannya Ryan, bukan oleh tiga orang yang dua diantaranya udah diputus salah …ternyata Ryan mengaku dia yang bunuh ….
Konon .. Polisi menyiksa supaya tersangka mengaku. Seorang pakar mengatakan bahwa penyidikannya lebih didasarkan kepada pengakuan bukan barang bukti,misalnya dengan tes DNA.
Salam,
G
September 12, 2008 at 11:00 pm |
menurut saya itu sebuah kritikan,bukan penghinaan,saya sendiri memiliki kaos tersebut dan saya beberapa kali dilirik oleh pihak berwajib tersebut,,
kritikan bukanlah hinaan dan mereka tidak menyebutkan kata POLISI atau apapun yg bersifat menghina
berikut lirik lagu statement dari sang pembuat lagu sekaligus desain tersebut:
Menghina? Saya tidak pernah berpikir sebuah kritik akan dianggap menghina. Sebagai latar belakang, desain t-shirt ini saya buat berdasarkan sebuah lagu Seringai, “Lencana”. Gambarnya sendiri seperti terlihat, adalah representasi dari seorang rotten, decaying cop. Dia menghalau dengan sebuah stik besar. Gambar aparat yang korup, dan sewenang-wenang, saya gambarkan sebagai ‘zombie’, tidak punya hati, tidak hidup, membusuk, dan menakutkan. Untuk aparat yang jujur, ya seharusnya tidak bermasalah dengan lirik ini. Isi liriknya seperti ini,
“Kekuatanmu, dibalik lencana.
Memiliki senjata membuatmu lebih bergaya?
Lelucon sedih ketika semua dibawah kendali.
Lecehkan mereka yang tidak mepunyai lencana.
Melindungi?
Melayani?
Saatnya ambil kendali.
Kami tak akan ikuti langkahmu,
layani mereka yang menyalahgunakan kekuatan.
Siapa yang mereka lindungi?
Jelas bukan kita, rapatkan barisan.
Melindungi?
Melayani?
Saatnya ambil kendali.
Melindungi siapa?
Melayani siapa?”
Isi liriknya memang straight forward, dan jelas. Siapapun aparat korup, sudah seharusnya tersentil. Kelahiran musik rock n’ roll adalah dari musik yang kritis, dan tentang hidup. Akan mudah untuk mengatakan, “Ya namanya juga memancing, ya pasti ada yang terpancing.”, tapi akan lebih mudah lagi kalau semua orang berdiam diri sementara kehidupannya selalu ditekan. I’m not the one like that. I won’t be, I don’t want to be. I love life so much that I will not stop questioning while I can, dengan kapasitas saya.
Malam ini saya dan teman-teman dari band akan meeting dan merumuskan sebuah statement terhadap kasus ini. Saya juga sudah berkontak-kontakan dengan pihak produsen t-shirt yang ternyata juga sudah mempersiapkan pengacara kalau pihak yang menuntut berbicara tentang hukum. Apakah saya percaya dengan hukum di Indonesia? Agak sulit untuk dijawab, tapi tidak menghentikan atau mengecilkan hati saya untuk tetap berdiri.
Pertama mungkin dulu Koes Plus. Berlanjut ke Iwan Fals, Harry Roesli, dan sebagainya. Kemudian mereka mencoba membungkam The Brandals, SiksaKubur, Burgerkill, Beside, etc.
If it’s a fight that they want, then a fight they will get.
KEEP ROCKIN’ IN THE FREE WORLD.
..m/
13
-dikutip dari myspace seringai-
September 14, 2008 at 2:58 pm |
Bro Cakra,
Terima kasih banyak atas postingan yang merupakan kutipan dari band nya. Saya salut dengan kritik ini. Saya dan teman2 sekantor, kebetulan tiap hari bisa melihat ulah aparat dari ketinggian gedung di sebuah bunderan strategis di Jakarta. Kami melihat bagaimana aparat menebar senyum melayani mereka yang JELAS melanggar rambu. Tentu…mereka harus dilayani karena sumber REVENUE. Kita pernah iseng menghitung, dalam satu hari ada 50 tangkapan dengan tebaran senyum … Kalo saja satu tangkapan minimum 50 ribu …maka revenue per hari Rp. 2.5 juta, sebulan jadinya Rp. 50 juta (sebulan 20 hari kerja). Itu baru satu bunderan strategis (yang rambu nya sengaja? dibuat kabur …).
Ngomong2 apakah lagu ini dari album SERIGALA MILITIA ya? Ah .. jadi mau beli CD nya ….
Salam,
G
September 14, 2008 at 6:57 pm |
betul sekali,,,oleh karna itu hal2 seperti ini sudah sepantasnya dikritik dengan keras,tapi mau bagaimana lagi,,bangsa kita dikritik sedikit saja sudah main menghakimi sendiri,,haha
wah gila bener ya kalo emang bnar seperti itu,,saya juga mau jadi salah satu dari mereka! haha
oh lagu ini ada di album HIGH OCTANE ROCK,,tapi di album SERIGALA MILITIA musik,komposisi,serta lirik mereka terasa jauh lebih “nampol”
gak bakal rugi lah om kalo beli dua2nya! saya jamin om bakal merasa tambah “muda” setelah dengar seringai,hahaha
September 15, 2008 at 8:53 am |
Wah .. High Octane Rock saya gak punya CD nya karena udah OOP katanya. Waktu mereka jadi opening act nya DRAGONFORCE, saya terpaksa cari MP3nya karena pengen menyelami musiknya – karena saya kan ngeMC waktu itu… Kalo gak salah ada lagu ALKOHOL juga ….
Apa cd High Octane Rock udah ada di toko2?
Salam,
G
September 15, 2008 at 11:26 pm |
wah kalo gak salah saya pernah liat high octane di aquarius mahakam,,,atau gak om kenal lody kan??saya temannya lody,,ntar kalo ada acara semacam progring lagi saya titip dia ajalah,oke,,haha
September 17, 2008 at 9:18 am |
Lha ..bro Cakra ini temen Lody? Wah .. kenapa gak sekalian aja gabung di ProgRing? he he he .. biar kita menjadi muda lagi gitu loh .. he he he …
Salam,
Np. Godspeed You! Black Emperor (pusing euy! Ini musik opo kuwi???)
September 17, 2008 at 1:50 pm |
sok sok an muter Godspeed You! Black Emperor hwa ha haha
aliran musik post-rock mas.. jaman sekarang bangsane explosions in the sky, gazpacho , A Silver Mt. Zion ataupun Pineapple Thief
saat nya berubah (halah)
September 18, 2008 at 6:29 pm |
gara2 kaos di cekal teryata benar sloganya MELAYANI DAN MERAMPOKI,MENGKADALI.
aku nyari kaos ini susah gak ada ukuran yg besar tp aku usaha nyari dan akan sering tak pake dijalan.
yg album high octane maseh ada gak aku nyari gak dapet
kayaknya kasusnya seperti kasus knalpot racing masak pake knalpot racing di tilang padahal gak ada aturannya.itu sama saja kayak matiin pengusaha kecil
September 19, 2008 at 9:42 am |
Mas Priyo … aku pusing masang Godspeed. Opo iku karepe musik cumak ejes ejes grembyeng (limang menit sepisan grembyeng e). Wis jan rea enak tenan …
Mas Sutan,
Konon memang kaosnya lagi sulit di distro2 .. karena takut dicekal …
Salam,
G
September 19, 2008 at 1:20 pm |
Ntuk SERINGAI….. Madju terus & tetap semangat bos….
Salam cadas!
Chanks
September 20, 2008 at 6:43 pm |
serigala takkan mati
September 22, 2008 at 4:50 pm |
maju trus Seringai cuekin aj polisi goblok yang jelas ntu kaos ga ad maksud ap2 mereka aj yang merasa kesinggung berarti mereka si tikus2 aparat ngleakuin hal yang sama dgn slogan melayani siapa dan melindungi siapa wakakakakakakaka maju trus seringai hidup undergound say FUck The Police
September 23, 2008 at 9:22 am |
di kompas minggu kemarin juga ada artikel soal kaos ini …
http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/09/21/01174687/melindungi.dan.melayani.siapa
September 23, 2008 at 10:22 am |
Betul bung Haris saya juga sudah menyimak beritanya…….. sekali lagi sy memberi support untuk Arian & SERINGAI…. keep fight!
Salam,
Chanks
September 23, 2008 at 11:17 am |
Kita support SERINGAI yang hanya BERTANYA….. Top dah!
Salam,
G
September 24, 2008 at 5:44 pm |
Suport free speech!!!
September 25, 2008 at 2:34 pm |
Beberapa bulan yg lalu saya sempat nonton pentas monolog “Sarimin” (Butet Kartaradjasa) di TIM Jkt. Gedung penuh oleh penonton. Isinya kira2 kritikan tadjam buat institusi kepolisian. Saya ter-kaget2….kritikan yg luar biasa tadjam koq bisa tampil dipanggung umum ……mungkin ini salah satu hasil reformasi NKRI yg patut disyukuri.
September 25, 2008 at 3:53 pm |
Mas Indra …. keluarnya kritikan pedas, karena yang dikritik sudah keterlaluan mas …gak salah dong kalo masyarakat memprotes … lha wong katanya melindungi dan melayani kok malah menjengkelkan …
Salam,
G
September 26, 2008 at 9:30 pm |
Jangan-jangan make kaos deicide juga ga boleh tuh
September 28, 2008 at 5:29 am |
Kenapa Pak POL harus kebakaran jenggot..klo g’ ngerasa…ato memang sprt itu kenyataannya.. MELINDUNGI yang punya uang ato MELAYANI Sohibul fullus..INGATKAH KALIAN PAK POL KALIAN ADALAH PELAYAN MASYARAKAT,LAYAKNYA SENDAL JEPIT YANG NGELINDUNGI KAKI DARI KERIKIL2 TAJAM..JANGAN ASAL MAIN TANGKAP.GEBUK SANA BEBUK SINI..
October 6, 2008 at 7:38 pm |
nih salah satu nama polisi anjritt kerjaanya minta duit namanya indra dia
salah satu perwira polisi bagian penyelidikan di gunung kidul masak lebaran muter2 minta duit ke pedagang2 dia mo minta ke mertua gak dikaseh malah ngancam,ditantang mo dilaporin ke kapolres gak berani
October 9, 2008 at 5:29 pm |
yang jelas polisi itu malu kalo aibnya kebongkar.. (padahal semua sudah tahu..P ),,,,,,,, … makamya pake acara sweeping!!!
Padahal gue kira, banyak oknum yang ga punya “kemaluan” soalnya sudah habis buat “jajan”..dasar !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
October 9, 2008 at 5:46 pm |
pak/mas indrayana, kenapa pake bahasa yang bukan EYD? jadi aneh bacanya. kalo YUS BADUDU masih ada, akan marah dia heheheee..
kalo bicarain polisi ga akan habis ceritanya seperti ngomongin musik progrock bisa dinikmati sambil dengar dan juga enak didiskusikan.
October 11, 2008 at 1:06 am |
yang baik ada, yg anjing buannyak
October 12, 2008 at 9:49 am |
Bro Robert ….pemakain ejaan bukan EYD mas Indrayana itu sengaja, karena mengingat kita sering membahas musik DJADOEL (djaman doeloe) … he he he …..
Salam,
G
December 7, 2008 at 11:16 am |
buat yang cman melindungi orang2 yang ber uang!!!
bwt seringai maju trus…
chayo bung
kalian tidak salah..
hanya mereka saja yang bodoh mengartikan!!!
bagi yang masih berbuat begitu
asya harap
lepas dan buang jauh2
December 7, 2008 at 11:19 am |
SERIGALA never DIE
SAANNNTTAAYYY…
January 23, 2009 at 3:27 pm |
majuu trusss….
keep wrock!!!
baru polisi… blum fbi cia pietkong
hehehehe..
succes for the band!
January 25, 2009 at 5:47 pm |
yang marah berarti merasa.mungkin mereka malu dengan kenyataan.
peace…
February 1, 2009 at 3:10 pm |
ikut rembukan jg neh..
harusnya klo polisi ga ngrasa seperti pada gambar kaos harusnya mereka harus duduk diam manis.
klo klo mereka bertindak berarti………..(bisa dijawab sendiri)
btw ni kaos msh ada ga??posisi gw di bali. gw bisa dapetin dimana???
thx…
February 5, 2009 at 1:34 am |
mas.. ijin pakai kaos seringai yah..
thanks..
Salam kenal
February 19, 2009 at 4:46 am |
anjriitt
kaos kesayangan gw di ambil polisi..
aarrhggghhh….
pak pol nya tersinggung ngeliat gambar N tulisanx.
hahaa
slm knl..
penggila seringai di makassar
February 19, 2009 at 4:54 am |
knp harus tersinggung melihat kaosx.
ini kan cuma karya seni.
hahahaa
salam knal
penggila seringai di makassar
February 19, 2009 at 5:17 am |
good luck to seringai !
kapan-kapan main kemakassar dong. hehe
salam kenal.
February 19, 2009 at 3:45 pm |
good luck to SERINGAI !!
maen2 k makassar dong
slm knal
penggila SERINGAI di makassar.
February 19, 2009 at 4:04 pm |
individu merdekA
individu merdekA
individu merdekA
individu merdekaaa…..
fvck thE POLICE
hahaa
slm knal
penggila seringai di makassar.
February 19, 2009 at 4:20 pm |
individu merdekA
individu merdekA
individu merdekA
individu merdekaaa…..
fvck thE POLICE
hahaa
slm knal
penggila seringai di makassar.
March 4, 2009 at 10:43 am |
Ya Mang Btul tuh Polisi sekarang gapleki(brengsek)_bahasa jawa_
terus ja seringai keluarin kaosnya!!!!!!!gua dukung hahahaha
March 8, 2009 at 4:13 pm |
F**k It All, F**k This World, F**k Everything That You Stanford…Don’t Belong, Don’t Exist, Don’t Give S**t, Don’t Ever Judge Me!!!! For F**kin’ P**ice!!!!! ( Seekor srigala militia Makassar City )
March 19, 2009 at 4:44 pm |
polisi eemang ga bisa berpikir dewasa, kebanyakan, tapi ga semua. karena memang sistem yang ada membuat para polisi bepikir mereka yang benar,
May 12, 2009 at 11:05 am |
budaya dalam sebuah institusi yang sudah mendarah daging.
jika masuk kedalamnya, haruslah mengikuti budaya itu.
semua sudah tahu, dan menjadi rahasia umum.
pernah ke poltabes buat sim.
semua petugasnya sama saja, laki2 atau perempuan.(uang yang bicara)
ujian pasti ada saja yang sengaja dibikin susah.
jika lulus, pastinya lama. banyak embel2 yang mengantri dibelakangnya.
mereka menawarkan jalan pintas, dan tentu saja seperti biasa ada imbalannya.
semua para pembuat sim dipaksa untuk melewati jalan itu.
seperti itulah sebenarnya institusi penegak hukum di Indonesia.
THOSE PIGS! (pig=babi;polisi)
salam.
August 3, 2009 at 9:48 pm |
RAJIN PANGKAL PANDAI…
YANG MALAS JADI POLISI…
bikin kaoss yangg kayak gituu dong doss…
sudah saatnya kitaa ngomong sesuai realita…
kaloo truss tutup mulut cuma karna rasa takut,kapan majunyaaa??!
August 19, 2009 at 9:23 pm |
kl ge sih bilang
itu realita yg smua org tau
jd gak usah lempar batu sembunyi tangan
mending instropeksi diri aja.
kas”a ku suka kok!!!
keren!!!
August 30, 2009 at 11:00 pm |
kritikan yang membangun seharusnya ditanggapi dengan senyum, bukan dengan tindakan represif. kreatifitas seperti ini pernah dibungkam oleh penguasa masa lampau tapi mereka tetap menyuarakan kritikan lewat seni.. jadi kenapa harus berhenti? thumbs up for you pals…….
August 31, 2009 at 7:27 am |
Terima kasih atas diskusinya … memang seharusnya kritikan ini menjadi introspeksi bagi semua pihak ..tak hanya Polisi tapi semua bagian yang melayani masyarakat …
Salam,
G
September 17, 2009 at 3:48 pm |
geus jelas bener pisan..!!!!
ekspresi seni yang sangat kental..ini realitas,,menyadarkan pihak2 berlencana.
October 11, 2009 at 7:08 pm |
keren………………….
polisinya aja yang ngrasa makanya gak boleh.
coba biasa aja. pasti gak akan dicurigain.