Racun itu Bernama “The Tangent”

August 30, 2014

Herwinto

image

Rabu kemarin mendapat kiriman racun dari The Land Of Prog…Jombang..siapa lagi kalau bukan pemilik Angkringan Apple nan kesohor di tanah Jawa ini…mas Edi Santoso atau akrab disapa mas Edi Apple…racun yang saya telan pertama kali adalah The Tangent…namanya saja sudah matematis banget..Tangent adalah perbandingan panjang sisi tegak dan sisi mendatar dalam segitiga siku siku…ha ha ha dasar guru matematika!! bagaimana musiknya…100% matematika banget!! rumit!! namun jangan salah…rumit namun indah dan akademis banget…cocok saya dengar musiknya pertama kali….memang baru satu album yang saya dengar..inipun saya bingung album apa bukan kok di discography nya tidak dicantumkan dengan detail…ternyata ini semacam EP. Namanya L’etagere Du Travail…dirilis tahun 2013.

Track pertama adalah Monsanto 7.49 waaaahh saya langsung jatuh cinta dengan lagu ini..komposisinya gabungan antara Rick Emerson dan Keith Wakeman ha ha ha…kibornya itu lho akrobatik banget!! musiknya rancak, dinamis, penuh tekukan tekukan maut…tuobz tenan!! saya merasakan ramuan yang lezat antara ELP ini begitu kerasa dipadu Yes, King Crimson dan Jethro Tull..durasi 7 menitan gak kerasa kayak dengerin lagu 2 menitan aja…tak ulang berkali kali lagu ini!! 

Lost In Ledston 6.39 adalah lagu kedua yang juga tak kalah maut, lagu ini benar benar beraroma ELP tapi jangan salah! bukan menirunya tetapi meramunya dengan unsur unsur King Crimson, salah satunya adalah pergerakan flute yang sangat rancak mengikuti akrobatik kibornya..nikmaaaaaat!!!

The Iron Crows 14.09 merupakan lagu epicnya…disusul Build A New House With Lego 6.25, track selanjutnya Supper’s Off begitu dinamis musiknya, semangat sekali saya mendengarnya, dentuman bass dan drumnya sangat keren!! disusul Dansant Dans Paris 6.58 yang beraroma jazz yang asyik sekali…

Steve Wright In The Afternoon 6.07 dibuka dengan petikan gitar yang lembut, sangat asyik lagu ini, disusul A Voyge Through The Rush Hour 2.28 sebuah solo piano dan  The Ethernet 9.11 lagu yang enak banget dengan solo gitar yang panjang dimulai di menit ke 5.00 sampai akhir lagu, track pamungkas adalah The Canterbury Sequence 9.10 track yang cukup seru menggabungkan unsur unsur jazz dengan klasik beserta rock woaaah muantab sekali….demikian review saya semoga menjadikan racun juga untuk yang lain….haree geneee gak tahu The Tangent?….jangan ngaku proger!!! ha ha ha…..ratjoeeeeeeeeenn!!!

Mini ProgRing dan Speaker Baru

August 29, 2014

Rully Resa

image

Hari ini jelas bukan hari jumat biasa yang saya lewati. pasalnya setelah selesai menunaikan ibadah jumat ada mini prog ring dadakan (janjian sehari sebelumnya) dengan mas hippie. Ceritanya beliau ingin sekali mendengar lagu-lagu Michael Franks (yg tentu tidak nge-prog,whehehe) saya informasikan pada beliau bahwa saya punya mp3 studio album Michael Franks lengkap. Mungkin karena sudah kebelet banget kepingin mendengar suara sendu Michael Franks, mas Hippie rela menempuh panas dan macetnya kota jakarta utk sekedar mengunjungi saya di mall yang letaknya persis sebelahan dengan kantor saya, tempat kami menyepakati point bertemu. Akhirnya kami memutuskan ke kantin, ngobrol sembari makan siang. 

Seperti yang sudah saya kira sebelumnya obrolan tentang musik pun mengalir deras. Dari mulai membicarakan italian prog yang tempo hari sempat saya kirimkan mp3nya ke mas Hippie sampe pembicaraan kerjaan kantor. Ngga lupa juga membicarakan blog gemblung ini, baik dari isinya sampai kebiasaan-kebiasaan unik penghuninya. whehehe ngalor-ngidul blasss lah pokonya. Saking asyiknya ngobrol kami sampai lupa foto untuk dokumentasi mini prog ring ini (mohon dimaafkan). Tanpa terasa kami sudah ngobrol hampir 2 jam, mas Hippie harus balik lagi kekantor, sayapun harus kembali lg ke meja kerja. Dengan berat hati prog ring singkat pun berakhir. 

Sekitar pukul 9 malam ternyata mas hippie sms saya. Beliau menanyakan musik prog bernuansa jazz apa yang saya masukkan di dalam DVD mp3 Michael Franks yg saya berikan tadi siang. Jujur saja saat itu saya sudah berada diatas motor, dan sengaja berhenti sebentar utk membalas sms mas Hippie sambil berfikir kira-kira apa ya yang saya masukkan kedalam dvd tersebut. Setelah dipertimbangkan ternyata saya ingat, grup tersebut adalah Atlas grup dari US yang cuman punya satu album, tp review di progarchive sangat bagus. Jadinya saya tertarik untuk menyimaknya.

Sesampainya dirumah saya jadi ingin putar album bla Vardag milik Atlas (gara-gara sms Mas Hippie). Kemudian saya jadi ingat beberapa hari yang lalu adik saya yang sekolah diluar negeri sedang pulang dan membawakan oleh-oleh sebuah Speaker. Melihat merknya saya merasa asing, “AEROSKULL HD jarre” (apa mungkin ada hubungannya dengan Jean Michel Jarre musisi elektronik itu? heheh) tapi setelah dijajal, boleh juga suaranya. Mungkin ketika ada progring mendatang saya akan bawa speaker ini, karena memang speaker portable, mudah dibawa kemana-mana. lumayankan sembari ngobrol, sembari putar musik nuansamatik. heheh. Kalau dilihat dari bentuknya sangar banget! mengingatkan pada Eddie the Head. Setiap kali melihat speaker itu saya jadi pingin putar album Powerslave milik Iron Maiden. Tapi kali ini mood saya tidak ingin mendengarkan musik Metal, ada hasrat menggebu untuk putar musik prog. Sambil lanjut berbalas sms dengan mas Hippie musik symphonic prog lantang terdengar dari speaker baru tersebut. album Atlas, Yockie Suryoprayogo feat. Chrisye, Anglagard dan Beethoven nikmat sekali didengar pada penghujung malam ini. 

Sebentar lagi hari jumat yang penuh dengan berkah ini akan segera berakhir, tidak lupa saya panjatkan rasa syukur sedalam-dalamnya kepada sang khalik Allah SWT atas nikmatnya hari ini. Saya masih diberi nikmat sehat sehingga dapat berjumpa dengan sesama penggila musik, sharing panjang-lebar ttg hobi kami mendengarkan musik dan masih diberikan nikmat 2 kuping yang juga sehat walafiat sehingga masih bisa menikmati musik-musik yang begitu indah. sekian dari saya

Salam

Bersatunya Kembali GodBless

August 28, 2014

Wahyu Triantono

Menyambut konser reuni GodBless tanggal 30 Agustus 2014 di Bandung ada rasa senang tapi juga sedih, senang karena GodBless tampil lagi dengan formasi terbaik walaupun Jocky n Teddy hanya guest star selain Eet tapi itu tidak mengurangi kadar konser itu sendiri dan rasa sedihnya karena saya tidak bisa melihat penampilan legenda band rock indonesia yang sudah berumur 41 tahun !! Dan masih eksis..
Esensi tulisan saya sebenarnya ada 2 point yang penting. Yang pertama adalah Band ini bisa bertahan 41 tahun..Apa resepnya ya? Kalo om Ian ato om Dony kebersamaan adalah salah satu cara untuk bisa bertahan dalam sebuah band walaupun dari awal berdiri GB sudah banyak problem seperti dengan meninggalnya Fuad Hasan dan pemain keyboard (maaf lupa nama almarhum), dan bolak balik ganti personil namun beberapa masalah tersebut tidak sampai membuat GB bubar..bahkan hingga sekarang mereka masih bersama dan eksis..Yang kedua adalah Dokumentasi..dalam blognya Pak Gatot beberapa waktu yang lalu saya sempat menulis betapa indahnya apabila ada dokumentasi berupa visual tentang band Indonesia..betapa kerennya apabila GB membuat box set seperti yang dilakukan Band2 besar di luar negeri..saya dapat info kalo Bapak Theodore KS mau menulis tentang GB..saya yakin kalo box set GB ada pasti ludes dalam sekejap karena band ini memang band legenda ..keep on Rock..!!

11 Album Prog Paling Dilupakan

August 28, 2014

Herwinto

Namanya juga blog gemblung maka saya tulis lagi tret gemblung yaitu album album prog yang telah dilupakan, sengaja saya menghindari kata ”dibenci” karena belum tentu album album ini dibenci namun memang telah dilupakan. Inilah album album tersebut :
 
1. Calling All Station (Genesis)
2. Open Your Eyes (Yes)
3. Anoraknophobia (Marillion)
4. A Saucerful Of Secrets (Pink Floyd)
5. Works 1,2 (ELP)
6. Seven Stories Into Eight (IQ)
7. Under Wraps (Jethro Tull)
8. GTR (Steve Howe and Steve Hacket)
9. Beat (King Crimson)
10. Clockwork Angels (Rush)
11. When Dream And Day Unite (Dream Theatre)

Menurut pengamatan saya secara subyektif, ketika kita membahas jawara jawara prog diatas, album ini hampir tidak pernah dibicarakan….mungkin dianggap tidak penting, gagal, menyimpang dari kebiasaan atau bahkan jelek…bagaimana dengan anda?

 

Pengalaman Hippienov Tur Manca Negara dengan membawa Walkman

August 27, 2014

Mas Hippie dan gemblungers … Setelah berjuang lama akhirnya saya temukan (atas bantuan mas Hippie memberikan ke saya kata kunci nya) kisah pengalaman unik mas Hippie yang ia ceritakan di blog gemblung ini pada tanggal 25 Mei 2011 yang lalu. Saya posting menjadi TRET karena ceritanya sungguh indah dibaca dan penting bagi kita, kumpulan orang gak penting ini … he he he … Saya copas apa adanya, saya kasih warna beda terkait komentar mas Hippie ya, biar tuntas.

———–

Hippienov Says:
May 25, 2011 at 12:03 am | Reply edit
Mlm mas G n mas Kris,maaf baru gabung ngeprog lagi setelah 1 mingguan lenyap :-D
Ceritanya aku baru pulang liburan gratis dari kantor,he2.. Gak tau ada angin apa tiba2 kantor ngasih bonus liburan + uang jajan u/ karyawan-nya yg telah 4+ tahun kerja termasuk staf rendahan kayak aku yg pas hoki 4 th jadi kuli mereka.
Singkat kata liburannya seru karena jujur ini kali pertama aku keluar negri, numpak pesawat n jauh pula,he2..
Karena masih amatir, aku tergolong ringkes banget dalam hal brg bawaan,cuma 1 tas ukuran sedang plus tas slempang u/ nyimpen hape n paspor n uang receh :-D
Sangking ringkesnya praktis dari 23 peserta cuma aku yg gak ada bagasi,peserta lain semua bawa 2-3 tas/koper lumayan besar,sampei tour guide n temen2 takjub kenapa aku cuma bawa 1 tas.. (yg mrk gak tau kalo aku ud gak tau apa yg mau dibawa jadinya ya cuma tas itu aja,he2)
O ya,gak ketinggalan walkman djadoel koe n half-dozen kaset progclaro gak lupa aku bawa juga,he2..
Di pesawat ternyata aku bisa nonton tv ato denger musik pilihan kita sendiri n i was surprised ternyata mrk ada koleksi pink floyd, king crimson, mike oldfield, cream, led zeppelin, frank zappa, queen, beatles, stones, purple, rush, etc.. Wow..bagai anak kecil yg baru nemu mainan,ak sibuk gonta-ganti koleksi sementara tmn2 kiri kanan pules tidur (maklum ndesit,katro banget,ha3)

Sayangnya aku gak punya kesempatan nyari cd progrock sampei pas pulang transit di bandara dubai ak niat nyari toko yg jual cd. Niatku adalah nemu n beli cd progclaro yg langka di jakarta tp murah (dasar turis kere..he2..) n ternyata susah nyarinya sampei final moment aku nemu 2 album MOODY BLUES (days of future passed n in search of the lost chord) dalam 1 kemasan n compact price alias murah cuuy :-D walau bukan itu target utamaku tp ak beli juga :-D
O ya aku juga beli album clapton waktu di derek & the dominos “layla”. Ak pikir ini cukup jarang ak nemu di jkt jadinya ak beli.tp album ini kurang greget in my opinion,ringan gak seperti waktu clapton di cream ato blind faith..
Yah begitulah sekelumit crita liburanku ke rumah nenek :-D ato kerennya a journye of a prog freak into a strange land..
Walah nglantur,wara-wiri rana rene :-D

Ok back 2 the subject..
Ulasan mas Kris markotop,bak pinang dibelah 2 dgn reviews mas G,komplit,dalem tp jg catchy :-D
Ak cuma punya 1 kaset Pallas album the sentinel rilisan yess no. 514. Mungkin kaset ini sama dgn kaset punya mas Kris yg hilang dipinjem kebablasan.. :-D
Di album the sentinel menurutkupallas mirip2 saga (kompilasi “made in canada” rilisan yess).
Sejauh ini cm 1 album itu koleksi pallas ku,makanya jadi penasaran sm album anyar mrk. Mas Kris aku ti2p tuku pallas anyar..byr tempo iso ra? :-D

Anyway,glad 2 b back again w/ all my senior proggers :-D n thx 4 reading this silly story..
Suwun..

Kristanto Says:
May 25, 2011 at 1:21 pm | Reply edit
Hahaha, bisa aja mas Hippienov, saya tuh cuma bisa nulis tp minim analisa & apresiasi, hehehe …
Wah asik bener tuh jalan2nya mas, kalau Rick Wakeman ada “Journey to the center of the Earth” nah travelnya sampeyan “Departure” – “Escape” – “Arrival” & “Look in to the Future” nya grup ameriko JOURNEY , hahaha …

Gatot Widayanto Says:
May 25, 2011 at 9:01 am | Reply edit
WELCOME HOME MY FRIEND TO THE BLOG THAT NEVER ENDS …. hua ha ha ha ha ha ha ha ……

Mas Hippienov …seneng sekali melihat Anda balik lagi ke blog gemblunk tanpa arah ini (lha ngapain diarahin wong musik prog aja tak ada arahnya kok kita bikin terarah. Kalau mau terarah ya musik pop aja … ha ha ha ha ha …).

Saya baca kisah mas Hippienov ini sampe dua kali saking enjoy banget bacanya. Enak pol …serasa menikmati kaset Marillion keluaran Yess ….hue heheheheh…..

Ada yang menggelitik buat saya, terlepas masalah musik. Ini tentang tempat kerja mas Hippienov. Kalau benar mas Hippienov ini karyawan rendahan, rasanya baru kali ini denger ada perusahaan yang menerbangkan 24 karyawannya ke luar negeri selama seminggu dibayarin penuh oleh kantor. WHOOOOAAAAA…. Ini keajaiban dunia. Apalagi, menurut mas Hippienov, ini adalah perusahaan keluarga. Lebih MASYGOEL lagi saya. Wong karyawan baru bekerja 4 tahun aja kok udah bisa NGLENCER dibayarin kantor. Opo tumon???? Berarti perusahaan ini gak main2 dan berskala besar serta profesional pengelolaannya. Emang untuk menjadi profesional musti perusahaan NON keluarga? Gak juga toh? Salut buat tempat kerja mas Hippienov yang menurut saya SANGAT BAIK. Gak usah mikir keluar lah mas …apalagi boleh nyetel prog di kantor …. Di NIKMATI ajalah mas …

Kemungkinan lain, mas Hippienov ini hanya “ngaku” aja sebagai karyawan rendahan padahal sebenernya boss besar dan diberi fasilitas mak nyus oleh kantor. Kalau ini lebih masuk akal karena mas Hippienov layak buat di”tour”kan ke LN atas biaya kantor karena kontribusi departemen yang dipimpin mas Hippienov ini udah menghasilkan profit puluhan bahkan ratusan milyar ….

Back to music now ….

1. Salut di jaman digital gini mas Hippienov masih ‘keukeuh’ bawa musik analog dalam bentuk kaset beserta walkman nya. Apalagi dengan tas kecil, lha itu puluhan kaset proclaro aja apa ndak udah boros tempat to mas? AKu nggumun lho mas. Hebat dah masih konsisten dengan kaset! Salut pol aku! Saya sendiri jarang bepergian dengan walkman karena saya mendingan KOMPROMI menikmati musik dari MP3 karena praktis dan bisa muat banyak musik. Tapi kenyataannya memang tak semua musik di iPod itu kesetel juga …ha ha ha ha …jadi sebenernya bawa kaset lebih tepat dan fokus. Selain itu nuansamatik pol.

2. Pallas sejak album “The Wedge” dengan vokalis baru Alan Reed memiliki warna musik yang beda dari The Sentinel, mas Hippienov. Jadi, yang ANda denganr dari kaset Yess Anda itu belum mewakili musik Pallas dewasa ini. Setelah album The Wedge (1986) Pallas kemudian tidur puwanjaaaaaaaaang pol selama 12 (dua belas) tahun hingga membuat gebrakan baru dengan album “Beat The Drum” (1998).Wha ini album huwenak tenaaaaan … Apalagi ada atraksi drumsolo di lagu bertajuk “Beat The Drum”. Sejak itu album Pallas selalu keren. Sayang, saya belum beli yang XXV nih … he he he he …ngiler aja denger crita mas Kris … ha ha ha ha ha …

3. Ada yang mengatakan bahwa cikal bakal PROG itu dari Moody Blues “Days Future Passed” (1967) karena sudah dipakainya orkestra di album ini. Namun banyak yang mematahkan pandangan tersebut karena di situ unsur mellotron belum ada sehingga akhirnya ditetapkan King Crimson “In The Court of the Crimson King” sebagai awal dari lahirnya PROG meskipun ada yang nyebut juga The Beatles “Sgt Peppers Lonely Hearts Club Band”. Tapi apapun sing penting PROG huwenak dinikmati ….

Eh..mas Hippienov kemana sih? US? Kalau di Amrik memang sulit cari prog. Kalau ke UK…lha itu dia gudangnya mas …. He he he he …

Salam,
G

Kristanto Says:
May 25, 2011 at 1:26 pm | Reply edit
Walkman diangkut karena yg dibawa kan kaset2 rekaman Yess, jadi selain nuansa-nya juga sekalian promosi siapa tau ketemu Geldof kan bisa ditunjukin kalau yg bajakan-pun bisa keren & ekslusif, hahaha …

Hippienov Says:
May 25, 2011 at 11:17 am | Reply edit
Met pg mas G,
Ha3..trims feedback comment nya mas. Jujur aku cuma staf biasa mas,posisiku itu senior staff purchasing :-D n aku belum memberi kontribusi apa2 u/ kantor,malah kayaknya ngerugiin mas,he2..

Dalam group ku kemarin ada yg memang punya jabatan relatif penting sampai staf biasa seperti aku,malah temen kerjaku yg driver juga ikut. Dari sini sptnya keliatan management bener2 peduli dgn karyawan n gak pilih kasih ya mas, n betul aku akui itu tp tak ada gading yg tak retak,ada juga yg kurang (ya spt yg aku crita wkt itu mas). Tp u/ kasus jalan2 ini aku bener2 salute n angkat topi u/ kntrku.
Sebenarnya jujur aku juga agak ragu u/ pindah mas,paling gak aku ud cukup tau sikon n “medan perang” di kantorku ini n kalo pindah berarti hrs meraba2 lagi n mulai dari nol,tapi tuntutan n tekanan ekonomi yg buat aku terus berpikir u/ pindah n find a better one mostly dlm hal financial n kedua karir mas. Karir ak ndak gitu ambisius,go w/ the flow aja tp faktor gaji yg jadi main trigger nya mas.. Selama karirku belum pernah 1x pun aku bergaji s/d nominal 3,slalu dibawahnya, bahkan yg skrg ak jalani gak sampei menyentuh 2.5 totalnya..
Aku slalu usaha cari lewat koran,i-net ato via tmn2 n kolega2 yg aku kenal tp mungkin Tuhan bilang saatnya blm tiba u/ aku..
Hal ini gak buat aku kecil hati mas,malah berbesar hati krn msh bnyk saudara2 kita yg jauh lbh sulit kondisinya tp perjuanganku te2p berjalan,the search is not over yet til my last breath :-D

Walah jadi curhat,isin ak..nglantur wara wiri.. :-D

Back 2 music,
Bener mas di album days of future passed orkestra dpt porsi bnyk n sygnya mellotron gak kedengeran,tp kyknya ada konsep yg mau ditampilin moody blues krn ada bagian2 aransemen yg mirip2 di beberapa lagu,contohnya aku bisa denger sdkt aransemen nights in white satin dr lagu awal album ini.
O ya,mellotron terdengar jelas di in search of..jd lbh seru mas..

Aku termasuk yg kurang paham pallas mas tp album sentinel aja ud bs bikin aku suka mrk,apalg album2 lainnya spt mas G blg,mgkn bs bikin aku makin klepek2 jumpalitan..ha3..

O ya,kemarin kantor ksh liburan kita ke kaw. middle east mas :-D ada yg ke madina,mekkah, riyadh, n groupku kebetulan kebagian ke yordania,palestina n jerusalem :-D

Walah panjang bener ak ngoceh..thx 4 taking time reading it.
Long live progrock!
Suwun

Hippienov Says:
May 25, 2011 at 11:25 am | Reply edit
O ya lupa, bener kata mas G,keputusanku bw walkman n kaset2 progclaro bener2 makan tempat di tas ku,gak ada tempat kosong lagi u/ oleh2,ha3..
Tp ak rela2in beli oleh2 parfum u/ istri tersyg di dubai mas. Lagi2 brg promo 1 price for 3 bottles,murah meriah mas,ha3 :-D
Suwun..

Hippienov Says:
May 25, 2011 at 3:55 pm | Reply edit
Sore mas Kris,
Ha3..bener loch review pallas mas Kris bikin ak ngebet dngr album anyar mrk ditmbh lagi masukan mas G wah ak makin mules kebelet nyari album2 pallas :-D

Sayang ak ndak bw kaset purple wkt itu,lagu woman from tokyo pas jg didenger waktu terbang “…flying to the rising sun…” walau ak bukan ke tokyo tp masih crita2 terbang jg kan,ha3..maksa bgt d :-D
Yg lucu mas,ak perhatiin kayaknya cm ak yg bw n dngr kaset pake walkman,orang2 lain pke mp3 ato ipod..walah ak keliatan djadoel pol..seperti “stranger in a strange land” aja plus repotnya kalo side a hbs hrs pindah manual ke side b apalagi pas mau ganti kaset kudu buka-tu2p walkman,ha3 :-D
Tp biarlah,pura2 pe-de aja padahal sedikit kikuk juga,ha3..

Suwun mas :-D

Gatot Widayanto Says:
May 25, 2011 at 4:44 pm | Reply edit
Wakakakakakak …..seru banget baca postingan mas Kris dan mas Hippienov ini …ha ha ha …dari tadi aku kerja sambil mesam-mesem baca komen2 di sini …hua ha ha ha …..

Aku gak kebayang tuh mas Hippienov buka tutup walkman buat bolak-balik side A dan B ….seru banget. Apalagi membayangkan yg duduk di sebelahnya pake iPod dan gak pernah buka tutup “sesuatu” karena musiknya virtual, tak perlu space fisik. Sementara mas Hippienov masih jadoel-kumadoel boeka toetoep …ha ha ha ha ha ….betapa ribetnya mempertahankan gaya hidup nuansamatik ya mas? Ha ha ha …. Seru banget jadinya ….

Kenikmatan mendengarkan musik dg kaset kita dipaksa mendengarkan full album atau sekurangnya satu sisi sampek pok ….kalau gak, kasetnya akan terkena jamur dan di bagian tengahnya babaliyut ….

Jadul pancen oye!!!!

apec Says:
May 25, 2011 at 5:28 pm | Reply edit
Wah,seru juga baca pengalaman mas Hippienov..
Omong2 tentang Pallas, musik mereka memang lumayan dan harus masuk daftar kuping Prog. Baru saja, sekitar 3 jam lalu saya akhirnya dapet Kaset Pallas The Wedge, rekaman Aquarius, masih kinyis-kinyis. Jadi sekarang punya 2 album Pallas versi kaset,Sentinel dan the Wedge…
He..he…,jaman segini kok kaset masih tetep dibanggakan, padahal dg CD sdh banyak harusnya album yg didapat..

Kristanto Says:
May 26, 2011 at 9:06 am | Reply edit
Bro Apec, “The Wedge” keren tuh … Omong2 itu kaset rekaman
Yess kah ? Skrg ini saya kepikiran mau cari rekaman Yess jadul,
ada reference tempat2 yg bs dijambangi ?

Kristanto Says:
May 26, 2011 at 9:11 am | Reply edit
Sorry, baca gak teliti, ternyata rekaman Aquarius.
Hehehe, rekaman aquarius yg tersisa di koleksi saya cuma
Pink Floyd “Dark side of the Moon” …

Hippienov Says:
May 26, 2011 at 10:09 am | Reply edit
Pg mas G,
Bener bgt mas,perlu perjuangan extra n lots of pe-de u/ mempertahankan gaya hidup :-D

O ya ak lupa crita kalo waktu pergi aku gak lupa bawa kaos2 bergambar/logo band progclaro,ada pink floyd,stones, zeppelin,ac/dc n kaos dgn lambang “peace” plus celana panjang yg aku modif jadi cutbray n juga jaket yg aku tempel emblem tulisan n logo besar “toyota” di belakang.
Jd saat berangkat aku denger kaset pake walkman dgn kaos ac/dc, celana panjang cutbray plus rambutku yg agak gondrong,topi gunung n gak lupa sendal gunung bata :-D jd kayak hippies 70an gitu,ha3.. Hippies woodstock yg nyasar,ha3..
Alhasil dari semua peserta,yg paling nyeleneh amburadul ya cuma 1,hippienov.. :-D yg lain relatif rapi tp aku bener2 apa adanya :-D

So that’s the story,kind a silly but it’s true :-D
Suwun

Hippienov Says:
May 26, 2011 at 10:20 am | Reply edit
Pg mas Kris,
Sekedar sekilas info kalo mas cari kaset loak terutama yess selain di jatinegara mungkin bisa juga di depok mas.di jalan margonda ada toko musik namanya “dav music” yg jual alat2 musik plus loakan kaset.mrk ada jg koleksi yess.ak dpt beberapa kaset gentle giant (yess) di tmpt itu :-D
Monggo dicoba jika berkenan,happy hunting :-D
Suwun

Visioner!

August 27, 2014

Gatot Widayanto

Meski blog abal2, gemblungers di sini bisa dikategorikan visioner. Buktinya, sebelum sutradara Guardians of The Galaxy menggarap film nya, kami di komunitas kecil gemblungers ini sudah membahas dahzyatnya efek magis nuansamatix dari kaset yang lubangnya dua dan casingnya tebel itu …. 

Film ini jadi buah bibir pengunjung BF kemarin dan utamanya bukan membahas plot cerita film tapi kenyataan bahwa KASET dan Tape Deck ternyata masih digunakan di pesawat ruang angkasa dengan lagu2 yang nyenggol ke claro (meski ngepop ya) seperti 10 CC “I am Not In Love” dan juga David Bowie dan Rupert Holmes. Dampak dari film ini ada dua:

  1. Orang mulai melihat lagi koleksi kaset dan berburu di BF baik itu medianya (kaset) maupun sarana pemutarnya seperti walkman dan tape deck. Kemarin di BF saya ketemu temen baru (ex wartawan musik tabloid Bintang dulunya) yang asik banget ngubek2 kaset di lapak Gun. Bahkan beliau ini berencana mencari walkman. Kalau saja Koh Win denger, pasti akan dimintain alamat dan akan ada Walkman terbang. Lha wong ke Aceh aja bisa kok masak cumak Jakarta ndak bisa nerbangin? Ini jelas berdampak pada seretnya GerakanHargaKasetTakLebihDariJigo yang baru kita sepakati sebagai Piagam Kaset Jadulsonic.
  2. Band-band era 70an akan semakin marak karena teman baru yang saya kenal ini tadi malam kaset-kaset yang dipilih mencakup AC DC, The Beatles, The Doors, namun juga Yes.Saya senang melihat semangatnya berburu grup2 lawas ini. Ketima saya tanya apa selama ini biasa koleksi kaset jadul, beliau bilang tidak. “Buat ngeracuni anak saya pak …biar gak JKT 48 yang dia denger” … ha ha .. Saya malah gak tahu tuh JKT 48 kuwi opo.

Syukurlah kaset hidup lagi dan tambah semarak. Namun gaya gak butuh harus tetap dipertahankan agar gak terjadi harganya melambung tinggi ….

Sayang belum nemu ulasan mas Hippie terkait walkman beberapa tahun lalu ….

10635752_10152683767203809_4039554270060211514_n

-

 

Ngopi! Ngopi! Ngopi!

August 27, 2014

Herwinto

Baru masuk rumah jam 19.30 setelah menemui klien di kota Boyolali….ha ha ha..saya juga punya klien lho!! klien saya anak anak kelas 3 SMA yang pengin pinter matematika dan fisika, sialnya justru anak anak SMA kalau udah ketemu saya bukan bahas rumusnya Einstein tentang relativitas ataupun Newton dengan hukum hukum fisikanya, tapi malah bahas dahzyatnya Roine Stolt mengarang Humanizzimo nan nunjek itu, halah…. Flower Kings meneh…!! yo ben!! Flower Kings lebih penting daripada bahas teori teorinya Newton tentang kesetimbangan benda tegar…ha ha ha….

Perjalanan pulang ke Klaten saya ditemani Number sampek mentok The Rising Imperial…..woaaah…tuob tenan Stolt ini!! masuk rumah kok jauzah saya bilang “Abi..kopi dari Aceh sudah datang”……Haaaaaaa? langsung saya liat paket mungil tertulis nama pengirimnya…Khalil Logomotif……woaaaaahhhhh sueneeeeng puol…matur tengkyu mas Khalil….habis mandi langsung saya bikin…aturannya 2 sendok kopi di tuang air panas 80 derajat…diaduk 30 kali…halaaaaaah mau ngopi aja ribet banget… harus pakai termometer segala…..makannya ditemani kraker kelapa…wah ga punya!!! pakai roti tawar aja….sambil ditemani CD The Flower Kings Unfold The Future……hadeeeeeehh….ini baru tak srupuuuut……tuobz……ini kata mas Khalil luwak liar…. nunggunya lama…kalau yang dijual bebas itu luwak ternakan makannya pepaya….wis ora prog blass!! mas Gatot silahkan misuh misuh…..ha ha ha….oh ya cangkirnya juga gak sembarangan gambar IQ pemberian dab Andria….wis tobz pokoke….

image

-

Kerja! Kerja! Kerja!

August 26, 2014

Gatot Widayanto

Tret ini cuman buat manas2in yang kerja kantoran …he he he …. Dari jam 11:30 saya sudah di Basement Flat (BF) tepatnya di Corelli. Jam 14:00 sempat meeting sama klien tris ashar balik lagi ke Corelli …. Asik sekali lho menggabungkan sepeda, ngopi dan progrock dalam kegiatan kerja! Alhamdulillah ….. What a life! Nikmat Tuhanmu yang mana yang engkau dustakan?

Sambil nyangklong Senheiser nyetel berbagai musik prog masa kini baik itu The Tangent (gak berani ngeracuni koh Win saya, takut kalau kelojotan menikmatk The Music That Died Alone yang dowahzyat itu …) , Opeth maupun TFK. Di sebelah saya ada sekelompok orang membahas filem yang tadi malam ditonton mas Rizki: Guardian of the Galaxy. Dia bilang: “Gila! Kaset hidup lagi!”. Saya cumak senyum aja karena gak kenal. Lagian sutradara pilem itu pasti sering baca blog gemblung sebelum bikin pilem itu. Ya gak?

image

Udah ah …kerja dulu .. Daag ….! Kali ini nyruput Iced Lychee Tea …soalnya tadi udah ngopi.

Salam hangat penuh semangat!

JrèNg!!!

——

PAGING mas DananG!!!

Lihatlah apa yang berhasil saya akuisi ini …. Berkat kesabaran jualah akhirnya saya mendapatkan Michael Franks and Crossfire live rekaman Yess ….yeah …betul … Yessss ….!!! Mouwlouse puwoooool!!! Dan tahu gak berapa acquisition cost nya? Cumak lima belas rebek ajah!!! Uwediyaaaaaan ….!! Bang Oman memng pemilik lapak idaman dan tak main dengan harga sehingga rumus pokok harga kaset gak boleh lebih dari jigo terpenuhi sudah. SAH!
image

-

Indonesia Maharddhika

August 26, 2014

Gatot Triono

10438267_10152629460684347_3971362131652178096_n

-

Kompilasi “RATT in CINDERELLA’s Attic”

August 26, 2014

Hippienov

 

 

Lagi-lagi aku kembali sharing sebuah kompilasi gemblung yang aku buat belum lama ini. Saat progring kemarin Mas Yuddi memberikan copy mp3 Ratt dan Cinderella dan wow…aku suka dua band rock era 80an ini. Gak lama kemudian aku punya ide untuk membuat sebuah kompilasi yang berisi lagu-lagu dari kedua band ini dan beginilah hasilnya:

RATT IN CINDERELLA’S ATTIC.

1. You’re In Love / RATT.
2. Shake Me / CINDERELLA.
3. Drive Me Crazy / RATT.
4. Gypsy Road / CINDERELLA.
5. Round and Round / RATT.
6. Long Cold Winter / CINDERELLA.
7. The Morning After / RATT.
8. If You Don’t LIke It / CINDERELLA.
9. Looking For Love / RATT.
10. Heartbreak Station / CINDERELLA.
11. Never Use Love / RATT.
12. Love’s Got Me Doing Time / CINDERELLA.
13. I’m Insane / RATT.
14. Second Wind / CINDERELLA.
15. Dance / RATT.
16. Don’t Know What You Got (Til It’s Gone) / CINDERELLA.
17. Lack Of Communication / RATT.
18. Once Around The Ride / CINDERELLA.
19. Sweet Cheater / RATT.
20. In From The Outside / CINDERELLA.

 
rattcinderella
Semua lagu Ratt aku ambil yang punya ritme cepat ala heavy metal/glam metal sedang Cinderella sudah pasti dengan blues rock nya dan pastinya “long cold winter” yang nge-blues itu tak lupa aku ikut sertakan.
Sedikit kendala yang ada bahwa ternyata kualitas mixing Ratt lebih empuk didengar sedang Cinderella terbilang kering, garing. Kalau apa adanya aku burn maka hasilnya kurang bagus sehingga aku akali dengan menambah unsur bass pada semua lagu yang masuk kompilasi baru kemudian aku burn. Hasilnya akhirnya lumayan bagus, suara betotan bass dan dentuman bass drum jadi lebih nunjek, ajib…

Saat mau memberi judul aku bingung apa judul yang pas, aku ingin mengikutsertakan nama Ratt dan Cinderella sekaligus dalam satu kalimat. Setelah corat-coret judul akhirnya aku dapat ide dari judul album IQ “tales from the lush attic” yang aku plesetkan jadi “Ratt In Cinderella’s Attic”, biar ada nuansa humor nya…”tikus di loteng cinderella” kira-kira gitu terjemahan lepasnya, hahaha…

Semoga kompilasi ini bisa diberi nilai “plus” oleh rekan-rekan blog semua dan semoga bisa menghibur serta membawa kenangan kita pada masa kejayaan glam metal/heavy metal saat aku masih SMP/SMA dulu.
Matursuwun Mas G untuk waktu dan kesempatan yang diberikan, juga untuk rekan-rekan yang sudi membaca tulisan ini. Mohon dimaafkan segala kekurangan yang ada dalam penulisan.

She Drives Me Crazy Tonight,
hippienov…   

 
 

 


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 144 other followers