Archive for March 27th, 2008

Jazz di Kantin

March 27, 2008

Ini mungkin sudah kali kedua saya ngopi tubruk di kantin indosat, setelah makan siang, sambil terdengar sayup musik jazz mainstream dengan solois piano. Gak tahu dah siapa yang bawain – who cares? Tapi kok ya enak aja yah? Ha ha ha …..sebenernya saya ini progger atau jazzer sih? Who cares man! As far as the music stirs my emotion, it’s totally oke.

Rasanya memang teduh nih musiknya, renyah banget, damai. Meski piano adalah instrument utama dan instrument lainnya hanya sbg pengiring, cukup membuat hati tenteram. Ini juga sebenernya ciri musik jazz: menonjolkan solois. Sedangkan di musik prog, memang ada solonya, misalnya di “Firth of Fifth” nya Genesis; ada kalanya flute Gabriel ambil bagian solo di interlude, dibarengi sentilan gitar Hackett. Namun pada saatnya Hackett memainkan solo meraung-raung yg memabukkan dan bikin ngguweblak! Namun solo di prog bukan ditonjolkan terus menerus dan ada akhirnya.

Sedangkan di jazz spt yg saat ini saya dengar, dr awal ampek akhir pianonya nyerocos main terus tanpa bosen. Pikir2 jazz ini musiknya org egois ya? Lha ini contohnya, kok piano muluk. Satu lagu dg lainnya terasa sama. Tapi jangan salah, sy menikmatinya lho, meski kurang menantang. Kalo mbak Didy (yang pembalap Z4 itu) bilang, musike “menyek2″ …hua ha ha ha ha …..

Ya segitu aja dulu … Ini kopi tubruknya udah habis soalnya … Balik kerja ah …. Hehehe……


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 69 other followers